HALAL BIHALAL DI DPRD


Tahun ini, Halal bihalal DPRD Kota Probolinggo diwarnai suasana duka. Angota keluarga Sekwan DPRD Kota Probolinggo, Teguh Bagus Sujawanto dan Safi Mahrudi, di hari yang sama (29/8) yang harus kehilangan salah satu anggota keluarganya.

Bertempat di halaman Kantor DPRD Kota Probolinggo, acara yang berlangsung pada pukul 10.00 WIB ini, dihadiri oleh ketua dan anggota DPRD Kota Probolinggo. Selain itu, nampak pula jajaran FKPD dan pejabat eksekutif, di antaranya: Wawali Bandyk Soetrisno, Sekdakot Johny Haryanto, para staf ahli, kepala SKPD, sampai lurah yang hadir dalam acara tersebut. Tak ketinggalan, mantan ketua dan anggota DPRD periode 2004-2009 juga hadir dalam acara tersebut. Total, ada lebih dari 300 undangan hadir dalam yang berlangsung siang kemarin.

Dalam sambutannya di awal acara, Ketua DPRD Kota Probolinggo, H. Sulaiman menyampaikan maksud dan tujuan digelarnya acara halal bihalal tersebut.

“Ini adalah bentuk silaturahmi. Sebagaimana kita ketahui, silaturahmi memperpanjang usia dan menambah rejeki. Di dalam acara yang merupakan simbol dari kebersamaan dan kemenangan kita ini, semoga kita benar-benar memperoleh apa yang dinamakan kebersamaan dan kemenangan sejati itu,” ujar H. Sulaiman di hadapan para undangan yang hadir.

Acara yang berlangsung tak lebih dari 2 jam ini diisi pula tauziah oleh KH. Abdullah.

“Halal bihalal, salam-salaman, dua tradisi yang biasa kita lakukan setelah Ramadhan terkandung janji Allah SWT di sana, dimana pada saat kita berjabat tangan itulah dosa kita pun lebur,” ungkap kyai yang berasal dari Jrebeng Lor ini.

“Sebagai manusia biasa, alangkah baiknya kita saling berkunjung dan memaafkan untuk setiap salah dan khilaf  yang telah kita perbuat pada sebelas bulan sebelumnya. Sehingga di hari yang fitri ini, diri pribadi dan jiwa kita dak hanya bersih, tapi juga mendapat pengampunan dari Allah SWT,” lanjut Abdullah.

“Puasa menjadikan orang yang bertakwa. Semoga kita termasuk orang orang yang dilebur dosanya dan senantiasa mendapat hidayahNya agar menjadi insan yang lebih baik lagi sampai bertemu dengan Ramadan dan Idul Fitri yang akan datang,” pungkas Abdullah mengakhiri tauziahnya.

Selepas tauziah, acara siang itu dilanjutkan dengan beramah-tamah di ruang utama gedung DPRD. Melengkapi hiburan elektone yang disajikan siang itu, beberapa undangan tampak menyumbangkan suara emasnya. Di antaranya Amin Fredy (Kepala BPBD), Muksin (Kepala Bakesbangpolinmas) dan istri H. Sulaiman, Ketua DPRD.

Dibandingkan dengan tahun lalu, tak ada yang berbeda pada halal bihalal tahun ini, baik dari segi undangan maupun sajian. Yang mengalami sedikit peningkatan anggaran adalah bidang makanan dan minuman (mamin).

“Kenaikan tersebut dikarenakan bahan-bahan baku dari tahun-tahun sebelumnya kan memang cenderung naik.” Ujar  Chairul Anam, Kabag Umum DPRD Kota Probolinggo.

Disinggung soal undangan yang tidak melibatkan masyarakat umum, kepada Suara Kota, Chairul Anam menyampaikan bahwa memang dalam kegiatan halal-bihalal Dewan tidak pernah melibatkan warga masyarakat secara umum.

“Dalam artian, acara halal bihalal ini kan diikuti oleh mantan ketua dan anggota DPRD, anggota parpol, LSM, tokoh masyarakat, tokoh agama. Dan itu merupakan bagian dari masyarakat umum.” (tby)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: