PEMKOT JALIN KERJASAMA DENGAN SWEDIA LEWAT SYMBIOCITY


“Pembangunan berkelanjutan sudah merupakan tanggung jawab kita bersama, dimana pembangunan yang kita lakukan sekarang, haruslah memperhatikan kemampuan daya dukung lingkungan untuk memenuhi kebutuhan generasi yang akan datang,” demikianlah yang disampaikan oleh Walikota Probolinggo, HM. Buchori, mengawali sambutannya pada kegiatan Steering Commite and Working Group Probolinggo – Helsingborg melalui Symbiosity di gedung Sabha Bina Praja, Kantor Walikota Probolinggo, Rabu (30/1) lalu.

Untuk itu, lebih lanjut Walikota Buchori menyampaikan, bahwa pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemkot Probolinggo senantiasa diimbangi dengan upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan mempertahankan daya dukung lingkungan.

“Sejalan dengan komitmen tersebut, guna lebih meningkatkan upaya mewujudkan pembangunan kota berkelanjutan, maka Pemerintah Kota Probolinggo sangat menyambut baik prakarsa dari Kementerian Pekerjaan Umum untuk mengikuti program kerjasama Symbiocity dengan Pemerintah Swedia ini,” ungkap Walikota Buchori di hadapan para undangan.

Hadir juga dalam pertemuan tersebut Wakil Walikota 1 dan 2 Helsingborg, anggota dewan Helsingborg, praktisi dan tenaga ahli lingkungan Helsingborg, Kepala Depertemen Persampahan Helsingborg, tenaga ahli Symbiocity, penasehat senior Symbiocity hingga project manager SKL Internasional – Swedish Association of Local Authorities and Regios (SALAR).

Symbiocity diawali dengan pertemuan di Kementerian Pekerjaan Umum dan workshop di Denpasar  pada tahun 2012. Pemkot Probolinggo terbilang memang cukup aktif menjalin komunikasi dengan SKL International –  SALAR hingga didapatkan Kota Helsingborg – Swedia sebagai mitra kerjasama symbiocity bagi Kota Probolinggo, yang juga memiliki karakteristik sebagai kota pesisir.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Probolinggo sebagai leading sector program ini, sebelumnya menemani rombongan dari Swedia untuk berkunjung ke beberapa tempat pada hari Selasa (29/1) kemarin.

Di antaranya, SDN Sukabumi 6, SDN Kedungasem 4 dan SMAN 2 Kota Probolinggo. Ketiga sekolah tersebut mewakili sekolah peraih Adiwiyata Nasional; calon peraih Adiwiyata Nasional, dan yang terakhir adalah sekolah Peraih Adiwiyata Mandiri.

Siangnya, kunjungan dilanjutkan ke salah satu bank sampah di Pasar Baru dan bank sampah milik kelompok masyarakat (Pokmas) di kompleks Perumahan Asabri. Rombongan ini juga mengunjungi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) milik UPT Pengolahan Sampah dan Limbah (PSL) yang terletak di jalan Anggrek.

Pada hari kedua kunjungan, rombongan semakin lengkap dengan kehadiran perwakilan dari Kementrian pekerjaan Umum (PU) sebagai pemrakarsa program Symbiocity, perwakilan Asosiasi Pemerintah Kota seluruh Indonesia (Apeksi), seta dari Biro Kerjasama Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur.

“Pemkot bukan haya memperhatikan aspek berkelanjutan. Namun juga diimbangi dengan upaya tetap meningkatkan kualitas lingkungan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Termasuk stakeholder di Kota Probolinggo,” ujar Walikota HM. Buchori.

Acara dilanjutkan dengan presentasi tentang profil Kota Probolinggo oleh Kepala Bappeda, Sanusi Sapuwan.

Rencanyanya, para tamu ini akan tinggal selama 2 minggu di Kota Probolinggo untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, bertukar informasi dan pembelajaran sekaligus sebagai wahana dalam pengambilan kebijakan Pemkot Probolinggo – Helsingborg untuk masa yang akan datang. (tby)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: