101 BUKU YANG WAJIB DIBACA SEBELUM MATI (my own list!)


Jangan tanya saya, atas dasar apa yang saya pakai untuk menyusun daftar ini!Ada banyak alasan. Dan seringkali alasan tersebut sangatlah subyektif.

 

Tapi yang pasti –untuk kalian ketahui, saya tidak menyusunnya berdasarkan kedekatan saya dengan para pengarang yang ada di dalam daftar ini. Saya lebih menitikberatkan daftar saya ini pada kedekatan saya terhadap karya mereka. Semisal, dari ribuan bahkan jutaan karya yang menghiasi sejarah perkembangan prosa di Indonesia, adakah yang kisahnya langsung menempel dalam ingatan saya? Terkenang? Terngiang-ngiang? Menggugah, mengusik hati dan kesadaran saya? Hingga saya sering memakainya sebagai bahan referensi.

 

Tetemans… di bawah ini adalah 101 novel Indonesia yang telah saya baca. Beberapa memang tidak termasuk novel sastra yang serius, tapi itulah kriteria saya. Karya-karya itu punya momentum dan pengaruh terhadap cara pandang dan gaya hidup saya –bahkan mungkin juga orang-orang lain di masa itu. Who knows?! Hehehee…. J

 

Ini daftar saya, mungkin daftar ini bisa kalian jadikan referensi juga dalam membaca. Selamat membaca dan… Salam Literasi!

 

 

  1. 5 CM – Donny Dhirgantoro
  2. Aku Bukan Gigolo – Agung Dhyana Putra
  3. Amba – Laksmi Pamuntjak
  4. Anak Bajang Menggiring Angin – Sindhunata
  5. Arok Dedes – Pramoedya Ananta Toer
  6. Atap (Trilogi Jendela-jendela, Pintu, Atap) – Fira Basuki
  7. Atheis – Achdiat K. Mihardja
  8. Ayat-Ayat Cinta – Habiburrahman El-Shirazy
  9. Azab dan Sengsara – Merari  Siregar
  10. Badai Pasti Berlalu – Marga T.
  11. Bako – Darman Moenir
  12. Belenggu – Armijn Pane
  13. Bilangan Fu – Ayu Utami
  14. Bumi Manusia (Tetralogi Pulau Buru)– Pramoedya Ananta Toer
  15. Burung-Murung Manyar – Y.B. Mangunwijaya.
  16. Ca Bau Kan – Remi Silado
  17. Cala Ibi – Nukila Amal
  18. Cantik Itu Luka – Eka Kurniawan
  19. Canting – Arswendo  Atmowiloto
  20. Cinta Tak pernah Tepat Waktu – Puthut E.A.
  21. Cintapuccino – Icha Rahmanti
  22. Dadaisme – Dewi  Sartika
  23. Dan Hujan Pun Berhenti – Farida Susanti
  24. Dan Perang Pun Usai – Ismail Marahimin
  25. Darah Muda – Adinegoro
  26. Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin – Tere Liye
  27. Deviasi dan Delusi – Mira W.
  28. Eiffel I’m In Love – Rachmania Arunita
  29. Entrok – Okky Madasari
  30. Galaksi Kinantihi – Taraso GK.
  31. Garis Perempuan – Sanie B. Kuncoro
  32. Gelang Giok Naga – Leny Helena
  33. Genesis – Ratih Kumala
  34. Harimau! Harimau! – Mochtar Lubis
  35. Hempasan Gelombang – Taufik Ikram Jamil
  36. Horeluya – Arswendo Atmowiloto
  37. Hubbu – Mashuri
  38. Hulubalang Raja – Nur Sutan Iskandar
  39. Incest – I Wayan Artika
  40. Istana Negara Selalu Menghadap ke Timur – Anak S.E.N.
  41.  Jatisaba – Ramayda Akmal
  42. Joker – Valiant Budi
  43. Juktaposisi – Calvin Michael Sidjajaya
  44. Kalah dan Menang – Sutan Takdir Alisjahbana
  45. Kalau Tak Untung – Selasih
  46. Karmila – Marga T.
  47. Katarsis – Anastasia Aemilia
  48. Katzenjemer – Stefani HID.
  49. Kembang Jepun – Remy Sylado
  50. Kitab Omong Kosong – Seno Gumira Ajidarma
  51. L – Kristy Nelwan
  52. Ladang Perminus – Ramadhan KH.
  53. Lampuki – Arafat Nur
  54. Lanang – Yonathan Rahardjo
  55. Laskar Pelangi (Tetralogi Laskar Pelangi) – Andrea Hirata
  56. Lelaki Terindah – Andrei Aksana
  57. Lelakon – Lan Fang
  58. Lemah Tanjung – Ratna Indraswari Ibrahim
  59. Lukisan Hujan – Sitta Karina
  60. Lupus Kecil: Rumpi Kala Hujan – Hilman & Boim
  61. Mahadewa-Mahadewi – Nova Riyanti Yusuf
  62. Mata yang Malas – F.X. Rudy Gunawan
  63. Me, Him & Labuan Bajo – Evy Ervianti
  64. Meredam Dendam – Gerson Poyk
  65. Negeri 5 Menara – A. Fuadi
  66. Nun – Whanny Darmawan
  67. Olenka – Budi Darma
  68. Para Priyayi – Umar Kayam
  69. Pathetic Eden – Aburhan Ash-Shidiq,
  70. Penakluk Ujung Dunia – Bokor Hutasuhut
  71. Perahu Kertas – Dewi Lestari
  72. Perempuan Berkalung Sorban – Abidah El Khalieqy
  73. Pergolakan – Wildan Yatim
  74. Perjalanan Mata dan Hati – Prima Rusdi
  75. Preseden – Wisran Hadi
  76. Pulang – Leila S. Chudori
  77. Putri – Putu Wijaya
  78. Raumanen – Mariana Katopo
  79. Republik Jungkir Balik – Suparto Brata
  80. Ronggeng Dukuh Paruk – Ahmad Tohari
  81. Rumah di Seribu Ombak – Erwin Arnada
  82. Salah Asuhan – Abdoel Moeis
  83. Saman – Ayu Utami
  84. Sengsara Membawa Nikmat – Tulis Sutan Sati
  85. Seruni Berkubang Duka – Mira W.
  86. Si Doel Anak Djakarta – Aman
  87. Siti Nurbaya – Marah Rusli
  88. Soul Fantasia (Tetralogi The Soul) – Wina Bojonegoro
  89. Student Hidjo – Mas Marco Kartodikromo
  90. Sukreni Gadis Bali – A.A. Panji Tisna
  91. Supernova – Dewi Lestari
  92. Tabula Rasa – Ratih Kumala.
  93. Tak Ada Santo dari Sirkus – Seno Joko Suyono
  94. Tanah Tabu – Anindita S. Thaf.
  95. Tarian Bumi – Oka Rusmini
  96. Telepon – Sori Siregar
  97. Tembang Tolak Bala – Han Gagas
  98. Tenggelamnya Kapal Van der Wijk – HAMKA
  99. Writer vs. Editor – Ria n. Badaria
  100. Yang Galau, Yang Meracau – Fahd Djberan
  101. Ziarah – Iwan Simatupang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: