SDN MANGUNHARJO VI KEMBALI WAKILI PROBOLINGGO DI TINGKAT PROVINSI


Rabu kemarin, (24/7) seharusnya menjadi hari libur Lebaran bagi siswa-siswa sekolah dasar, tapi tidak demikian dengan warga sekolah SDN Mangunharjo VI. Sekolah yang terletak di jalan Basuki Rahmat, samping Dinas Pendidikan ini, tampak masih berkegiatan sebagaimana biasa. Sebab di hari tersebut, tengah berlangsung Penilaian Lomba Gugus Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Kedatangan Tim Penilai Lomba Gugus di aula SDN Mangunharjo VI, disambut langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Probolinggo, Endro Suroso, dihadiri juga oleh Kabid Pendidikan Dasar, Ka. UPT TK & SD, Koordinator Pengawas serta para Pengawas TK/SD Gugus 06 di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Probolinggo. Tim yang terdiri dari 3 orang (meliputi: Moh, Ludfi, Qomarudin, Abdul Manan), selepas acara seremonial berupa sambutan-sambutan, langsung memulai presentasi mereka mengenai faktor-faktor  dan standar-standar apa saja yang nantinya mereka pakai untuk melakkukan penilaian.

“Saya sendiri, Moh Ludfi, akan menilai mengenai KBM (Kegiatan Belajar Mengajar, red.). Sebelah saya, ada Bapak Qomarudin, akan menilai tentang manajemen gugus dan sekolah. Nah, yang berikutnya, Pak Abdul Manan, Sarklas (Sarana dan Prasarana Kelas, red.) dan PSM (Peran Serta Masyarakat)” Ujar Moh. Ludfi, Ketua Tim Penilai Lomba Gugus Tingkat Provinsi Jawa Timur.

“Ibarat membuat teh, komposisi antara daun teh, air dan gulanya itu harus seimbang. Maksudnya, kalau mau menang, antara berdoa dan berusahanya harus seimbang” Begitulah jawaban Moh Ludfi, saat ditanya Suara Kota mengenai kans Kota Probolinggo meraih penghargaan tersebut.

“Tapi, menang tidak menang harus tetap semangat dalam menjaga ritme kinerja. Harus tetap memberikan sumbangsih yang terbaik bagi masyarakat.” Lanjut Moh. Ludfi.

Dari 25 gugus yang ada di Kota Probolinggo, SDN Mangunharjo VI termasuk dalam Gugus 06, yang terdiri dari enam sekolah dasar. SDN Mangunharjo VI bertindak sebagai SD inti sedang lima SD lainnya, meliputi: SDN Wiroborang I, II, III dan IV juga Mangunharjo V dan XII, adalah SD imbas.

Sebelumnya, tim penilai telah berkeliling di 3 kota (Lamongan, Lumajang dan Banyuwangi). Probolinggo adalah kota keempat yang mereka kunjungi.

Leni, salah seorang anggota Paguyuban yang juga mengajar keterampilan, sempat ditanyai oleh Tim Penilai mengenai jenis keterampilan yang diajarkan kepada siswa. Bahkan Leni juga sempat disarankan agar keterampilan yang diajarkannya tersebut tidak hanya diajarkan di sekolah inti saja, tapi juga dapat disebarkan pada sekolah-sekolah imbas.

“Saya sempat ditanya oleh Tim, keterampilan wujudnya apa?” Ujar Leni, yang putrinya duduk di kelas 4, sambil menunjukkan beberapa keterampilan daur ulang limbah bekas kepada Suara Kota. “Tim juga menyarankan agar tidak hanya di SD Mangunharjo VI saja yang di ajari.” Lanjut Leni.

Ditanya soal harapan, Kadispendik Endro Suroso, tetu mengharapkan SDN Mangunharjo VI dapat kembali meraih prestasi.

“Harapan saya, Mangunharjo VI dapat kembali meraih prestasi seperti sebelum-sebelumnya. Setelah kemarin, juga telah mengharumkan nama Probolinggo di tingkat nasional, Juara Harapan III, lewat KMDM (Kecil Menanam Dewasa Memanen). Kali ini juga harus mampu menjadi wakil Jatim di event Gugus.” Tandas Endro Suroso mengakhiri pembicaraannya dengan Suara Kota. (tby)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: