KINERJA-USAID GELAR PENGUATAN STAKEHOLDER KESEHATAN


Kalau di bidang pendidikan, Kinerja-USAID, lewat 20 sekolah mitranya telah berhasil melakukan penandatanganan janji perbaikan pelayanan dan penerbitan rekomendasi perbaikan pelayanan yang disahkan oleh Walikota Probolinggo pada Senin, 15 Oktober, kali ini Kinerja-USAID rupanya juga mulai melanjutkan advokasinya di bidang kesehatan.

Sebagai langkah lanjutan pelaksanaan bantuan program Kinerja-USAID di bidang kesehatan dasar, Rabu (24/10) kemarin, Dinas Kesehatan Kota Probolinggo dan Kinerja-USAID menggelar Pertemuan Penguatan Stakeholder Pemerintah dan Non-Pemerintah bersama Tim Kinerja-USAID di Bidang Kesehatan di ruang Husada Sentosa, Dinas Kesehatan Kota Probolinggo.

Kegiatan yang bertujuan sebagai media informasi kepada stakeholder terkait program bantuan Kinerja-USAID di bidang kesehatan sehingga mendapatkan gambaran tentang situasi dan regulasi yang berkaitan dengan persalinan aman, Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan ASI eksklusif untuk kemudian dapat memahami dan mampu menyusun peraturan atau RTL (rencana tindak lanjut) dalam rangka peningkatan pelayanan.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pemerintah pada hakekatnya adalah pelayan masyarakat yang dibentuk bukan untuk melayani dirinya sendiri tapi untuk melayani masyarakat,” ungkap Nurhasanah, Kepala Dinas Kesehatan, ketika membuka sambutannya di hadapan para undangan yang datang.

Lebih lanjut Nurhasanah mengakatan, pelayanan di bidang kesehatan merupakan salah satu bentuk pelayanan dasar yang paling banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Dan untuk memberikan pelayanan kesehatan secara merata bagi seluruh lapisan masyarakat, pemerintah juga telah menetapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan yang harus direalisasikan setiap target indikatornya sampai pada tahun 2015.

“Oleh karena itu tidak mengherankan apabila bidang kesehatan perlu untuk selalu dibenahi agar bisa memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakan,” imbuh dokter masih berpraktek di rumahnya di Jl. Cokroaminoto ini.

“Indonesia punya motto Indonesia Sehat yang berlaku mulai tahun 2010 lalu. Tapi kenyataannya sampai sekarang, tidak sehat-sehat juga. Ini terlihat dari para pengguna Jamkesmas dan Jamkesda yang masih tinggi dan semakin meningkat setiap tahunnya,” keluh Nurhasanah.

“Kota Probolinggo sendiri masih punya rapor merah di provinsi. Angka kematian ibu melahirkan tahun ini mencapai 4 orang. Harapannya tentu saja, semoga rapor merah itu bisa turun, bisa berubah menjadi kuning. Ya syukur-syukur kalau ke hijau,” harap dokter berparas cantik ini melalui program kerjasama antara Kinerja-USAID dan Dinas Kesehatan hari ini.

Dalam laporannya kepada kepala dinas, Kabid Kesehatan Keluarga, Rubiyati memaparkan kalau peserta pada kegiatan ini berjumlah 60 orang, yang terdiri dari: 8 orang unsur Dinas Kesehatan, 22 orang unsur Pemerintahan, dan 30 orang dari unsur Stakehorlder.

Dalam acara tersebut, diundang juga, Duta Kesehatan Kota Probolinggo 2012, Alfi Firlana dari SMA Taman Madya dan Atika Rahmatul F. Dari SMKN 3 Kota Probolinggo.

“Saya berharap, melalui kesempatan ini peserta, Multi Stakeholder Forum di Bidang Kesehatan ini, dapat meningkatkan pemahaman mereka mengenai pelayanan bidang kesehatan dasar yang berkenaan dengan persalinan aman, IMD dan ASI eksklusif. Sehingga, dapat berpartisipasi aktif dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang ada di Kota Probolinggo,” pungkas Nurhasanah saat ditanyai kembali soal harapannya oleh Suara Kota di tengah-tengah pemberian materi kepada peserta yang diberikan oleh Prof Rika dari UNAIR Surabaya. (tby)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: