WALIKOTA SURABAYA JADI PEMBICARA DALAM WORKSHOP KANCABA


Bertempat di Puri Manggala Bhakti, Kamis kemarin (30/6) berlangsung “Workshop Peningkatan Peran Elemen Masyarakat dalam Mengakselerasi Pembangunan Menuju Kota Berkelanjutan”. Acara yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, atau sesaat setelah Walikota Probolinggo, H.M. Buchori, SH. M.Si membuka dan meninjau secara langsung pelaksanaan Job Market Fair (JMF) di BLK Dinas Tenaga Kerja Kota Probolinggo, dihadiri oleh 105 undangan yang terdiri dari instansi pemerintah, Ketua Komisi I, II,III DPRD, Pelaku Usaha, Perbankan, LSM, dan Perguruan Tinggi.

Workshop yang digelar oleh Bapeda ini bertujuan sebagai pemberdayaan peran serta masyarakat masyarakat dalam pembangunan.

“Maksud dan tujuan diselenggarakannya Workshop “Peningkatan Peran Elemen Masyarakat Dalam Mengakselerasi Pembagunan Menuju Kota Berkelanjutan” adalah agar setiap penyusunan perencanaan pembangunan dan pelaksanaan pembangunan senantiasa berdasarkan asas pemberdayaan masyarakat dan selalu mengutamakan kelestarian lingkungan serta munculnya ragam solusi yang dapat membantu Pemerintah untuk pemecahan masalah pembangunan di Kota Probolinggo.” Ujar Budi Kris, Kepala Bappeda Kota Probolinggo dalam laporannya kepada Walikota Probolinggo.

Dalam sambutannya Walikota Buchori menyitir surat Al-Baqoroh 218 yang bercerita mengenai hijrah. “Hijrahlah di jalan Allah agar memberoleh rahmat. Maksudnya, kegiatan ini adalah wujud perubahan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Probolinggo. Dan semoga dengan perubahan baik ini, kita semua dapat beroleh rahmat.”

Pada kesempatan itu juga, Walikota Buchori juga mengingatkan kembali para undangan yang hadir mengenai tujuan reformasi. “Dua poin penting dalam pelaksanaan reformasi adalah pelaksanaan demokratisasi dan desentralisasi daerah. Dua hal tersebut tertuang dalam wujud otonomi daerah, dan itu boleh-boleh saja, wajar, sah-sah saja asal tidak kebablasan dan tidak berdiri di atas kepentingan pribadi.”

Untuk sesi pertama, workshop yang dipandu oleh Kepala Dinas Perijinan, Tartib Gunawan, menghadirkan Direktur Otonomi

Daerah dari Bappenas, Deddy Koespramoedyo dengan materi presentasi mengenai Perencanaan Pembangunan Berwawasan Lingkungan Menuju Kota Berkelanjutan dan Guru Besar Universitas Wisnuwardhana Malang, Prof. Soenyono, SH., M.Si. dengan Rekontruksi Pemberdayaan Masyarakat dalam Rangka Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Pembangunan sebagai materi presentasinya.

Sesi kedua yang dimulai setelah jam istirahat makan siang, sekitar pukul 13.00 WIB, menghadirkan langsung Walikota Surabaya, Ir. Tri Rismahartini, MT., sebagai narasumber. Dimana di dalam kesempatan ini, tampak Wawali Bandyk Soetrisno sendiri yang bertindak sebagai moderator. Materi presentasi Risma (panggilang Tri Rismahartini, red.) siang itu berbicara mengenai Perencanaan Pembangunan Perkotaan Melalui Pendekatan Skateholder.

Penyampaian presentasi Risma yang berlangsung guyub dan cair tentunya mengundang antusiasme dari para peserta workshop. Bahkan sangking antusiasnya, workshop yang semula dijadwalkan berakhir pada pukul 14.00 WIB, molor hingga satu jam.

Beberapa pertanyaan sempat ditanyakan oleh peserta kepada Walikota Surabaya diantaranya adalah mengenai konsep car free day, cara menghadapi pemuda yang mau enaknya tapi susah kerjanya, konsep pembangunan berwawasan lingkungan hidup dan peraturan mengenai waralaba.

Workshop ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangkaian pelaksanaan Kancaba (Pekan Perencanaan Pembangunan) 2011 yang dikemas dalam 4 agenda kegiatan, yakni: Pemeran Produk UKM & Protex, Jasmas, Workshop dan Jalan Sehat. (tby)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: