KOMISI A DPRD KOTA PROBOLINGGO KUNJUNGI MUSEUM


Guyuran hujan pertama (7/11) yang sempat membuat beberapa bagian gedung Museum Probolinggo mengalami kerusakan, rupanya mendapat perhatian yang cukup serius dari anggota Komisi A DPRD Kota Probolinggo. Senin kemarin (14/11), sekitar pukul 09.00 WIB, rombongan Komisi A DPRD Kota Probolinggo, yang diketuai oleh As’ad Ansari, tampak mengunjungi museum.

“Sudah lama tidak jenguk museum, dan kondisi terakhir, kemarin kami dapat laporan kalo atapnya ada yang jebol, mangkanya sekarang kami kesini. Ingin melihat secara langsung,” jawab Agung Sasongko, anggota Komisi A dari fraksi PKS, saat ditanya Suara Kota mengenai tujuan Komisi A berkunjung ke Museum Probolinggo.

Selain mengunjungi museum, kedatangan Komisi A pagi itu juga mengevaluasi dan memberi masukan kepada pihak museum terkait keberadaan dan kondisi terkini Museum Probolinggo.

“Kepala Dinas Pariwisata (baca: DISPOBPAR), yang waktu itu masih dijabat oleh Pak Endro (baca: Endro Suroso, sekarang Kepala Dinas Pendidikan), pernah mengatakan bahwa keberadaan Museum Probolinggo ini adalah program kadung. Sedang kami, pihak legislatif, waktu itu masih belum menganggapnya sebagai sesuatu hal yang urgent, bukanlah program yang mendesak. Tapi karena dikatakan kadung, ya pastinya kami dukung. Namun sekarang, dari data yang ada, kami rasa jumlah kunjungan disini masih kurang. Kurang greget. Kalau ada event saja jumlah kunjungan banyak. Untuk itulah perlu pemecahan di sini,” ujar As’ad Ansari menimpali dan membenarkan jawaban Agung Sasongko.

Senada dengan hal tersebut, Wahyu Dwi Rediana, anggota Komisi A dari fraksi PDIP, juga menyampaikan hal yang serupa. “Dulu kan gedung Museum ini adalah gedung serba guna, prasarana umum, yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Jadi ketika berubah jadi museum, ya harusnya juga bisa memberikan dampak yang sama bagi masyarakat.”

Setelah puas berkeliling, Agung Sasongko, yang pagi itu ditunjuk sebagai juru bicara, menyampaikan beberapa masukan yang bisa diterapkan bagi keberlangsungan Museum Probolinggo.

“Yang pertama, yang bisa dilakukan adalah bersinergi. Berdasarkan pengalaman, pariwisata tidak akan bisa berdiri sendiri kalo tidak ditunjang dengan faktor ekonomi. Dalam arti kata, pariwisata itu harus menguntungkan. Baru pariwisata tersebut bisa dikatakan berjalan,” terang Agung.

“Bentuk sinergitas itu bisa berupa bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, diadakannya pemutaran film dokumenter secara kontinyu, atau mensinergikan kegiatan yang ada di Kota Probolinggo dengan kegiatan museum. Kalau dari sisi legitasinya, kami mendorong terwujudnya Raperda Cagar Budaya,” lanjut Agung.

Agung juga mengatakan bahwasannya koleksi yang sudah ada di Museum Probolinggo saat ini sudah cukup untuk mengawali keberadaan museum. Namun memang diperlukan upaya yang lebih signifikan untuk menambah koleksinya, terutama dari hasil kunjungan kerja beberapa pejabat ke luar negeri (baca: Belanda) kemarin.

Masukan yang positif juga turut disampaikan oleh Wahyu Dwi, perempuan yang disapa akrab dengan sebutan “Bu Wahyu” ini juga menganggap perlunya keterangan tambahan pada gambar-gambar/foto banner yang ada di ruangan belakang museum.

“Jadi tempat-tempat di dalam gambar-gambar ini perlu dikasih keterangan bahwa dulunya tempat-tempat tersebut berfungsi sebagai apa dan sekarang namanya apa, dan berubah fungsinya sebagai apa,” saran Wahyu Dwi kepada petugas museum yang juga menutup pembicaraan Suara Kota dengan para anggota Komisi A DPRD Kota Probolinggo pagi itu. (tby)

Advertisements

2 Responses to “KOMISI A DPRD KOTA PROBOLINGGO KUNJUNGI MUSEUM”

  1. Fuadz Hasyim Says:

    dprd-probolinggokota.go.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: