WALIKOTA RUKMINI BERI JEMPOL BLH


“Setelah ikut deklarasi dan tandatangan, kalau Pemkot tidak ada action maka saya yang merasa berdosa seumur hidup,” demikianlah yang disampaikan Walikota Probolinggo Hj. Rukmini Buchori pada pelaksanaan Launching Bank Sampah Maspro Mesra di Taman Pembuangan Akhir (TPA) Anggrek pada Senin (24/3) lalu. Bahkan, Walikota yang baru dilantik pada awal tahun tersebut, secara terbuka mendukung dan memberi jempol upaya Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Probolinggo dalam untuk memerangi sampah.

Seperti yang diketahui bersama, kinerja BLH Kota Probolinggo dalam mendukung program nasional Menuju Indonesia Bersih Sampah 2020 rupanya telah lebih laju berlari. Tepat sebulan berselang (24/2), semenjak Walikota Hj. Rukmini Buchori diberi amanah oleh Kementrian Lingkungan Hidup untuk membacakan deklarasi yang diikuti oleh bupati/walikota se-Jatim, beberapa program kegiatan seperti sosialisasi pengolaan sampah dan pemaksimalan 3R di lingkungan SKPD serta kegiatan Kali Banger Bersih Sehat dan Sejahtera (KB2S2) telah digelar oleh BLH.

Kini, lembaga yang mengurusi masalah kebersihan di kota ini tampil dengan program terbarunya, Launching Bank Sampah Maspro Mesra, yang selain bermanfaat untuk mengurangi produksi sampah kota juga meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

“Saat ini ada sekitar 41 unit bank sampah yang tersebar di berbagai wilayah Kota Probolinggo. Mulai dari yang ada perumahan, pasar, rumah sakit dan lingkungan pendidikan atau sekolah. Harapan saya, dengan diresmikan bank sampah yang ada di TPA Anggrek ini, peran bank sampah akan semakin besar untuk mengurangi beragam masalah persampahan yang ada di Kota Proboinggo. Terutama untuk menghambat melubernya sampah yang masuk ke TPA, yang diprediksi 2 bulan lagi bakal overload,” lanjut Hj. Rukmini.

“Mengolah sampah, dulu masih belum, kemarin tidak sekarang harus,” tegas istri mantan Walikota ini.

Dalam laporannya, Kepala BLH Kota Probolinggo Budi Krisyanto menyampaikan bahwa tujuan kegiatan launching bank sampah ini dalam upaya untuk semakin memantapkan komitmen Pemerintah Kota dalam 3R (reduce, reuse, recycle). Terlebih untuk pengurangan dan pemrosesan sampah yang terus digalakkan di segala bidang kehidupan.

“Masyarakat bisa menabung di bank sampah kota atau di sekitar lingkungannya. Kami sudah siapkan buku rekening, daftar harga dan pengambilan uang tabungan diserahkan ke masing-masing. Bisa diambil beberapa bulan sekali, untuk pendidikan, hari raya atau waktu khusus (urgent),” beber Budi Kris.

Dalam acara yang digelar sejak pukul 09.00 WIB tersebut, mantan Walikota Probolinggo HM. Buchori, juga hadir mendampingi istrinya, yang langsung didaulat untuk menjadi nasabah kehormatan Bank Sampah Maspro Mesra.

Di sela-sela acara, Walikota Hj. Rukmini Buchori menyampaikan bahwa memilah sampah, kreatif, indah dan ekonomi hijau bisa menguntungkan masyarakat. “Mari kita dukung kegiatan BLH secara maksimal. Saya ingin di setiap kelurahan ada pemilah sampah, ada bank sampahnya.” Launching siang itu diakhiri dengan peninjauan bank sampah dan pengolahan komposting oleh Wawali HM. Suhadak. (tby)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: