VIRUS ITU DARI PROBOLINGGO


Gambar

 

LINEPROBOLINGGO_Virus Komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain.

Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.

Bagaimana dengan virus menulis. Sebut saja misalnya saat ini Pemkot Probolinggo sedang mengadakan lomba menggoblogkan Probolinggo. Menurut  kami ini sebuah virus. Virus tidak mesti bermakna jelek. Menularkan virus menulis kepada kaum muda atau orang yang mau menulis adalah hal baik.

Sebut saja misalnya, beberapa kelompok penulis blog di Probolinggo dan Komunitas Menulis (Komunlis) Probolinggo, menyebar semangat dengan cara menyisipkan gairah menulis ke sel kaum muda Probolinggo lalu mereka menjadi mahir dalam menulis atau paling tidak ada kemauan untuk menulis, sudah merupakan sebuah potensi.

Sebab, tidak heran sebuah kota yang memiliki Potensi Sumber Daya Alam yang banyak tetapi tidak dipromosikan dengan baik dalam bentuk tulisan adalah sia-sia.

“Menjadi orang kaya dan sukses adalah biasa. Tetapi yang luar biasa adalah menjadi orang yang mampu menularkan cara kepada orang lain untuk menjadi  kaya atau sukses,” kata Stebby Julionatan dari Komunitas Menulis Kota Probolinggo.

Kembali ke soal mengoblogkan kota Probolinggo. Ada sebuah kalimat lazim bahwa yang tertulis tetap menjadi abadi. dan benar, langkah  yang diambil oleh Pemkot Probolinggo untuk menulis apa saja, tenatang potensi local probolinggo di blog sebagai bagian memberikan keabadian catatan tentang Probolinggo itu sendiri.

Dan Kaum Muda Probolinggo yang suka menulis mesti diapresiasi sebagai sebuah potensi. Jangan dianggap enteng. Sebab tanpa menulis dunia bukanlah apa-apa. Demikian pula dengan Probolinggo.

Jangan melihat terlalu jauh soal, potensi yang ada di dalam perut Bumi probolinggo tetapi lihatlah potensi yang sedang terlihat saat ini. Virus menulis. Potensi menulis. Sebab menulis adalah sebuah potensi sumber daya lokal yang mesti digarap dengan serius.

Tak bisa di sangkal menulis sudah menjadi kebutuhan masyarakat modern. Termasuk masyarakayt modern di Kota Probolinggo. Apa jadinya Probolinggo ini tanpa tulisan.

Tentu semua kota di Indonesia tidak ingin kabur dalam hal literasi tentang apapun terkait Kota tersebut, mulai dari s ejarah sampai gaya hidup anak gaul di zaman gaul ini.

Probolinggo pun tak mau ketinggalan. Tak ingin kehilangan momentum. Walikota Probolinggo, HM. Buchori tau benar tentang ini. Tentang bagaimana melibatkan banyak pihak untuk menulis tentang Kota Probolinggo.

Sekedar contoh kasus, dalam sejarah tradisi menulis di Indonesia bisa dibilang payah. Catatan tentang Indonesia di masa lalu sangat sulit ditemui. Jangan heran bila kita mendengar bhhwa sejarawan Indonesia yang ingin mempelajari sejarah Indonesia harus ke Belanda untuk mencari data penelitian sejarahnya.

Hanya orang-orang tertentu saja yang bisa menulis seperti pendeta atau penyair istana pada zaman feodal. Dan hanya sedikit orang saja yang mau menulis di antara yang bisa menulis. Saya hanya ketahui bahwa Ahmad Jayadiningrat turunan bupati Banten adalah orang pertama yang menulis autobiografi atau memoirnya sendiri di zaman kolonial Hindia Belanda. Syukurlah sedikit demi sedikit orang Indonesia telah sadar menulis sejarah setidaknya tentang dirinya.

Dengan menulis kita akan sangat membantu sejarahwan di masa depan untuk menghasilkan karya sejarah tentang Kota ini. Kota Probolinggo. Dengan membudayakan menulis sejak dini, kita dapat berharap ada Andrea Hirata, atau Chairil Anwar yang lahir dari rahim Probolinggo.

Sebab untuk mengharumkan nama tanah kelahiran bukan saja dengan emas dan permata atau minyak bumi dan batubara tetapi juga dengan menulis. Sebab menulis ada potensi yang selalu terbarukan. So, mari kita menulis tentang probolinggo.

Tentu kita tidak ingin hanya bicara tentang Probolinggo tetapi yang kita inginkan saat ini adalah menulis tentang Probolinggo sebab Yang tertulis akan  tetap abadi, yang terucap akan menghilang bersama angin-Scripta Manent, Verba Volant.***

 

Tukang Tulis : Sandro Wangak, Unique Tunjungsari
Tukang Upload : Lembu.

 

tulisan ini terambil dari http://borowangak.wordpress.com/2013/11/29/virus-itu-dari-probolinggo/

Advertisements

2 Responses to “VIRUS ITU DARI PROBOLINGGO”

  1. asamurat978 Says:

    Terimakasih informasinya gan http://bit.ly/K0msFy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: