cinta, cinta tanah air, hobby, kemanusiaan, motivasi, pendidikan, penghargaan, renungan, sejarah

HIDUP EKSENTRIK ALA ABDUH KHOIR


Selapas SMA ia menghilang. Ya, setelah mengguncang dunia sastra Probolinggo dengan cerpennya yang berjudul Gosip yang dibukukan dalam kumcer Komunlis: Yosephira dan Pangeran Bianglala, nama Abduh Khoir seperti lenyap ditelan gulita. Mmmm, sebenarnya kemarin, coba-coba saja Problink menghubungi WAnya, dan alhamdulillah… dibalasnya. Hahahaha.

AKU.jpg
Abduh Khoir: Tak pernah melupakan Probolinggo~

Lalu kami pun mulai mengobrol mengenai kesibukannya saat ini.

Katanya, untuk saat ini, hari-hari dihabiskan Khoir untuk bekerja di sebuah yayasan milik perusahaan nasional sebagai eksekutor program CSR (corporate social responsibility) di Sidoarjo, Jawa Timur. Sementara itu, sore hari, dikatakan pemuda eksentrik yang saat ini sedang mengambil studi Administrasi Negara di Universitas Terbuka, dihabiskannya untuk mengelola website pendidikan hasil rangkuman materi dan tugas-tugasnya di www.administrasinegara.site.

Ya, ya,ya… gimana nggak kami bilang eksentrik, sejak SMA Khoir memang dikenal memiliki kepribadian yang tertutup dan tak banyak menjalin hubungan pertemanan. Istilah keren masa kininya sih nolep society member. Hahahaha. Dan saat ini, katanya, ia lagi mendalami ilmu ketenangan batin inner-peace ala Buddhism.

Sudah, kalo itu nggak usah dipikir. Enak-enaknya Khoir aja dah! 😀

Dan, di samping off record interview, berikut ini Problink unggah hasil ngobrol-ngobrol serius ala kami~

Continue reading “HIDUP EKSENTRIK ALA ABDUH KHOIR”