KEBERHASILAN DKP RAIH JUARA I LOMBA KINERJA LABORATURIUM KESEHATAN IKAN


Tahun 2012, tak hanya 3 (tiga) prestasi di bidang lingkungan saja yang menutup akhir tahun dengan manis . Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) juga menorehkan kenangan manis saat berhasil meraih Juara  Lomba Kinerja Laboraturium Kesehatan Ikan dan Lingkungan Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2012. Penghargaan itu langsung diberikan oleh Gubernur Jatim Soekarwo pada saat pelaksanaan Hari Kelautan Nasional (19 Desember 2012) di Prigi, Trenggalek-Jawa Timur.

Penghargaan prestisius ini diraih dengan menyisihkan sekitar 12 UPT Laboraturium aktif di 38 Kota/Kabupaten yang ada di Jawa Timur.

Novi Mawarti, Kepala UPT Balai Benih Ikan (BBI, dulu: UPT Laboraturimum Perikanan) mengaku sempat minder dengan para pesaingnya di tingkat provinsi.

“Melihat saingan kami, jujur saja, awalnya kami dibuat minder. Geresik punya protap yang jelas, SOP yang bagus. Sedangkan Lamongan punya mobil operasional yang ditunjang dari DAK,” ungkap Novi ketika Link-Go di ruang kerjanya pada Rabu (9/1) lalu.

“Tapi terus terang, yang melegakan kami, sedikit meningkatkan kepercayaan diri kami, adalah karena kami punya tujuan, punya target yang jelas. Setiap bulan target kami adalah 50 sampel. Sehingga kami jemput bola. Kami yang turun ke masyarakat,” lanjut perempuan yang dikenal supel oleh staffnya ini.

Dan memang itulah yang membuat laboraturium yang terletak di Jalan Panjaitan ini tampak lebih unggul dan menonjol dibandingkan laboraturium  perikanan lainnya, bahkan laboraturium milik provinsi sendiri.

Novi menjelaskan, dari 50 sampel itu, sekitar 20 sampel untuk ditujukan untuk budidaya, 20 untuk pembibitan dan 20 untuk uji formalin.

Lalu apa harapan selanjutnya?

“Kami berharap dapat senantiasa memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Mendukung ketersediaan bibit ikan yang sehat dan berkualitas. Lalu, bekerjasama dengan penyuluh dan juga pengawas perikanan untuk mensosialisasikan hal tersebut sehingga serangan ikan dari luar (baca: penjualan ikan berformalin, red.) dapat diantisipasi,” ujar Novi mengungkapkan harapannya kedepan.

Dengan keberhasilan ini, Novi juga berharap UPT BBI Kota Probolinggo memiliki tambahan tenaga ahli, serta ketersediaan bahan dan kelengkapan alat uji sehingga nantinya dapat menyelenggarakan uji virologi sendiri.

“Untuk kelas laboratorium, harapan kami jelas, nantinya UPT BBI Kota Probolinggo bisa naik kelas. Kalau selama ini kami masih kelas 3, nantinya bisa naik menjadi kelas 2. Kami juga berharap, laboraturium kami nantinya dapat mengacu pada sertifikat KAN (Komite Akreditasi Nasional, red.),” tutur Novi dengan segala harap dan impian kedepannya untuk UPT BBI Kota Probolinggo. (tby)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: