MALAM ANUGREAH GOOD GOVERNANCE AWARD KOTA PROBOLINGGO


Kali pertama Pemkot Probolinggo melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Malam Anugerah Good Governance Award (GGA) Kota Probolinggo 2012, di Ruang Puri Manggala Bhakti, Kantor Walikota Probolinggo, pada Selasa malam (8/5) kemarin.

Acara yang dikemas secara eksklusif ini dibuka langsung oleh Walikota Probolinggo, HM. Buchori, SH. M.Si.

Tampak pula beberapa undangan yang hadir, di antaranya: Wawali Bandyk Soetrisno, Sekdakot Johny Haryanto, Ketua DPRD Sulaiman dan para Keuta Komisi DPRD Kota Probolinggo, serta Ketua Tim Pengerak PKK Kota Proboliggo yang juga anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Rukmini Buchori.

Good Governance merupakan konsepsi terhadap penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik bukan hanya di tingkat pemerintahan pusat atau daerah saja, tapi pada tatanan satuan kerja, bahkan pada level terendah sekalipun seperti kelurahan. Sebab, kelurahan merupakan ujung tombak dalam memberikan pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Untuk itu, seperti yang diungkapakan Walikota Buchori “Reward ini diberikan kepada kelurahan yang mempunyai dedikasi tinggi yang tercermin melalui terobosan-terobosan program dan kegiatan guna meningkatakan pelayanan kepada masyarakat.

Diawali dengan sosialisasi, kedua puluh sembilan kelurahan yang ada di Kota Probolinggo merupakan target penilaian Bappeda dalam GGA 2012. Dari 29 kelurahan yang ada, Bappeda kemudian melakukan uji melalui pemberian kuisioner dan score card. Hasilnya, ada 15 perwakilan kelurahan yang mewakili 5 kecamatan yang ada di Kota Probolinggo.

Lewat uji akuntabilitas,transpartasi dan partisipatif, 15 perwakilan ini kemudian disaring lagi menjadi 9 nominasi. Di tahap nominasi, tim survey Bappeda melakukan observasi lapangan guna mencocokkan data yang ada dengan kondisi riil di lapangan. Di tahap ini, lewat diskusi dan penelaahan yang mendalamlah akhirnya muncul 3 nama kelurahan yang terbaik dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

Di awal sambutannya, Walikota Buchori juga banyak bercerita mengenai keberhasilan Kota Probolinggo yang baru-baru ini menerima WTP (Wajar tanpa Pengecualian) pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Timur.

“Ini (WTP, red.) adalah salah satu contoh, bentuk keberhasilan Kota Probolinggo di bidang reformasi birokrasi dan politik” ungkap Walikota Buchori di hadapan para undangan yang hadir.

Sementara itu, dalam laporannya kepada Walikota, Kepala Bappeda, Sanusi Sapuwan mengatakan diperlukan peningkatan kapasitas dan kompetensi aparatur pemerintah yang handal dengan mengedepankan peran pemerintah sesuai dengan prinsip Good Governance.

Hasil dari rangkaian penilaian yang telah dilakukan oleh tim juri Bappeda beberapa bulan lalu tersebut, mencatat Kelurahan Pilang sebagai raihan nilai tertinggi untuk kategori akuntabilitas, Kelurahan Kanigaran untuk kategori transpartasi dan Kelurahan Pakistaji untuk kategoti partisipatif.

Puncaknya, trofi Good Governance Award Kota Probolinggo 2012 berhasil diraih oleh Kelurahan Pilang dengan total nilai 359,61. Kelurahan yang dipimpin oleh Nunuk Sri Widayati tersebut berhak atas trofi, piagam, dan uang pembinaan senilai Rp. 15 juta.

“Semoga dengan terpilihnya Kelurahan Pilang sebagai pemenang Good Governance Award 2012 ini semakin memacu kelurahan-kelurahan lain untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik.” Harap Walikota Buchori menutup GGA 2012 malam itu. (tby)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: