EUNIKE SABET JUARA PERTAMA LOMBA KARYA TULIS ILMIAH TINGKAT SMA


Lewat karyanya yang berjudul “Pentingnya Peningkatan Kualitas Pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus sebagai Upaya Menciptakan Pelayanan Publik yang Good and Clean di Kota Probolinggo”, Eunike Nindya, siswi kelas XII di SMAN 1 Kota Probolinggo, berhasil menyabet juara pertama Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat SMA / sederajat yang digelar oleh Pemkot Probolinggo di Ruang Pertemuan Badan Pelayanan Perijinan (BPP), Kamis (30/8) lalu.

Sedangkan untuk juara kedua diraih oleh Adita Putri Hapsari, masih dari SMAN 1, atas karyanya yang membahas tentang “Pemberantasan Jual Beli SIM Tembak”. Dan sebagai juara ketiga, diraih oleh Rico Catur Setyo Purbaya, siswa SMKN 2, setelah dengan beraninya mempresentasikan “Stop Pungli di Sekolah. Untuk Harapan I dan II diraih Lilavati Vijaganita  dari SMAN 2 dan Septi Ismandayu dari SMAN 1.

Lomba yang berlangsung atas kerjasama Bagian Organisasi , Bagian Humas dan Protokol dan BPP itu bertujuan untuk peningkatan mutu pelayanan publik di Kota Probolinggo.

“Penyelenggaraan pemerintahan yang good and clean bukan sesuatu yang mudah.  Setelah Kota Solo, Kota Probolinggo menjadi kota yang berani menandatangani dan melaksanakan fatwa tersebut. Selain transparansi, akuntabel dan netral, kesetaraan adalah poin utama yang harus dipenuhi.” Ujar Tartib Goenawan, Kepala BPP Kota Probolinggo dalam sambuannya, membuka acara final lomba karya tulis ilmiah tersebut.

Lebih lanjut Tartib menyampaikan bahwa karya ilmiah para juara ini bisa menjadi acuan agar berhasil mencapai penyelenggaraan publik dan good and clean sehingga mencapai Kota Probolinggo yang lebih baik lagi.

Sejak lomba tersebut diumumkan hingga batas akhir pengumpulan karya tulis di Radio Suara Kota, setidaknya ada 17 peserta yang mengikuti lomba tersebut. Masing-masing peserta mengusung karya ilmiah dengan tema yang telah ditentukan, yakni: “Menuju Kota Probolinggo yang Good and Clean dalam Menyelenggarakan Pelayanan Publik” dengan 4 sub tema yang dapat dipilih, diantaranya: pendidikan, administarasi, kependuduan dan kesehatan.

Sejak Selasa (28/8) lalu, belasan karya tulis yang masuk ke panitia telah mengalami poses seleksi tahap awal (seleksi administratif), yang selanjutnya dipilih 5 karya terbaik untuk mengikuti seleksi tahap berikutnya, presentasi, dihadapan keempat juri yang telah disediakan oleh panitia.

Keempat juri tersebut, adalah: Harry Pramono dari Kadin Kota Probolinggo, Ikhsan Mamudi (Ketua PWI Kota Probolinggo), Endang Sulistyowati (peraih Kalpataru 2010) dan Priyo Jatmiko (perwakilan Pemkot Probolinggo).

Penyerahan hadiah kepada pemenang, selanjutnya diberikan dalam Apel Hari Jadi Kota Probolinggo ke-653 oleh Walikota Buchori pada 17 September lalu. Selain piagam penghargaan, para juara tersebut juga mendapat uang pembinaan. Juara I mendapat uang pembinaan sebesar Rp. 1,5 juga; Juara II sebesar Rp 1,25 juta; Juara III Rp 1 juta; Harapan I dan II masing-masing Rp. 500 ribu. (tby)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: