Aksi Simpatik Peringati Maulid


 

Agus Lithanta selalu saja punya ide-ide segar nan kreatif. Termasuk dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, 5 Februari 2012 kemarin. Agus Lithanta yang sudah satu tahun ini menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN Kedungasem 4, Selasa pagi itu (7/2), sekitar pukul 08.00 WIB, mengajak siswanya untuk turun ke jalan di sekitar perempatan King, untuk membagi-bagikan buah dan selebaran yang berisi ajakan untuk meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah tersebut kepada masyarakat terutama para pengendara motor yang lewat di perempatan.

Peringatan Maulid SDN Kedungasem 4

“Biasanya peringatan Maulid kan selalu diisi dengan ceramah dan pengajian saja,” ujar Agus, panggilan Agus Lithanta sambil tersenyum. “Saya inginnya sesuatu yang lain. Saya ingin anak-anak sendirilah yang “berdakwah”, dalam tanda kutip, secara langsung meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah. Langsung diaplikasikan pada masyarakat,” lanjut pria berusia 39 tahun ini menjelaskan kepada Suara Kota mengenai alasan mengapa untuk peringatan maulid kali ini dirinya mengadakan kegiatan bagi-bagi selebaran dan buah.

“Tapi bukan berarti kita tidak mengadakan pengajian dan ceramah, lho. Saya bekerjasama dengan ESQ Probolinggo. Ada Ustad Saiful Umam yang mengisi ceramah dan pengajian di sekolah kami,” imbuh Agus Lithanta, yang pernah meraih prestasi sebagai Kepala Sekolah Prestasi di tahun 2011.

Kontan saja, warga masyakat yang melintas memperebutkan buah pir dan jeruk yang dibagi-bagikan oleh para siswa Kedungasem 4 tersebut.

Selebaran yang dipillh Agus Lithanta untuk dibagi-bagikan dalam kesempatan tersebut  merupakan tulisan Walikota Buchori dalam kajian Jum’at yang berjudul Keteladanan Pemimpin. Kajian tersebut berisi sikap dan keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam memimpin rakyatnya yang mengutamakan sifat jujur dan cinta kebenaran.

Para pemimpin bangsa, ajarilah rakyat lewat tindakan bahwa yang benar itu benar, yang salah itu salah, serta yang makruh itu sebagaimana namanya benar-benar harus dibenci dan bukan digemari. Bukankah para pemimpin lahir untuk menjadi obor pencerah dan Uswah Hasanah?

“Mari kita ajarkan sifat-sifat Rasulullah pada diri anak-anak kita agar mereka menjadi anak-anak yang memiliki sifat sidiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (berbagi) dan fathonah (cerdas). Intinya melalui kegitan ini, saya berharap dapat melatih para murid untuk saling berbagi,” harap Agus Lithanta. (tby)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: