Catatan Ringan dari Kawan kepada Kawan–( Dear Stebby…)


by Yeti Kartikasari Lestiyono on Friday, December 7, 2012 at 8:24pm ·

Rumah Hijau, 7 Desember 2012–Terus menulis itu juga sebagai bakti kepada Ilahi–

 

Tulisan-tulisan berikut merupakan catatan ringan dari siswa kelas Jurnalistik SMP Muga Mesra Pandaan

pada sesi “Belajar bersama Praktisi –Dreams Come True, bersama Stebby Julionatan”, Sabtu,10 November 2012

** Sulis Hidayati (Kls VIII)

Hidup itu pilihan. Selalu berkosensekuensi dengan apa yang kita pilih. Karena banyak sekali “the question of life” dalam hidup kita.  Pilih apa yang kiranya itu bisa lebih baik dan berguna untuk masa depan terlebih dahulu. Lalu, lanjutkan apa yang selama ini kita inginka dan tetaplah selalu bermimpi, disertai dengan usaha yang keras dan doa.

Dalam “Dreams Come True”, bermakna kita harus selalu berani bermimpi dan meyakini apa impian kita. Selalu percaya, berusaha, agar seluruh impian, cita-cita harapan bisa terlaksana.–

**Fitriani (Kls VII)

Berani Bermimpi dan Meyakini Impian Kita

Suatu yang kita percaya akan mendapatkannya. Kita harus berani bermimpi dan berusaha. Mimpi bukanlah bunga tidur. Bermimpi dan kemudian bangun untuk melakukan impian itu. Mewujudkan impian agar menjadi nyata butuh perjuangan dan keyakinan dalam hati. —

**Nisrina Isdihar  (Kls VII)

Sebuah Mimpi Berlian

Sabtu (10/10) 2012, kelas jurnalistik melakukan pembelajaran bersama penulis berbakat, Kak Stebby Julionatan.

Kak Stebby, sudah memiliki dua (2) buku, LAN dan Barang yang Sudah dibeli Tidak Dapat Ditukar Kembali. Kak Stebby juga seorang penyiar radio , duta pariwisata, dan sekretaris dewan pendidikan di kota Probolinggo.

Banyak cerita yang memotivasi untuk meraih impian dimulai dari berani bermimpi. Tapi, kata Kak Stebby, kita tidak boleh hanya bermimpi saja, tetapi harus disertai keyakinan dan usaha untuk mewujudkan impian kita. “Dreams come tru”.

Kak Stebby juga bercerita masa kecilnya saat ia menginginkan bisa berkeliling negeri ini dengan gratis. Kelak, impian itu terwujud berkat keberaniannya bermimpi dan ia yakini.—

** Aysha Vio Islamwell (Kls IX)

Semenanjung Asa Stebby Julionatan

Hadir dengan sejuta mimpi yang menjadi nyata. Dreams Come True. Begitu yang disampaikan pengajar tamu dalam kelas jurnalistik Sabtu (10/10), Kak Stebby Julionatan. Beliau memulai kelas dan pertemanan bersama kami, dengan memerkenalkan diri sebagai penyiar radio. Bertutur, dua jalur kehidupannya yang berbeda. Selain aktif menulis yang dibuktikan dengan dua (2) buku yag berhasil ditulisnya, LAN dan Barang yang Sudah Di Beli tak Dapat Ditukar Kembali, Kak Stebby juga berperan sebagai duta pariwisata di Kota Probolinggo.

Perkenalan yang membuat calon-calon jurnnalis antusias.  Bagi kami, pertemuan ini merupakan momen yang sangat berharga.

Kak Stebby merupakan sosok anak muda berprestasi. Tak kalah dengan penulis-penulis profesional lainnya, dalam usianya sekarang ia sudah menelurkan karya, baik buku maupun tulisan lainnya. Buku keduanya, Barang yang Sudah Dibeli Tak Dapat Ditukar Kembali, diapreasiasi oleh sahabanya, Filesky dan Walikota Probolinggo.

Penerima penghargaan Penulis Muda Berbakat 2007 versi Kolomkita.com ini juga telah berkeliling Indonesia, juga salah satunya berkat kegigihannya menulis.

Dalam sesi tersebut, Kak Stebby juga beramanat kepada para calon-calon jurnalis untuk menghargai sebuah  proses. Menurutnya, pengalaman-pengalaman kesuksesan yang diraihnya melalui sebuah proses panjang. “Orang yang bermimpi, itu banyak. Tapi belum tentu bisa berhasil. ” Menurut narasumber inspiratif ini, semua mimpi yang menjadi nyata itu adalah berkat dari proses, usaha dan doa.–

** Muhammad Sajidin (Kelas VIII)

Wawasan Baru dari Sang Pemimpi

Janji itu terpenuhilah sudah. Ibu Yeti membawa seorang pembicara tamu, pada kesempatannya mengajar ekstra jurnalistik, Sabtu (10/11). Kak Stebby Julionatan, seorang penulis dan Duta Pariwisata bersedia berbagi dengan siswa kelas jurnalistik Muga Mesra.

Dalam pertemuan itu, Kak Stebby berbagi pengalamannya yang cukup banyak. Ia mengungkapkan, apa yang diraihnya kini tak lain adalah mimpi-mimpinya yang menjadi nyata. “Jika Anda mempunyai mimpi, maka percayalah bahwa mimpi itu akan bisa terwujud.:

Bagi penyiar radio Suara Kota Probolinggo ini, usaha cerdas, doa yang sungguh-sungguh akan memudahkan kita menembus impian.

Stebby menambahkan, tidak usah takut bahwa kita suka bermimpi atau mimpinya terlalu tinggi. “Kalau kita bersungguh-sungguh tidak ada yang tak mungkin,’ ujarnya.

Pada kesempatan itu, Kak Stebby juga membagikan tiga bukunya untuk siswa-siswi yang mengajukan pertanyaan. Tentu saja disertai tanda tangan beliau.**

** Ainun Rokha (Kelas VIII)

Menulis itu Menyenangkan

Menulis itu menyenangkan dan bermanfaat. Suatu saat, ketika kita sudah tidak lagi di dunia, tulisan kita akan tetap hidup. Begitu yang disampaikan Kak Stebby, guru tamu pada kelas Jurnalistik, SMP Muga Mesra, Sabtu (11/10). Kak Stebby, seorang humas kota Probolinggo jauh-jauh datang unutk memberikan spirit dan motivasi pada para siswa. Dengan semangat, beliau memaparkan pentingnya menulis. Menjadi jurnalis, kata Kak Stebby, memang bukan hal mudah. “Harus berjumpa bayak orang, menuliskan hasil wawancara dsb, itu membutuhkan keuletan, kerja keras dan ilmu yang luas,” ujarnya.

Tetapi, lanjutnya, pekerjaan menulis, menjadi jurnalis sesungguhnya menyenangkan. “Bayangkan, kalian bisa bertemu dengan orang-orang penting, kemana-mana gratis dan mendapatkan pengalaman yang luar biasa,” ujarnya.

Kak Stebby juga menyampaikan, bahwa menjadi jurnalis itu harus jauh dari rasa malu, tidak percaya diri atau takut. “Kalau perasaan itu dibuang jauh-jauh, saya yakin, kalian bisa menjadi jurnalis yang hebat,” kata Duta Pariwisata ini.

Asyiknya, dalam kelas tersebut, Kak Stebby tidak pelit berbagi semua rahasia keberhasilannya. “Ilmu, pengalaman, wawasan yang kita peroleh, akan jauh bermakna apabila kita bagi pada orang lain,” ujarnya ramah.

Tak lupa, pada kesempatan itu, Kak Stebby juga membagikan oleh-olehnya, yaitu buku keduanya untuk para siswa Muga Mesra.

Kaki Penanggungan, dalam derai bayu dari gunung di balik rumah kami– menuliskan kembali catatan ini, seolah membangun lagi mimpi-mimpiku. Anak-anak pemegang pena inilah yang kelak, akan memimpin negeri ini dengan idealisme dan keteguhan hatinya.–

–Berbagi bersama calon-calon jurnalis masa depan–

Dreams Come True

Berbagi buku untuk Vio–

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: