HELAT LOMBA MODEL SEBAGAI TONGGAK WADAH KREATIF


Diterpa sorot lampu dan kilatan blitz kamera, ratusan model berlenggak-lenggok dengan luwes di atas red carpet yang digelar begitu saja di pelataran Museum Probolinggo. Sesekali mereka tampak berpose untuk memanjakan mata dewan juri dan para fotografer yang hadir.

 

a part of Kang Yuk Management talent...

a part of Kang Yuk Management talent…

Tepat di Hari Jadi Kota Probolinggo, Paguyuban Kang dan Yuk Kota Probolinggo punya gawe gedhe. Bertajuk Probolinggo Next Top Model, lomba modeling yang dihelat di Museum Probolinggo pada Rabu (4/9) malam lalu, sekitar pukul 19.00 WIB, berlangsung dengan meriah. Lomba ini juga menandai lahirnya Kang Yuk Management (KYM) sebagai sebuah wadah bagi para alumnus ajang pemilihan duta wisata untuk mengembangkan bakatnya.

“Hal ini sudah saya impikan sejak lama, namun baru bisa terealisasi sekarang,” ujar Jaka Mahendra, Direktur Kang Yuk Management kepada Link-Go.

Ide mengenai KYM sendiri, seperti yang disampaikan oleh Jaka Mahendra, bermula sejak dirinya terpilih sebagai Kang Persahabatan dan sekaligus Ketua Paguyuban Kang Yuk di tahun 2008.

“Tujuannya adalah sebagai unit usaha mandiri, di luar paguyuban, yang berusaha mengembangkan bakat para anggotanya pada sisi ekonomi kreatif. Kasarannya, lewat wadah ini kita menjual bakat-bakat yang kami miliki. Kan sayang, mas, punya banyak bakat, banyak talenta, tapi tidak terekspose dengan baik,” sambung pria yang lahir pada 23 Mei 1987, saat mengungkapkan ikhwal dirinya mendirikan KYM.

Masih menurut penuturan Jaka, cikal perjalanan KYM adalah ketika dirinya mengikutsertakan Yuk Agnes Wijaya di Miss Bee Jay dan Kang Dedy Agustian di Marknauf Idol. Namun usaha awal tersebut sempat terputus karena Jaka harus ke Amerika untuk keperluan belajar, selama satu tahun. Sekembalinya ia dari negeri Paman Sam, rupanya impian tersebut masih mengalami hibernasi, tertumpuk oleh kesibukan Jaka membangun bisnis pribadi.

“Akhirnya setelah gelaran Reuni Akbar kemarin (30 Juli 2013, red.), saya dipertemukan kembali dengan anggota-anggota paguyuban, yang meskipun beda generasi tapi mereka mempunyai potensi yang sangat cemerlang. Saya merasa dipertemukan dengan tim yang komplit. Kang Stebby, Vivin, Livo, David, Vandie Beib, Fandy Laksono dan Hari,” kenang Jaka.

 

Kini, setelah usahanya EO dan tour organizer stabil, Jaka kembali untuk melihat adik-adiknya di paguyuban.

 

“Yang penting kami punya visi yang sama. Mau dibawa kemana armada paguyuban Kang Yuk ini,” tegas bapak yang sudah dikaruniai dua anak ini.

 

“Jika dibina dan dikemas dengan modern, glamor dan kreatif bisa menghasilkan penghasilan bagi masing – masing personal dan bisa membiayai kegiatan paguyuban.

Karena bagaimanapun motivasi ekonomi dan perut adalah motivasi utama bagi sebagian orang. Itu harus kita pikirkan. Karena salah satu prasyarat dari demokrasi adalah tingkat pendidikan yang memadai dan perut yang kenyang,” tekan pendiri Kaendra Tour n Production ini sekali lagi mengenai tujuan KYM berdiri.

 

Dihubungi via selular, Livo Gery Wijaya, Creative Director of KYM dan Wakil I Kang Kota Probolinggo 2011 yang saat Link-Go wawancara sedang berada di NTT guna mengikuti Komodo Sail mengungkapkan bahwa ke depan mereka akan kembali membuat seri kompetisi etnic futuristic.

 

“Seperti apa itu? Tunggu aja kejutannya dari kami,” jawab Livo ketika ditanya program KYM selanjutnya.

 

“Selama ini duta wisata hanya dianggap sebagai pembawa nampan dan pengalung bunga. Dengan berdirinya KYM, kami ingin beda. Kita ingin mengatakan bahwasannya masih banyak potensi yang bisa digali dari kita. Forget about brain beauty and behaviour. Kita punya 3 B yang lain, yakni: Be Active, Be Creative and be Productive. Kita buktikan kalau kita nggak hanya mampu di depan, sebagai pembawa nampan dan pengalung bunga yang selama ini dicibir dan dianggap miring oleh masyarakat, tapi juga mampu di belakang layar. Sebagai penggagas sebuah acara,” jelas model terbaik JFC 2013 ini kepada Link-Go.

 

Anggapan duta wisata hanya sebagai pembawa nampan dan pengalung bunga memang jadi boomerang tersendiri bagi mereka yang berada dalam Paguyuban Kang Yuk. Atau duta wisata sejenisnya. Siapa yang salah?

 

“Seringkali saya disuguhi pertanyaan seperti ini. Menurut saya, dua-duanya salah. Baik peserta kontes maupun pemerintah sebagai pelaksana. Selama ini, kebanyakan para peserta kontes-kontes semacam ini datang dengan konsep mereka ingin jadi artis dadakan. Sedangkan pemerintah, dengan konsep asal gelaran tersebut terlaksana. Konsep menghabiskan anggaran. Sudah. Tak ada lagi program-program keberlanjutan lain lagi bagi mereka. Dan itulah yang ingin tawarkan di KYM sebagai jalan keluar. Dimana masa depan pendidikan karakter generasi muda itu bukan hanya menjadi urusan pemerintah saja tetapi juga kita bersama. Kalau bukan kita siapa lagi,” jelas Stebby Julionatan, mantan Kang Kota Probolinggo 2006 yang saat ini mengemban tanggung jawab sebagai Penanggung Jawab Paguyuban Kang Yuk.

 

Probolinggo Next Top Model, tak hanya diikuti oleh model Kota Probolinggo saja, event event yang berawal dari ide sederhana tersebut ternyata juga diikuti juga oleh model-model dari luar Kota Probolinggo, seperti: Jember, Malang dan Situbondo. Dalam kompetisi tersebut, Pepi Santa, siswi salah satu SMA negeri di kota Bayuangga ini, tampil sebagai juara pertama, disusul kemudian oleh Rani Ardella dan Dinda di urutan kedua dan ketiga.

 

Di akhir wawancara, saat Link-Go bertanya mengenai siapakah yang bisa masuk sebagai anggota KYM, Jaka menyampaikan bahwasannya untuk sementara ini anggota KYM hanya dikhususkan bagi alumni Kang Yuk saja. “Untuk event-event tertentu boleh lah kita menarik dan menyeleksi partisipan dari luar,” pungkasnya. (tby)

Advertisements

2 Responses to “HELAT LOMBA MODEL SEBAGAI TONGGAK WADAH KREATIF”

  1. Kak… still remember, ur blog’s so awesome…… … Gud job. bgt, dan inspiring terutama nama2 jalan di Kota Probo. anyway kak, apakah tahu ibu Sumarno di jalan gang kartini deket RSUD Dr. Shalet tempat rent costume? I need information for male costume yg youth and formil as a judge on Duta Wisata 2014 di Islamic 24 Feb kak,,, God bless u… Nick here

    http://www.lipi.go.id/www.cgi?pengumuman&1347526117&1&2012&&ina

    http://aasic2013.permitha.net/Proceedings/ICPMHS_Proceeding/Volume/icpmhs-p001.pdf
    (AASIC, Bangkok – Thailand, Nov 2013)

    http://aasic2013.permitha.net/Proceedings/ICPMHS_Proceeding/Volume/icpmhs-p047.pdf
    (AASIC, Bangkok – Thailand, Nov 2013)

    http://www.slideshare.net/NickFMartin/international-award-ingga-yonico-martatino

    http://www.probolinggokab.go.id/newest/index.php?option=com_content&view=article&id=695%3Aingga-berprestasi-dalam-baca-puisi-hingga-karya-tulis-ilmiah&catid=1%3Alatest-news&Itemid=102

    http://m.okezone.com/read/2012/09/26/373/695325/lagu-someone-like-you-jadi-objek-penelitian

    FB. Yonico Soedjiyono
    Cell phone. +6282244462970

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: