berita, budaya, pendidikan, penghargaan, sastra, seni

Sastrawan Raih Penghargaan


59625229_10157400310902557_881214176880492544_n

 

PROBOLINGGO – Stebby Julionatan, salah satu penulis asal Kota Probolinggo mendapatkan penghargaan dari Pemprov Jatim pekan lalu. Salah satunya karena berkontribusi banyak di dunia sastra dan menghasilkan karya yang bagus.

Program apresiasi ini adalah upaya dari Pemprov Jatim dan Dewan Kesenian Jawa Timur untuk menyambut prgram 99 hari kerja Gubernur Jawa Timur untuk memberikan dana kehormatan bagi seniman-seniwati Jawa Timur.

Continue reading “Sastrawan Raih Penghargaan”

Advertisements
berita, budaya, buku, cinta tanah air, film, motivasi, pendidikan, penghargaan, renungan, sastra

Tiga Seniman Probolinggo Dapat Apresiasi dalam Festival Harmoni 2019


Dinilai Kontribusinya dalam Kesenian Jawa Timur

.

Stebby Julionatan, Fauzi Rahmadani, dan Robin Hendrajaya. Ketiganya merupakan pegiat kesenian asal Kota Probolinggo yang baru saja mendapatkan apresiasi dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Stebby di sastra, Fauzi di film, sementara Robi di musik tradisi.

RIDHOWATI SAPUTRI, Probolinggo

.

stebby julionatan - sastrawan terbaik jawa timur

Continue reading “Tiga Seniman Probolinggo Dapat Apresiasi dalam Festival Harmoni 2019”

berita, budaya, cinta tanah air, hobby, kemanusiaan, keseharian, lingkungan hidup, motivasi, pariwisata, pemerintahan, pendidikan, penghargaan, renungan, sejarah

Kevin Jonathan: Hidup Untuk Melayani Sesama


Kecintaan (baca: hobi) manusia bermacam-macam. Dan (manusia) terbaik adalah mereka yang bisa memanfaatkan kecintaannya bagi kemaslahatan umat.

Kevin Jonathan (17), di usianya yang terhitung masih belia, telah menjadi Ketua Umum Komunitas Railfans DAOP 9 (KRD9) –sebuah komunitas bagi para penggila kereta api di wilayah Pasuruan hingga Banyuwangi. Ia mengaku, kecintaanya pada kereta api telah turut mendewasakan pribadinya. Berbagai pengalaman ia dapatkan, mulai dari menumbuhkan sikap kepemimpinan, tenggang rasa dan rasa kekeluargaan di dalam komunitas, hingga kepeduliannya pada sesamanya, pada lingkungan sekitar, dan melatih kemapuannya dalam berkomunikasi.

4b64c8ca-c9bc-4c73-90e3-b37acb121bbf

Di postingan kali ini, saya mengangkat profilnya. Profil anak muda yang karena kegilaannya pada kereta api, mengantarnya sebagai satu-satunya anak muda asal Probolinggo yang diundang oleh Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, untuk buka puasa bersama, Juni 2017 lalu. Tak hanya itu, ia pun sempat bertemu Ignasius Jonan, kala Jonan masih menjabat sebagai Menteri Perhubungan RI.

Continue reading “Kevin Jonathan: Hidup Untuk Melayani Sesama”

budaya, cinta, hobby, kehidupan, keseharian, motivasi, pariwisata, pemerintahan, pendidikan, penghargaan, renungan, sejarah

Yoke Arifah, MC Segala Bisa


Suka atau tidak, setuju atau tidak, di dunia per-MC-an Kota Probolinggo, nama Oke (biasa dipanggil Mbak Oke) sudah menjadi legenda. Gayanya yang kenes, ceplas-ceplos dan usil menjadikan acara apapun yang ia kemudikan, jadi meriah. Ia benar-benar menjadikan acara tersebut “miliknya”.

253223_577876698900084_1229159005_n

Ya, programer dan penyiar senior Suara Kota ini hapal segala hal yang harus ia sampaikan; apa-apa saja kelebihan produk yang tengah ia bawakan, siapa saja nama-nama undangan yang hadir, sampai hal-hal kecil yang sebelumnnya tak kita pedulikan atau sadari -seperti hari ulang tahun atau zodiak pemilik acara, ia lahap habis semuanya. Hebat kan?

Dan itu semua dilakukannya di luar kepala. Sekali lagi, di luar kepala! Benar-benar tanpa teks. What an amaze!

Jujur harus saya akui, secara pribadi saya banyak menyerap ilmu darinya, terutama ketika saya diwajibkan memandu program siar Laporo Rek!, program yang dulunya ia create dan gawangi. Thank you so much, Sista!

Dan berikut adalah wawancara saya dengan pemilik nama asli Yoke Arifah ini: Continue reading “Yoke Arifah, MC Segala Bisa”

bahasa, berita, bisnis, budaya, buku, cinta, hobby, keseharian, motivasi, pemerintahan, penghargaan, seni

ADIEN GUNARTA, TAKLUKAN DUNIA LEWAT SENI FONTASI


Pemuda berikut yang begitu ingin saya kulik profilnya adalah Adien Gunarta, seorang seniman font asal Probolinggo yang namanya sudah mendunia. Serius! Ya, kalau Anda pernah menyaksikan film Despicable Me, dan mengamati ada salah satu bagian bangunan bertulis Eagle Hair Club, itu adalah font karya mahasiswa semester akhir jurusan Komunikasi, Universitas Airlangga ini.

Sedikit menelusur ke belakang, pertemuan awal kami berlangsung pada ajang pemilihan duta wisata. Dia, Adien Gunarta, tampil sebagai juara pertama, Kang Kota Probolinggo 2012. Tapi jujur, saya tidak begitu terpukau pada prestasinya di sana. Saya terpukau pada pemuda ini ketika menemui dan membaca tulisannya di Radar Bromo yang berjudul Rebelion. “Hmmmm… ternyata dia bisa menulis ya,” ungkap saya saat itu. Tulisan yang di kemudian hari saya minta, dan saya terbitkan dalam bentuk kumpulan cerpen Komunitas Menulis (Komunlis).

Dan kebanggaan itu terus berkembang sampai saat ini ketika melihat beragam kemajuannya yang pesat; ia pernah menjadi tokoh muda pilihan Jawa Pos 2014 lho, termasuk menjadi founder dari bisnis souvenir miliknya, Kacapuri.

foto Adien Gunarta

Continue reading “ADIEN GUNARTA, TAKLUKAN DUNIA LEWAT SENI FONTASI”

berita, cinta tanah air, kemanusiaan, pendidikan, renungan

MARI BELAJAR MENGENAI KEBERAGAMAN


(kepada Yovian Bagas dan orang-orang yang menghujatnya)

 

Mari belajar mengenai keberagaman.

Saya Stebby. Saya bukan pemakan anjing (yang biasanya disebut RW), meski bagi iman percaya yang saya anut, aniing tidak haram untuk dimakan. Saya tidak memakan anjing sebagaimana saya tidak memakan buah durian. Saya tidak suka, meski bagi banyak orang lain mengatakan bahwa durian adalah sang raja buah.

Saya Stebby dan saya menyayangkan kejadian yang menyeret nama sekolah SMAK Mater Dei, Probolinggo dan Seminarium Marianum. (lihat https://www.change.org/p/polres-probolinggo-stop-penjagalan-anjing-sebagai-makanan-di-smak-mater-dei-probolinggo)

.

.

Namun sebelum berkomentar lebih jauh dan ikut menghujat, marilah kita ketahui terlebih dahulu pokok permasalahannya.

Kejadian ini bermulah dari postingan Yovian Bagas (@yovianbagas) dalam akun instagramnya, tertanggal 6 April 2017 dengan ungkapan “Pasukan Jagal Asu”. Video ini menjadi viral ketika salah seorang netizen melaporkannya kepada Animals Hope Shelter . Dalam petisinya di change.org yang saat ini ditandatangani oleh 906 orang, mereka menulis:

“Lagi2 terjadi penyiksaan anjing.

Menurut pelapor ini terjadi di SMAK Mater Dei Probolinggo. Dilihat dari instagramnya mereka begitu bangga bisa melakukan ini. Mereka menyebut diri mereka “Pasukan Jagal Asu.”

Continue reading “MARI BELAJAR MENGENAI KEBERAGAMAN”

berita, cinta, keseharian, pemerintahan

PROFIL TABLOID SUARA KOTA


(terima kasih untuk Munir, Senda, Kholidi dan temen-temen IAI Nurul Jadid yang lain. sekarang Tabloid Suara Kota sudah punya profil. yeay!!!)
.
Tabloid Suara Kota sebagai bagian dari pelayanan informasi pada mayarakat, terbit sejak 2002 –saat itu keberadaan tabloid ini masih di bawah naungan Kantor Infokom. Tabloid Suara Kota terbit sebulan sekali, dengan suguhan berita seputar kegiatan-kegiatan pemkot, meliputi agenda dinas dan instansi terkait.
.
Tabloid Suara Kota rata-rata terbit dengan 24 berita yang disuguhkan dalam 12 halaman, diperinci dalam beberapa rubrik, antara lain: Suara Utama, Suara Sosial Budaya, Suara Hukum, Pengaduan Masyarakat, Jurnalis Warga, Tekno dan Suara Pendidikan.
.
Pada tiap terbitannya, Diskominfo mencetak Tabloid Suara Kota sebanyak 500 eksemplar dan didistribusikan secara cuma-cuma sebanyak 2-3 eksemplar ke setiap instansi pemkot dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Juga ke lembaga-lembaga pendidikan atau sekolah, mulai dari tingkat dasar sampai menengah atas yang ada di bawah naungan Pemerintah Kota Probolinggo.
.
Di 2013, semenjak tanggung jawabnya beralih dari Bagian Humas dan Protokol ke Diskominfo, Tabloid Suara Kota mengurus legalitasnya. Ber-ISSN 23548886, pendanaan tabloid ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota Probolinggo. Sehingga, jika terlupa atau tidak dianggarkan dalam APBD di tahun tersebut, maka tabloid ini tidak dapat terbit.
.
Di samping memberikan informasi pemerintahan, Tabloid Suara Kota juga memberikan kebebasan kepada warga masyarakat, khususnya pelajar, yang ingin menyampaikan kritik dan saran kepada pemerintah dalam bentuk opini, artikel dan tulisan jurnalis warga. Tentunya, dimaksudkan agar pelayanan yang diberikan pemerintah kepada warganya dapat berjalan semakin baik.