Archive for Kelas Inspirasi Probolinggo

KAMILAH YANG TERINSPIRASI. BENARKAH?

Posted in budaya, pemerintahan, pendidikan, renungan with tags , on May 3, 2017 by BonX

Salam closing statement pelaksanaan Kelas Inspirasi Probolinggo #3 kemarin saya berujar, “Terima kasih untuk adik-adik yang begitu luar biasa. Di awal kami mengira bahwa mereka ini kurang inspirasi, namun nyatalah kamilah yang terinspirasi.”

Kamilah yang terinspirasi?

Ya, kamilah yang terinspirasi!

Kenapa begitu? Apakah saya terinspirasi dengan adik-adik ini? Terus terang tidak. Saya tak sedang terinspirasi akan keadaan dan semangat mereka -karena memang di kesempatan tersebut saya tidak mengajar. Di kesempatan itu saya tidak bertindak sebagai relawan pengajar, namun sebagai panitia. Ya, sebagai panitia aka. fasilitator saya terinspirasi dengan kondisi sekolah tempat saya ditempatkan, SDN Kropak 2.

SDN Kropak 2 memberi lecutan kreatifitas pada saya.

Saya berandai-andai sekiranya saya ditempatkan di sana sebagai guru atau kepala sekolah, hal apakah yang saya lakukan. FYI, kondisi lingkungan di sana gersang, kurang pohon dan tanaman… lalu, ada tarik-menarik (baca: “perebutan’) murid antara sekolah dasar tersebut dengan sekolah dasar lainnya yang ada di sana.

Well, untuk masalah yang kedua ini mungkin lebih kepada “butuh kebijakan pemerintah” yang mengatur jarak atau zona pendirian sekolah.

Tapi soal yang pertama, soal gersang, nah yang inilah yang membutuhkan kreatifitas. Selain membuat taman secara pribadi, rasanya perlu untuk menggugah kesadaran warga sekolah untuk peduli pada sekolah tersebut. Mencolek satu per satu guru, wali murid, siswa, warga sekitar untuk sama-sama peduli. Sebab bagi saya sekolah bukan hanya lembaga atau institusi yang hanya terdiri dari gedung, meja-meja dan bangku, tapi lebih dari itu, ia adalah lembaga kecil (karena kalau lembaga terkecil pastinya adalah keluarga) setelah keluarga bagi anak-anak ini untuk belajar bersosialisasi… belajar bermasyarakat… belajar saling mengenal masing-masing karakter, juga (pastinya) belajar untuk peduli pada sesama dan lingkungannya.

Ya, di titik itulah saya kembali terinspirasi untuk belajar peduli pada lingkungan.

Advertisements