MANGUNHARJO VI MELAJU DALAM PENILAIAN LOMBA GUGUS PROVINSI


“Mempertahankan prestasi lebih sulit daripada membangun. Contohnya rumah saja. Lebih enak membangun rumah daripada merenovasi. Dalam merenovasi, seringkali kita temukan masih banyak kekurangan atau kerusakan yang sudah terjadi di sana-sini. Istilahnya tambal sulam. Yang usuknya dah kropos lah, atau sirapnya, dan lain-lain.” Demikianlah sambutan yang disampaikan oleh Asin, Kabid Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Kota Probolinggo, pada saat menyambut Tim Penilai Lomba Gugus Tingkat Provinsi Jawa Timur di SD Inti Gugus 06, SDN Mangunharjo VI Kota Probolinggo, Kamis kemarin (22/9), sekitar pukul 8.30 WIB.

Asin yang dalam kesempatan tersebut mewakili Kepala Dinas Pendidikan, Endro Suroso, yang berhalangan hadir, juga menyampaikan harapannya. Ia berharap, semoga SDN Mangunharjo VI dapat mewakili provinsi Jawa Timur dalam penilaian Lomba Gugus Tingkat Nasional.

“Kalau bisa nomer satu, kenapa harus nomer dua, tiga dan empat,” ujar Asin kepada Suara Kota.

Kedatangan kembali tim penilai tingkat Jatim tersebut, adalah setelah dalam penilaian yang lalu (24/7), Kota Probolinggo dinyatakan berhasil lolos dalam penilaian tingkat kelompok. Kali ini dengan komposisi tim yang berbeda (yang terdiri dari Eko, Sri Kus dan Basyaria Siahaan), mereka melaksanakan verivikasi (baca: pencocokan) data yang telah dikirim ke Jatim dengan data sebenarnya yang ada di lapangan, SDN Mangunharjo VI.

“Kedatangan kami bukan menilai, tapi mengklarivikasi apa yang sudah dinilai oleh Tim Penilai tingkat kelompok kemarin, apakah sudah sesuai dengan yang dilaporkan dengan kondisi yang ada di lapangan” ujar Edi, perwakilan Tim Penilai Lomba Gugus Tingkat Provinsi Jawa Timur 2011

Seperti kemarin, ada 4 aspek yang dinilai oleh Tim Penilai kali ini, meliputi: Administrasi Gugus, Administrasi Sekolah dan PBM, Sarana & Prasarana dan Peran Serta Masyarakat.

Sebelum melakukan verifikasi lapangan, tim menyimak beberapa paparan yang disampaikan oleh Ketua Gugus 06, Sudarwati.

Dalam paparannya, Sudarwati juga mengungkapkan beberapa keberhasilan yang telah diraih, baik yang diraih oleh sekolahnya selaku SD Inti, maupun keberhasilan 6 sekolah lainnya yang berada di bawah SDN Mangunharjo VI (SDN Mangunharjo V, SDN Mangunharjo XII, SDN Wiroborang I – IV) selaku SD Imbas.

“Selain sebagai gudangnya sekolah Adiwiyata, peraih nilai UASBN tertinggi se-Jatim tahun 2010, alhamdulillah, pada tanggal 14-20 Agustus kemarin, kami mendapat kehormatan untuk mengikuti rangkaian upacara kenegaraan di Istana Negara karena SDN Manguharjo VI terpilih sebagai Harapan III tingkat nasional dalam lomba Kecil Menanam Dewasa Memanen (KMDM) yang dilaksanakan oleh Kementrian Kehutanan RI,” ungkap Sudarwati yang juga merupakan Kepala Sekolah SDN Mangunharjo VI dan peraih penghargaan Guru Teladan 2002.

Dalam verifikasi kali ini, tim memotret 8 perwakilan sekolah dari kota/kab yang ada di Jatim, di antaranya adalah Kota Probolinggo, Kota Batu, Kota Malang, Kab. Malang, Kab. Tuban, Kab. Gresik, Kab. Situbondo, dan Kab. Madiun. Nantinya 6 terbaik akan diundang ke provinsi untuk kembali mempresentasikan hasilnya. (tby)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: