berita, cinta, cinta tanah air, kemanusiaan, keseharian, kesehatan, motivasi, pemerintahan, pendidikan, penghargaan, psikologi, renungan, sejarah

2015 TAK LAGI ADA SEKOLAH YANG MENOLAK ABK


“Tahun 2015, semua sekolah adalah sekolah inklusi. Tak boleh lagi ada sekolah yang menolak ABK (anak berkebutuhan khusus, red.),” itulah seruan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS), Olahraga dan Seni, Heri Wijayani pada pelaksanaan talkshow dan seminar Menuju Probolinggo Kota Inklusif 2015 yang digelar di Orin Hall and Resto, 08.00 WIB, Kamis (28/8) lalu.

Acara yang dimaksudkan untuk memberikan bimbingan teknis sekaligus sosialisasi pembudayaan pendikan inklusif kepada para kepala sekolah, guru dan orang tua wali murid ini, dihadiri oleh Direktur PK-LK Kemendikbud RI Mudjito, Kasubid Pembelajaran Dirjen Pendidikan Dasar Supraptono dan Direktur Pasca Sarjana Pendidikan Luar Biasa Unesa Surabaya Budiyanto. Tampak hadir pula Sekdakot Probolinggo Johny Haryanto dan Kepala Dinas Pendidikan Endro Suroso.

Dalam sambutannya, Mudjito menyampaikan bahwa ABK punya hak yang sama dengan murid pada umumnya.

Continue reading “2015 TAK LAGI ADA SEKOLAH YANG MENOLAK ABK”