About Me…


Yak. Blog saya beralih rupa. Maka halaman “About me…”nya juga harus berganti rasa…

Kalau dulu isinya mungkin ceracau dan kontemplasi ga jelas ala ABG, sekarang kayaknya isinya lebih NGACAU lagi. 🙂 Hehehe. Untungnya, lha kok masih ada ya orang yang mau menampung tulisan-tulisan nggak’ jelas bin ngaco yang saya buat. Thank’s to Suara Kota dan Link Go yang dengan senang hati (atau mungkin juga agak ngerundel di belakang) sudah membentuk saya seperti sekarang ini.

Why BonX?
Istilah BonX pertama kali keluar pada saat saya mengikuti sebuah ajang pemilihan pemuda berbakat di kota saya, Probolinggo. Pada awal proses seleksi sampai akhirnya saya memenangkan pemilihan tersebut, saya adalah peserta yang paling bongsor. Maka tak heranlah kalau panitia (pasti Bun2 Katara Ona ini dalangnya) akhirnya memanggil saya BonX, singkatan dari kata “bongsor” itu. Dan… itulah akhirnya menjadi sapaan, pangilan, olokan… bahkan lemparan kulit kacang dari temen-temen saya yang melekat sampai sekarang ini. Mmmmm…. tapi tak apalah, setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, setiap selesai hujan badai yang lebat pasti muncul pelangi dan setiap hal pahit pasti menyehatkan… 🙂 Terima kasih untuk Dewi Lestari “Dee” Simangunsong yang memakai karakter saya dalam Akar. Yap, I’m the baldy body!!! Thank’s Dee….

Temen2 yang punya Twitter, silakan follow dan mention saya di @sjulionatan
Yang punya Facebook, colek saya di sini
Yang masih menggunakan jasa Pos Indonesia… yah… saya ingatkan Anda sudah tidur 20 tahun! Bangun yuk!

Advertisements

30 thoughts on “About Me…”

  1. oh my Lord……. aku mohon maafkan,ya. because udah bikin U penasaran. trimz bangetz tlah jadikan aku sebagai sahabatmu. semoga kedamaian dan bahagia selalu mengiringi desah nafas kehidupanmu. selamat malam dan salam hangat tuk jiwa jiwa yg menyayangimu.

  2. abang, dengan segala kerendahan hati dan juga demi menjaga agar aku tak angkuh. ali hanya mengatakan bahwa yg abang tulis tentang nomor tlp itu salah. itu bukan aku,abang. abang jng marah,ya? maaf! salam hangat selalu

  3. Thank’s Bounx,, kyaknya terlambat bt komen,, tp bkannya lbh baik terlambat dr pa gak komen sama sekali.. ?? Sbnernya timbul nama EBOUNX,, terinspirasi dr buku Dewi Lestari yg notabene penulis fav qta b’2,, Ebonx adalah pnggilan kesayangan bt kmu dr qta, nda n adik2mu yg di KY 2006 yg menyayangimu,, Emg singkatan dr kata BONGSOR cz emg kmu bkn cm bongsor tp kyake lbh ke arah GB,, gede Banget d bnding ma adik2mu seangkatan pd wktu itu,, hehe,, Last but not least,, makasih bhwa nama itu jd melekat seterusnya smpe skrg… “Bounx” kyakx nama nie lebih keren n yg pnting lebih menjual,, haha… Ok,, we proud of u dech Bounx,, Chaiyoo….

    1. emang lebih menjual, Bun. have their own trademark lah… 🙂 n udah dibabtis sama mbak Dee-nya sendiri. 🙂 well, i’m the living Bodhi Liong. moga aja Dee masih inget gw ya… n personal e-mailnya ke gw.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s