SDN KEDUNGASEM 4 AKAN WAKILI KMDM TINGKAT PROVINSI


SDN Kedungasem 4 Kota Probolinggo patut tersenyum lebar. Pasalnya, SDN yang berada di wilayah selatan Kota Probolinggo ini, tahun depan (2013) akan mewakili Kota Probolinggo dalam KMDM (Kecil Menanam Dewasa Memanen) tingkat Provinsi.

Senin (15/9) lalu, sekitar pukul 10.00 WIB, SDN yang terletak di jalan Lumajang ini, menggelar acara syukuran dengan kegiatan penanaman pohon jenis gmelina dan sengon di lahan binaan milik Saiful, Dusun Pakis Pasar, Kel. Kedung Asem atas keberhasilan mereka dalam meraih KMDM tingkat ota.

Di atas lahan seluas 250m2 milik salah satu warga sekolah inilah Ika Hudyawati, Kabid Kehutanan dan perkebunan Dinas Pertanian Kota Probolinggo, yang saat itu mewakili Kepala Dinas Pertanian yang berhalangan hadir, didaulat untuk memberikan sambutan serta pesan dan kesannya atas prestasi sekolah dasar ini.

“Dengan kemenangan ini, maka di tahun berikutnya, tahun depan, SDN Kedungasem 4 berhak mewakili Kota Probolinggo untuk event serupa tingkat Jawa Timur,” ujar Ika Hudyawati dalam sambutannya.

“(SDN) Kedungasem 4, sebagai juara I tingkat Kota, harus siap menuju lomba KMDM tingkat provinsi. Mewakili Kepala Dinas saya juga berharap, KMDM yang dilakukan oleh sekolah-sekolah partisipan tidak hanya berhenti saja sampai di sini saja, di pembibitan. Harus bisa terus, untuk ditanam. Untuk dapat dipanen hasilnya,” tegas Ika memberi penguatan sekaligus menyampaikan harapannya di hadapan para undangan yang hadir.

Dalam acara yang dihadiri oleh guru, komite sekolah, paguyuban orang tua wali murid dan perwakilan siswa ini, selaku Kepala Sekolah SDN Kedungasem 4, Agus Lithanta, sebelumnya pun telah mengungkapkan tujuan kegiatan KMDM ini.

“Menumbuhkan perasaan cinta terhadap pohon dan lingkungan. Menghadapi global warming, menghadapi tantangan abad 21 sekarang ini, pendidikan harus mampu mengubah paradigmanya dari pendidikan yang hanya fokus pada akademis saja menjadi pendidikan yang memiliki pendekatan ekologis. Pendidikan yang memiliki kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar,” terang Agus Lithanta saat menjelaskan mengenai latar belakang dan tujuan kegiatan KMDM itu sendiri.

“Kalau kita ga menanam, ga ada pohon, apa kita mau makan uang?” tanyanya retoris kepada Suara Kota saat ditemui di sela-sela acara.

KMDM tahun 2012 ini, memilih dan melombakan 10 sekolah penerima Kebun Bibit Sekolah dari Dinas Pertanian, di antaranya: SDN Pakistaji 1, SDN Mangunharjo 12, SDN Kademangan 4, SDN Sumber Wetan 2, SD Integral, SDK Mater Dei, SDN Curah Grinting 3, SDN Kedungasem 4 dan SDN Sukabumi 6.

Lebih lanjut, Agus Lithanta berharap, anak didiknya memiliki budaya menanam.

“Saya berharap anak-anak menjadi terbiasa menanam. Berbudaya menanam di manapun mereka berada. Dan semoga kebiasaan yang kami upayakan sejak dini ini dapat diperhitungkan di tingkat provinsi tahun depan.” Harap Agus Lithanta sekaligus menutup wawancaranya siang itu dengan Suara Kota. (tby)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: