UMK 2014 NAIK SIGNIFIKAN


Penerapan Pergub No. 78 Tahun 2013 tentang Upah Minimum Kota/Kabupaten di Jawa Timur 2014, memancing banyaknya reaksi unjuk rasa dari para pekerja. Uniknya, hal tersebut tidak berlaku di Kota Probolinggo. Apakah sebabnya?

“Kota Probolinggo punya lembaga triparteid, yang terdiri dari unsur Pemerintah, dalam hal ini Disnaker, serikat pekerja (SPSI) dan pengusaha (Apindo). Secara rutin kami bertemu mengantisipasi permasalahan. Jadi sebelum masalah-masalah tersebut mencuat, kami sudah menuntaskannya,” jelas Sudarsono, Kabid Hubungan Industri dan Syarat Kerja di Disnas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Probolinggo saat Link-Go menemuinya di ruang kerjanya, Selasa (10/12) lalu.

Sesuai Pergub, maka UMK Kota Probolinggo di tahun 2014 akan naik 13%, atau senilai Rp. 146.800,-. Dari Rp. 1.103.200,- di tahun 2013 lalu menjadi 1.250.000,- tahun ini.

Menurut data, di Kota Probolinggo saat ini ada sekitar 300 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja menjapai 25.758 orang. Dari 300-an perusahaan tersebut, rupanya hanya beberapa saja yang menerapkan UMK.

“Bisa dilihat sendiri, kalau dari prosentase tenaga kerja, sudah lebih dari 75% yang memenuhi Pergub tersebut. Namun kalau ditinjau dari jumlah perusahaan yang menerapkan, tentu jumlahnya masih sedikit sekali,” jawab Sudarso yang tampak enggan menjelaskan secara detail berapa jumlah perusahaan yang sudah menerapkan UMK karena dikhawatirkan menciptakan polemik.

Penerapan prosentase tenga kerja yang dimaksud Sudarso adalah: di Eratex telah lebih dari 8000 tenaga kerja yang menikmati UMK, 300O lebih tenga kerja di KTI dan 800 lebih tenaga kerja di Paulo. “Belum lagi di PAI, AFTI, Indoperin dan Soutern Marine Product atau schrum,” ungkapnya.

“Kalau di perusahaan-perusahaan yang besar, dapat kami pastikan sudah melaksanakan aturan tersebut dengan baik. Tapi untuk perusahaan-perusahaan kecil, UKM, UMKM bahkan honorer, tentunya ini diperlukan kebijakan khusus. Tidak bisa disamaratakan,” ungkap Suriptu, Kabid Pengawasan Ketenagakerjaan yang turut menemani Sudarso siang itu.

Beruntung Link-Go juga dapat menemui Kurniadi, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Probolinggo, di tempat yang sama. Dalam pertemuan tersebut, kepada Link-Go Kurniadi juga menjelaskan bahwasannya ke-kondusif-an Kota Probolinggo itu juga disebabkan oleh pemahaman yang baik dari para pekerja.

“Jadi gini. Patut dipahami bahwa UMK adalah untuk pekerja dengan masa kerja 0-1 tahun dan lajang atau belum menikah. Jadi untuk para pekerja yang sudah lebih dari satu tahun dan memiliki keluarga, tentunya bisa dirunding terlebih dahulu dengan perusahaan tempatnya bekerja. Syukur-syukur kalau bisa lebih (dari UMK, red.). Yang pasti kami dari SPSI akan siap membantu para pekerja untuk mendapatkan upah sesuai dengan haknya,” jelas Kurniadi yang saat itu berkunjung ke Disnaker.

Ditanya soal penangguhan, Sudarso menjelaskan bahwa sampai saat ini masih belum ada perusahaan yang mengajukan penangguhan terkait dengan pelaksanaan UMK 2014.

Deadline-nya masih tanggal 21 Desember nanti, tapi sampai saat ini masih belum ada perusahaan yang mengajukan penangguhan. Kalau tahun lalu ada 2, yakni: PT. Eratex dan RS. Siti Aisyah,” jawab Sudarso.

Di akhir perbincangan, Sudarso pun menyampaikah harapanya, baik kepada perusahaan maupun kepada pekerja.

“Tentunya kami berharap bahwasannya perusahaan makin memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya kepada para pekerja. Seperti yang tertuang pada Pergub No. 78 Tahun 2013. Sedang kepada pekerja, apabila ada perselisihan kerja diharapkan dapat mengubungi Disnaker atau bisa dibicarakan terlebih dahulu di pihak intern. Antara pengusaha, karyawan dan SPSI,” pungkas Sudarso penuh harap, menutup wawancaranya dengan Link-Go siang itu. (tby)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: