PENDIDIKAN LALU LINTAS WARNAI PERINGATAN HARI ANAK


Karena sering menjadi objek untuk menakut-nakuti dan membuat anak-anak berperilaku lebih tertib, polisi masih menjadi salah satu profesi yang ditakuti oleh anak-anak –selain profesi dokter tentunya. Untuk itulah, dalam peringatan Hari Anak Indonesia (23 Juli) yang berlangsung Senin kemarin (25/7), SDN Kedungasem IV mengundang AKP Poerwoto, Kapolsek Wonoasih, sebagai pembina upacara.

“Tujuannya adalah untuk mendekatkan anak-anak (murid, red.) dengan polisi. Karena selama ini polisi masih selalu dibuat bahan takut-takutan oleh orang tua untuk menertibkan anak. Disamping dokter. Tujuan lainnya, juga untuk memberikan pendidikan lalu lintas. Karena kita tahu bersama bahwasannya kecelakaan terjadi berawal dari adanya pelanggaran terhadap rambu lalu lintas.” terang Agus Lithanta, Kepala Sekolah SDN Kedungasem IV Probolinggo.

Upacara yang dimulai pada pukul 07.00 WIB ini dihadiri pula oleh anggota Komite Sekolah dan Paguyuban Orang Tua Wali Murid.

Dalam amanatnya di hadapan para peserta upacara, AKP Poerwoto tak hanya menyampaikan mengenai pentingnya menaati peraturan lalu lintas, tetapi juga pentingnya pendidikan karakter bangsa dimasukkan dalam kurikulum pendidikan.

“Disiplin, meliputi disiplin dalam berlalu lintas merupakan salah satu bagian dalam pendidikan karakter bangsa, kalau tidak salah ada 18 poin, yang patut ditanamkan kepada anak-anak sejak dini,” ujar AKP Poerwoto.

Selain itu, karena momentnya adalah menjelang bulan suci Ramadhan, AKP juga berpesan kepada siswa-siswi SDN Kedungasem VI untuk tidak bermain petasan.

“Saya dulu juga pernah jadi anak-anak. Anak-anak itu rasa ingin tahunya besar. Termasuk juga rasa rasa ingin tahu terhadap hal-hal yang nyerempet bahaya. Seperti petasan. Kan banyak tuh, kalau sudah bulan Ramadhan, puasa’an, yang namanya orang jual petasan banyak banget, termasuk juga yang beli. Untuk itu, saya himbau, jangan sampai adik-adik di sini beli petasan, bermain petasan, karena petasan itu berbahaya. Termasuk juga jangan dekat-dekat dengan miras dan narkoba.” pesan AKP Poerwanto pagi itu.

Setalah upacara, sekitar 20 perwakilan siswa dari kelas 4 hingga kelas 6, mendapatkan pengenalan pendidikan lalu lintas dari para anggota kepolisian. Termasuk juga mempraktekannya secara langsung di jalan raya di depan SDN Kedungasem VI. (tby)

One Response to “PENDIDIKAN LALU LINTAS WARNAI PERINGATAN HARI ANAK”

  1. suatu kegiatan yang sangat positif bgt..
    mengenalkan kepada anak2 budaya tertib lalu lintas sejak dini
    trims infonya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: