bahasa, berita, budaya, buku, cinta, hobby, motivasi, penghargaan, renungan, sastra

KISAH KETIGA BELAS NUR HALIMAHTUS SA’DIA


Pasuruan, 23 Juni 2012 Pukul 23.58 wib atau waktu aku menyadari kalau aku lupa bukuku dimana n dipinjem siapa.

Ternyata menulis serius dan dengan maksud itu susah, sesulit para pujangga mengatakan cinta melalui karyanya, padahal bisa langsung bilang ke target. Hikks Semoga bisa mengerti ya….

Inilah Kisah Ketiga Belasku :

Continue reading “KISAH KETIGA BELAS NUR HALIMAHTUS SA’DIA”

bahasa, budaya, buku, hobby, penghargaan, sastra, seni

KISAH KETIGA BELAS HERLYN FAROHYATI


BARANG YANG SUDAH DIBELI (memang) TIDAK BISA DITUKAR KEMBALI..

Awal membaca buku ini aku merasakan kebingungan alur dimana bahasan per babnya berbeda dan tidak ada kaitan satu sama lain. Masuk ke tengah buku baru aku merasakan ada sesuatu yang berbeda. Pengarang meletakkan diri pada beberapa situasi dan posisi, yang kesemuanya terangkum dari sudut pengarang. Dengan latar belakang sosial budaya yang melekat dalam kehidupannya, rangkuman itu bisa dibentuk menjadi alur yang beragam. Kecintaan pada sebentuk rasa menjadi ujung dari pemahaman itu.
Berbicara tentang rasa, aku punya pendapat yang tidak jauh berbeda darinya.

Rasa dimana-mana sama, yang membedakan adalah efek yang dirasakan setelah sama-sama merasakan rasa. Semisal itu warna, akan ada warna merah-biru-hijau-dan ungu bahkan hitam. Semisal itu cecapan, akan ada manis-asin-asam dan pahit bahkan masir. Tiap-tiap warna dan cecapan memiliki karakteristik dan variabel yang sudah terstandar. Sudah terspesifikasi menjadi semacam pola dengan ciri khasnya tersendiri. Bagiku itu manis tetapi bagi dia bisa berasa asin. Baginya hijau tetapi bagi mereka itu bisa berwarna kuning.

Rasa adalah apa yang diinginkan oleh sang perasa. Gambaran apa yang diinginkan, diharapkan bahkan dipuja dan dinantikan. Sama bentuknya seperti apa yang ada dalam gambaran kita ketika kita menginginkan sesuatu. Ketika sesuatu itu datang mendatangi kita, dia akan berwujud sebagaimana yang kita inginkan darinya. Dia akan berasa manis karena kita menginginkan dia manis dan dia akan berwarna merah karena kita memikirkan dia sebagai warna merah. Maka ketika rasa itu datang, terimalah dia sebagaimana dia ingin berwujud padamu. Rasa bukan segalanya tetapi tanpa rasa kita adalah bukan apa-apa.

( Bandung, Maret 2012 )

bahasa, buku, cinta, hobby, motivasi, penghargaan, sastra, seni

beberapa endorsement untuk BARANG YANG SUDAH DIBELI TIDAK DAPAT DITUKAR KEMBALI


Biarkan puisi dan cerpen yang ada dalam buku ini merasuki jiwamu dalam pembacaanmu. Akan kau temukan makna yang membekas dalam dirimu bahwa Stebby Julionatan punya kekuatan dalam karya tulis kreatifnya yang betul-betul kreatif. Ia tulis hal biasa yang mudah ditemui dalam keseharian hidup sehari-hari dengan cara yang tidak biasa, berbagai cara.

Yonathan Rahardjo, penulis Novel “Lanang”, “Taman Api” dan Kumcer “13 Perempuan”, pemenang Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2006.

Kumpulan cerpen ini berisi penggalan-penggalan cerita yang mungkin terjadi pada kita sehari-hari. Namun tiap cerita memiliki daya tarik dan kedalaman tersendiri. Paduan emosi yang skizofrenik di tiap cerita membuat kumpulan cerpen ini menjadi sebuah untaian harmoni yang menghanyutkan.

Calvin Michel Sidjaja, penulis novel Juktaposisi, Pemenang 3 Sayembara Novel DKJ 2006

Kiranya, beginilah cerpen yang berbalut tradisi dongeng dan wacana modernitas.

Indra Tjahyadi, penyair, dosen Filsafat dan Semiotika di Universitas Panca Marga Probolinggo.

Continue reading “beberapa endorsement untuk BARANG YANG SUDAH DIBELI TIDAK DAPAT DITUKAR KEMBALI”

bahasa, buku, cinta, hobby, motivasi, pendidikan, penghargaan, renungan, sastra, spiritualitas

JIKA KAU TIDAK TURUT AMBIL BAGIAN DALAM PERUBAHAN MAKA JANGAN MENGGERUTU JIKA TAK SEDIKITPUN PERUBAHAN YANG TERJADI ATAS DIRIMU (sebuah renungan dalam acara Launching dan Bedah Buku (Novel) LAN kemarin)


21 Mei 2011

Ini hari penting dalam hidupku.

Launching dan Bedah Buku (Novel) LAN yang aku selenggarakan di SMA Negeri 1 Probolinggo dengan Mas Indra Tjahyadi sebagai bintang tamunya.

Secara umum kalau kunilai sendiri, sukses lah. Sambutan para praktisi, masyarakat dari dunia pendidikan (baik guru maupun adik-adik pelajar), temen-temen dari media, semuanya baik. Dengan kata lain, LUAR BIASA! Hahahaha… Cuma begitu sampai rumah, komentar Mama bertolak belakang. “Aku sangat menyesal sekali datang ke acara tersebut. Ucis ga bisa menggiring peserta. Ga’ tau konsep bedah buku seperti apa. Rugi rasanya mengeluarkan biaya yang sebegitu besarnya kalau acaranya cuma begitu saja. Mas Indra Tjahyadi tak berbicara sama sekali.” Beliau menyalahkan MC yang katanya ga tau konsep acara. Tentu saja langsung kubantah. Karena menurutku, dalam acara tersebut, akulah bintangnya bukanlah Indra Tjahyadi. Indra Tjahyadi seumpama pohon besar, sebagai pokok tempat sulur-sulur anggurku merambat, begitulah kuibaratkan. Bukan sebaliknya. Ekspektasi orang datang ke acara tersebut bukan melihat Indra Tjahyadinya, tapi Stebby Julionatannya. Lagian dalam hati kupikir, pernahkah mamaku datang ke sebuah acara bedah buku lain, selain ini, sehingga sok teu bagamana seharusnya konsep acara launching dan bedah buku digelar?! Tidak. Apakah ini uang beliau yang aku gunakan untuk menggelar acara launching dan bedah buku?! Tentu saja tidak.

Continue reading “JIKA KAU TIDAK TURUT AMBIL BAGIAN DALAM PERUBAHAN MAKA JANGAN MENGGERUTU JIKA TAK SEDIKITPUN PERUBAHAN YANG TERJADI ATAS DIRIMU (sebuah renungan dalam acara Launching dan Bedah Buku (Novel) LAN kemarin)”

bahasa, berita, budaya, buku, hobby, kehidupan, motivasi, pendidikan, penghargaan, psikologi, renungan, sastra, spiritualitas

FOUCAULDIAN ALA LAN oleh Indra Tjahyadi*)


195093_1634433782088_1273995607_1352904_674168_o

Judul : LAN

Genre : Novel

Penulis : Stebby Julionatan

Penerbit : Bayumedia dan Pemkot Probolinggo

Cetakan : 1, 2011

Jumlah Halaman : vii + 201 halaman.

Kehidupan manusia adalah wacana. Sebagai wacana, ia senantiasa terikat dan terkait dengan wacana-wacana lain yang mengitarinya. Sebagai wacana, ia adalah penanda kosong yang menanti untuk diisi oleh penanda-penanda mengambang yang ada di sekitarnya.

Kompleksitas kehidupan manusia dibentuk oleh kompleksitas yang tercipta dalam jaring-jaring wacana ini. Sementara itu, ketegangan-ketegangan dalam kehidupan manusia timbulkan karena adanya titik-titik antagonisme dan perjuangan antara penanda-penanda mengambang yang mengisi penanda kosong.

Kiranya, inilah yang hendak ditawarkan oleh novel LAN karya Stebby Julionatan. Secara umum, novel LAN, berbicara mengenai cinta. Bagi LAN, cinta adalah wacana. Hasrat manusia untuk mencinta dan dicinta itu ada karena ada wacana-wacana percintaan yang lain, yang telah ada terlebih dulu.

Ini menyerupai teori wacana yang diajukan oleh seorang filsuf posmodern dari Perancis yang sangat terkenal, Michel Foucault. Menurut Foucault, setiap wacana terhubung dengan wacana-wacana lain. Hubungan ini membentuk kuasa wacana. Dan wacana adalah segala hal dalam kehidupan.

Continue reading “FOUCAULDIAN ALA LAN oleh Indra Tjahyadi*)”

bahasa, berita, buku, cinta, hobby, pendidikan, sastra

LAUNCHING dan BEDAH BUKU “LAN”


hy guys… wanna attend to my book launching event???


alamat memang sengaja, masih dirahasiakan…

n pastinya… undangan gratis bakal dibagikan bagi 10 orang pertama whose LIKE my facebook FANS PAGE (Stebby Julionatan)

so guys… buruan, jangan sampai ketinggalan acara seru ini… segera saja, LIKE dan dapatkan undangan gratis untuk ikutan dalam acara yang juga bakal menghadirkan juga Mas Indra Tjahyadi sebagai salah seorang pembicaranya…

coz banyak that you will got in this event,,,
dapet ilmu…
dapet temen…
dapet strategi gimana karya bisa tembus ke penerbit…
n siapa tau juga kamu bakal dapet bukunya GRATIISSS!!!

ditunggu ya….

keseharian, penghargaan

Persembahan Hati


Aku membuka email, dan …

Pengumuman Pemenang Lomba Menulis KolomKita periode 2006-2007

Selamat kepada para pemenang lomba menulis Kolomkita periode 2006-2007.

Pemenang pertama dengan hadiah sebesar satu juta rupiah (Rp.1.000.000,-) jatuh pada tulisan

Sofyan Sebagai Sofyan” karya Arki Atsema.

Tiga pemenang harapan dengan hadiah masing-masing sebesar dua ratus lima puluh ribu rupiah (Rp.250.000,-) jatuh pada:

Kami tambahkan satu pemenang dengan kategori penulis muda berbakat (besar hadiah Rp.100.000,-) yang jatuh kepada Stebby Julionatan atas karyanya “Kunanti Hujan di Pucuk Musim Kemarau“.

Keputusan dewan juri dan redaksi tidak dapat diganggu gugat.

Para pemenang akan kami hubungi melalui email dan hadiah untuk pemenang yang berdomisili di Indonesia akan ditransfer melalui BCA.

merasa BAHAGIA. Sangat… sangat… dan sangat bahagia. Mengalahkan kebahagiaanku ketika terpilih sebagai Kang Probolinggo 2006, finalis Raka Raki Jatim, 8 besar Duta Kopersi Jatim, ataupun sejenisnya. Akhirnya… (seperti melepas rasa mulas akibat BAB) aku mendapatkan penghargaan di bidang menulis. Dan… ga’ penting masalah hadiahnya. Bagiku, yang terpenting untuk saat ini adalah pengakuannya.


SELAMAT DATANG DI DUNIA MENULIS, BONX!!!