KEDUNGASEM IV LAUNCHING PENGEMBANGAN DIRI DI HARI KESAKTIAN PANCASILA


Di hari Kesaktian Pancasila (1/10), kembali SDN Kedungasem IV membuat sebuah inovasi berupa launcing program Pengembangan Diri. Program yang merangkum tujuh aspek muatan lokal (meliputi: pencak silat, teater, tari, qiroah, voley, tenis meja dan bahasa Inggris) tersebut, dilaunching bersamaan dengan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dilaksanakan di halaman SDN Kedungasem VI, sekitar pukul 07.30 WIB.

teatrikal

aksi teatrikal yang dilakukan oleh siswa SDN Kedungasem IV

Upacara yang dipimpin langsung oleh Kabid Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Kota Probolinggo, Asin, juga dihadiri oleh Paguyuban Wali Murid dan Komite Sekolah.

Dalam sambutannya, Asin menyampaikan sekelumit sejarah yang mendasari peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

“Dulu Pancasila, oleh beberapa orang, sempat akan diganti dengan sebuah paham baru, yakni paham Komunis. Namun tidak jadi. Tidak berhasil. Belum sempat sebuah kudeta yang dikenal dengan nama G30SPKI ini sukses, kelompok mereka sudah berhasil dikalahkan dan dilumpuhkan. Oleh karena itulah Pancasila dikatakan sakti. Sebab Pancasila merupakan dasar negara yang merupakan intisari dari nilai-nilai dan jati diri bangsa,” jelas Asin.

Dalam kesampatan tersebut, Asin juga menekan pentingnya kedisiplinan dan nilai-nilai lain yang terkandung dalam Pancasila.

“Pancasila bukan hanya untuk dibaca dan dihafalkan, namun harus diamalkan dalam kehidupan bermasyaraakat sehari-hari.” Lanjut Asin.

Program yang bakal dilaksanakan setiap hari Sabtu, dari pukul 07.45 – 11 WIB, dimana murid diberi kebebasan untuk memilih sendiri muatan lokal yang sesuai dengan minat mereka, bertujuan untuk mendukung program pendidikan karakter yang akhir-akhir ini kembali gencar disosialisasikan oleh pemerintah.

“Kita ketahui bersama bahwa akhir-akhir ini pemerintah, khususnya Kemendiknas (Kementrian Pendidikan Nasional, red.), sedang gencar-gencarnya, kembali mensosialisasikan pentingnya pendidikan karakter bangsa bagi para peserta didik. Sejalan dengan tujuan itu, kami (SDN Keungasem IV, red.) merasa perlu pula untuk melaunching program pengembangan diri ini sebagai sarana untuk meningkatkan kedisiplinan dan kreativitas siswa, juga sebagai upaya untuk medukung program pendidikan karakter bangsa yang sudah dicanangkan oleh pemerintah itu.” Jelas Agus Lithanta, Kepala Sekolah SDN Kedungasem VI, kepada Suara Kota saat Suara Kota.

“Wali murid sangat mendukung. Yang mencarikan guru-guru atau tenaga pengajarnya adalah dari wali murid sendiri. Dari rekan Ketua Komite, Pak Saiful Anom, misalnya, atau dari rekan-rekan yang ada di Paguyuban (Paguyuban Wali Murid, red.) ” Imbuh Agus Lithanta.

Selesai upacara, masih di tempat yang sama, berlangsung teatrikal yang dibawakan oleh 25 orang siswa, dari kelas 3 sampai kelas 6, yang menceritakan pencarian jati diri anak bangsa.

“Teatrikal ini menceritakan tentang pencarian jati diri anak bangsa, dimana akhir-akhir ini, telah marak terjadi degradasi dan dekadensi moral dan nilai-nilai budaya bangsa.” Pungkas Agus Lithanta mengakhiri wawancaranya dengan Suara Kota. (tby)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: