POLRESTA GELAR KESELAMATAN BERLALU LINTAS


Dewasa ini, keselamatan berkendara harus sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Dasar itulah yang kemudian dipakai oleh Satlantas Polres Probolinggo Kota ketika Kamis (28/3) lalu menggelar kegiatan bertajuk: “Menggelorakan Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan Keselamatan sebagai Kebutuhan”. Kegiatan yang digelar pagi hari, sejak pukul 08.00 WIB, di Mapolres Probolinggo Kota, sedikitnya dihadiri oleh puluhan anak muda yang tergabung dalam 18 klub otomotif se-Kota dan Kabupaten Probolinggo.

“Saya berharap dengan kegiatan ini, anggota klub-klub motor dapat menjadi contoh, dapat menjadi teladan, bagi keselamatan berkendara,” jawab Harsono, SH., Kaur Bin Ops Lantas Probolinggo Kota, saat ditanya mengenai apa tujuan digelarnya kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas ini.

Lebih lanjut Harsono mengungkapkan tujuan sosialisasi adalah untuk menciptakan pengemudi yang meiliki kesadaran, berkeselamatan dan menjadikan masyarakat sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Klub-klub motor kan selama ini senantiasa menciptakan citra negatif di masyarakat. Kebut-kebutan, balap liar, knalpot brong, tidak memakai helm ataupun memakai, bukanlah helm standart. Menerobos lampu merah, spion yang cuma satu, tidak menyalakan lampu di siang hari, dan beragam jenis pelanggaran lainnya. Nah inilah yang ingin kami, Porlesta Probolinggo Kota, ubah. Kami ingin justru merekalah yang menjadi pelopor dalam keselamatan berlalu lintas,” jelas pria yang tampak selalu ramah dan supel ini panjang lebar.

Tampak beragam kegiatan yang dipertontonkan oleh anggota klub motor saat mereka dikumpulkan di halaman Mapolres. Mulai dari kampanye safety riding, aksi akrobatik berupa mengendarai motor dengan mata tertutup, sulap hingga hipnotis.

Ditambah Harsono, bahwa pesan lalu lintas yang ingin disampaikan kepada masyarakat dalam kegiatan kampaye keselamatan berlalu lintas tersebut antara lain: Bagi pengendara roda dua, gunakan helm standar depan dan belakang, jangan lupa pastikan bunyi klik pada helm Anda, dilarang berboncongan lebih dari satu orang, jika hendak berbelok ke kiri atau ke kanan gunakan lampu samping, nyalakan lampu utama pada siang dan malam hari, jangan mendengarkan musik atau menelpon maupun menerima telpon pada saat mengenderai kenderaan karena dapat merusak konsentrasi, gunakan knalpot maupun lampu rem standar, tidak menerobos lampu lalu lintas dan membawa SIM dan STNK yang sah.

Sementara bagi pengendara roda empat wajib menggunakan sabuk pengaman, dilarang mengangkut penumpang menggunakan mobil angkut barang, perhatikan keselamatan penumpang, gunakan plat nomor sesuai ketentuan, dilarang menggunakan HP pada saat mengendarai kenderaan dan jika lelah isterahatlah ditempat yang aman.

Bahkan kegiatan yang terbilang unik dan positif ini juga dihadiri oleh seorang anggota klub motor asal Aceh, Adoen, yang sehari sebelmnya juga sempat mampir ke Pemkot Probolinggo dalam rangkaian tour-nya keliling Indonesia.

“Salut dengan kegiatan yang dilakukan oleh Polres Probolinggo ini. Tentu saya berharap akan banyak kegiatan-kegiatan seperti ini, yang disosialisasikan oleh anak muda kepada masyarakat. Agar pengendara lebih baik dan tidak arogan,” ujar Adoen yang telah 3 bulan menghabiskan waktunya di jalanan untuk berkeliling Indonesia.

“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan,” sambung Harsono, sebelum mengakhiri perbincangannya dengan awak media. (tby)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: