PROBOLINGGO SIAP UNTUK HELAT KELAS INSPIRASI


Akhir tahun nanti, tepatnya 11 November 2013, puluhan professional dari seluruh penjuru Tanah Air akan bertandang ke Probolinggo. Kedatangan mereka ke Kota Angin ini terkait dengan program Kelas Inpirasi Jawa Timur, dimana Probolinggo termasuk di dalamnya.

“Kelas Inspirasi (KI) adalah gerakan yang mengundang para professional di kota dan kabupaten seluruh Indonesia untuk meluangkan waktu mereka. Hanya sehari saja. Tujuannya, adalah untuk berbagi pegalaman tentang profesi yang mereka geluti sampai saat ini kepada siswa-siwa sekolah dasar di SD SD marjinal yang kami pilih sebagai sekolah sasaran,” jelas Lilik Handayani, PIC (Person in Charge) KI Probolinggo, kepada Suara Kota.

Dimana, masih menurut penuturan Lilik, sesuai dengan prinsip KI, keterlibatan para relawan pengajar ini bersifat sukarela dan individu. Sama seperti kami di kepanitiaan atau relawan lainnya di fotografi dan videografi yang menyumbangkan tenaga dan pikiran mereka secara cuma-cuma.

Keterlibatan Lilik dalam KI diawali oleh ajakan salah seorang kawannya, Stebby Juliontan. Kebetulan Lilik dan Stebby sama-sama tergabung dalam sebuah komunitas menulis, KOMUNLIS. Di salah satu pertemuan, Stebby mengajak Lilik dan juga teman-teman KOMUNLIS lainnya untuk tergabung di KI Probolinggo.

Gayung pun bersambut. Tanpa pikir panjang Lilik pun setuju. Sebab dirinya sudah lama tahu tentang KI dan ingin bergabung di sana.

“Saya sudah tahu lama soal KI. Dan sudah lama pula ingin bergabung menjadi relawan di KI. Saya juga pernah daftar untuk ikut seleksi relawan tapi belum beruntung. Begitu diberi tahu ada KI di Probolinggo sama Stebby, tanpa pikir panjang lagi, saya langsung ya,” ujar Lilik sambil terkekeh.

Tak hanya Lilik yang terseret, rekan-rekan KOMUNLIS lainnya seperti Shenobi Mikael, Arie Vlaco, Yoen Wahyudi, Yudi Susanto, Hari Setiawan juga langsung menyatakan kesediaannya untuk bergabung di KI Probolinggo.

“Ya, saya yang mengajak. Karena saya tahu kalau Mbak Lilik dan teman-teman di Komunlis itu punya visi dan semangat yang sama untuk berbagi. Semangat militannya itu lho, nggak diragukan lagi,” kenang Stebby, salah seorang Pilot KI Jatim kepada Suara Kota.

“Tapi kemajuan KI Pro (sebutan untuk KI Probolinggo, red.) sampai bisa dikenal oleh KI Jatim sebagai group paling bombastis pastinya bukan karena ajakan saya saja. Merekalah yang luar biasa. Mbak Lilik dan teman-teman yang lain juga turut mensuport kemajuan KI. Kebetulan Mbak Lilik kan guru, beliaulah yang langsung mengumpulkan teman-teman gurunya untuk bergabung di KI Pro. Mbak Lilik ini orang paling penuh semangat dan paling sumringah yang pernah saya kenal,” ungkap Stebby.

Sebagaimana diketahui bersama, Indonesia Mangajar yang digagas oleh Anies Baswedan (sekarang Wakil Mentri Pendidikan RI, red.) merupakan sebuah gerakan inisiatif di bidang pendidikan yang merekrut, melatih dan mengirimkan lulusan terbaik untuk mengajar sekolah dasar di deaerah pelosok Indonesia selama 1 tahun.

Indonesia Mengajar telah aktif berkontribusi pada perbaikan dunia pendidikan di Tanah Air sejak pertengahan tahun 2010. Salah satu misi utama dari gerakan ini adalah mengajak berbagai pihak, termasuk masyarakat umum, untuk turut terlibat aktif dalam usaha peningkatan kualitas pendidikan bangsa.

Sehubungan dengan hal tersebut, Indonesia Mengajar mencetuskan program Kelas Inspirasi yang dapat mewadahi para professional, yang tidak memiliki banyak waktu, sebanyak para mahasiswa hasil penjaringan Indonesia Mengajar untuk turut terlibat dalam kemajuan dunia pendidikan di Indonesia.

“Dengan kata lain, Kelas Inspirasi merupakan program breakdown dari Indonesia Mengajar,” tutur Lilik, yang sehari-hari berprofesi sebagai guru di SDN Sukabumi 2.

Sejauh ini, ungkap Lilik, beberapa hal yang terkait persiapan menghelat Kelas Inspirasi di Probolinggo 11 November nanti sudah rampung. Diantaranya follow up data relawan pengajar, perijinan ke sekolah-sekolah sasaran, pembagian relawan panitia atau fasilitator di sekolah-sekolah sasaran, termasuk penentuan waktu dan tempat briefing tanggal 2 November nanti sudah siap.

“Meski jalur pendaftaran on line sudah ditutup, tapi kami nggak menutup kemungkinan untuk calon-calon relawan lainnya yang ingin terlibat dan bergabung dalam KI. Silahkahkan saja untuk menghubungi kami,” sambung perempuan yang lahir di Probolinggo pada 1 April 1980 ini.

“Intinya kami mohon doa dan dukungan seluruh warga masyarakat Probolinggo agar kegiatan KI di Probolinggo bisa terlaksana dengan baik dan lancar. Karena KI ini tidak hanya kami gelar di Kota tapi juga di wilayah Kabupaten Probolinggo,” tandasnya.

Sejauh ini, masih 14 kota di Jawa Timur yang menyatakan kesiapannya untuk menghelat Kelas Inspirasi secara serentak pada 11 November mendatang. Kota-kota tersebut adalah Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Banyuwangi, Situbondo, Malang, Gresik, Kediri, Madiun Tulungagung, Ponorogo dan Bojonegoro.

Di Probolinggo sendiri akan dihelat di 6 SD sasaran. Dua di wilayah kota dan 4 SD di wilayah kabupaten Probolinggo, di antaranya: SDN Pakistaji 1, SDN Sumber Wetan 2, SDN Wonokerto 2, SDN Negororejo 2, SDN Gili Ketapang 2 dan SDN Bremi 1. (tby)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: