RAIH GREEN CITY AWARDS


Tak cukup hanya berbekal piala Adipura Kencana. Tahun ini Pemkot Probolinggo kembali menambah deretan penghargaan di bidang lingkungan dengan Indonesia Green Awards. Penghargaan untuk kategori Green City 2014 yang kali ketiga diterima Kota Probolinggo ini, Jumat (18/6) lalu, diterima langsung oleh Kabid Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) dan Kelistrikan Badan Lingkungan Hidup (BLH) setempat, Asep Suprapto Lelono, di Bali Room Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

Penghargaan diserahkan Ketua DPD RI Irman Gusman, bersama Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Muhammad Marwan dan La Tofi, saat Peluncuran Gerakan Indonesia Berlanjut dan Penganugerahan Indonesia Green Awards tahun ke-5.

Dalam malam penganugerahan itu, seperti yang disampaikan Asep, juga dijelaskan mengapa Kota Probolinggo, bersama 6 kota lainnya di Indonesia, layak untuk kembali meraih penghargaan green city.

“Probolinggo Kota Seribu Taman, Pengembangan Taman Wisata Study Lingkungan (TWSL), pengelolaan sampah terpadu, menanam mangrove sebagai pemberdayaan masyarakat pesisir, pemanfaatan gas metane dan mengembangkan program KB2S2 (Kali Banger Bersih Sehat Sejahtera, red.),” papar Asep saat ditemui dihubungi Link Go lewat sambungan telepon.

Enam kota lainnya yang dimaksud Asep adalah Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Langkat, Kabupaten Muara Enim, Kota Bontang, Kota Surabaya dan Kota Yogyakarta.

Seperti diketahui, Green City merupakan penghargaan yang diberikan oleh The La Tofi School of CSR. Lembaga swasta yang bergelut di bidang pelestarian alam dan lingkungan hidup yang berdiri sejak 2010 ini, memandang CSR sebagai bagian dari kreativitas perusahaan untuk memajukan bisnisnya. Oleh karena itu butuh inovasi dan reaksi cepat terhadap persolan yang muncul di tengah masyarakat.

Di awal pendiriannya, La Tofi pernah membuat kegiatan bertajuk Indonesia Green Award yang kemudian menilai perorangan, perusahaan atau lembaga pemerintah yang aktif berperan serta dalam pelestarian alam.

Di antara berbagai penghargaan yang bisa didapat dari La Tofi, antara lain: Green Hotel, Green Telecomunication, Green Campuss, Green Local Hero, Green Scool, Green Manufacture, Green Mining, Green Agro Industry, Green Forestry, Green Banking dan Green Hostpital.

Tahun ini, selain Green City untuk Kota Probolinggo, tercatat Proboliggo juga membawa pulang kategori Green School untuk SDN Sukabumi 6, SDN Mangunharjo 6 dan SMKN 1. Serta kategori Pelopor Pencegahan Polusi yang diraih oleh PT. Kutai Timber Indonesia.

Dengan diraihnya berbagai pernghargaan ini, Asep berharap kepedulian masyarakat kota akan semakin meningkat. “Apa yang kita raih sekarang merupakan pijakan ke depan untuk menjadikan Kota Probolinggo semakin baik lagi. Harapan saya tentu agar masyarakat Kota Probolinggo semakin peduli akan kelestarian lingkungan,” pungkas pria kelahiran Lumajang, 24 September ini. (tby)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: