FINALIS MISS INDONESIA JADI JURI KANG YUK


Kang Yuk 2008

suasana Grand Final Pemilihan Duta Wisata Kang Yuk Kota Probolinggo 2008

Setelah dua tahun vakum, akhirnya tahun ini ajang Pemilihan Duta Wisata, Kang Yuk Kota Probolinggo Tahun 2011 kembali digelar. Bahkan untuk lebih menyemarakkan serta mendongkrak kembali minat generasi muda Kota Probolinggo untuk turut berpartisipasi di dalamnya Pemkot Probolinggo juga bakal mendatangkan juri tamu asal Jawa Timur yang dulunya pernah masuk dalam 10 besar Miss Indonesia 2009. Tak hanya itu, pendaftaran yang semula ditutup tanggal 21 Mei pun kini diperpanjang hingga tanggal 15 juni 2011

“Dua tahun vakum, pasti sedikit menimbulkan efek enggan di masyarakat. Apalagi bagi pemuda Kota Probolinggo. Nah, kita pengennya, memberi sesuatu sentuhan yang spesial, sentuhan yang menarik. Biar ada greget. Ya, Miss Indonesia inilah salah satu daya tariknya.” ujar Moch. Hariyono, Kabid Pariwisata di Dinas Pemuda, Olah Raga, Budaya dan Pariwisata (Dispobpar) Kota Probolinggo.

Seperti tahun-tahun lalu, Kang Yuk Kota Probolinggo kali ini pun digelar dengan tujuan mencari perwakilan anak-anak muda Kota Probolinggo yang mencintai, mengetahui dan memahami potensi pariwisata Kota Probolinggo, punya ide menarik untuk mengembangkan potensi wisatanya, serta dapat menjadi publik speaker yang dapat mempromosikan potensi pariwisata Kota Probolinggo ke ajang yang lebih luas lagi.

“Tentunya proyeksi kami (Dispobpar, red.) kedepan adalah terciptanya duta-duta wisata Kota Probolinggo yang mampu menjadi perpanjangan tangan dari dinas, juga wakil dari seluruh warga masyarakat, untuk dapat mempromosikan potensi wisata yang dimiliki oleh kota Probolinggo. Lebih dari itu, kami juga berharap, Kang Yuk Kota Probolinggo tahun ini dapat menjadi juara di level berikutnya. Di Raka-Raki Jatim 2012.” terang Hariyono.

Lebih lanjut, Hariyono pun menjelaskan, bahwa syarat dan kriteria Kang Yuk untuk tahun ini lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya. Semisal untuk tinggi badan peserta, peserta putra (Kang), tahun ini minimal adalah 170 cm, sedang untuk peserta putri (Yuk), tinggi badan minimal adalah 162 cm.

“Selain itu, untuk penentuan 5 besar, bagi 10 besar finalis Kang Yuk yang lolos seleksi sampai di babak karantina, finalis diwajibkan untuk membuat dan mempresentasikan tentang kebudayaan dan pariwisata di Kota Probolinggo.” lanjutnya.

Hal yang senada juga disampaikan oleh Nani Kastib, EO Kang Yuk Kota Probolinggo 2011. “Selain materi dan kriteria Kang Yuk, dalam hal penampilan Kang Yuk Kota Probolinggo tahun ini juga baru. Sekarang kita sudah punya batik Probolinggo. Jadi yang dulu-dulunya kain batik Madura memakai kain, sebong dan udengnya dari bahan kain batik Probolinggo.”

Berbicara tentang Kang Yuk tentunya tak telepas dari stigma masyarakat bahwa Kang Yuk selama ini hanyalah sebagai “pembawa nampan” dan “pengalung bunga”. Percuma lah ada pemilihan yang menghabiskan dana jutaan rupiah, seleksi yang demikian ketat, toh jatuhnya juga sebagai pemanis belaka. Disinggung soal itu, Dispobpar pun, melalui Gatot Hari, Kasi Pengembangan Pariwisata di Dispobpar Kota Probolinggo, memberikan jawabannya. “Kami tak ingin stigma seperti itu terus berlaku di masyarakat. Mangkannya kami sudah mempersiapkan anggaran khusus juga agenda-agenda rutin bagi pembinaan mereka kedepan.” (tby)

Harapan-harapan pelaksanaan KANG YUK 2011:

ADANYA KEBERSAMAAN PROGRAM

“Adanya kebersamaan program antara Pemerintah, Kang Yuk dan Pelaku Wisata. Dan ketiganya ini harus sinergi. Pemerintah membutuhkan ide-ide kreatif Kang Yuk untuk mengembangkan kepariwisataan yang ada di kota. Kita tahu bersama lah, Kota Probolinggo ini minim sekali destinasi alamnya. Jadi harus ada upaya-upaya dan ide kreatif dari bawah, dari masyarakat, utamanya dari Kang Yuk untuk memaksimalkan dan “menjual” potensi wisata yang ada. Pemerintah pun berharap, Kang Yuk bisa menjadi utusan yang dapat dibanggakan dan menjadi duta untuk menyampaikan kepariwisataan yang ada di Kota Probolinggo.” Moch. Hariyono, S.Sos., M.Si., Kabid Pariwisata di Dinas Pemuda, Olah Raga, Budaya dan Pariwisata (Dispobpar) Kota Probolinggo.

CUMA 5% SAJA

“Selama ini saya nilai, cuma punya 5 % saja Kang Yuk yang benar-benar mengerti tugas dan fungsinya sebagai seorang Duta Wisata. Ada ataupun tidak ada program pemerintah, mestinya Kang Yuk daat menjadi pribadi yang mandiri untuk selalu bisa mengambil bagian dalam kegiatan promosi kepariwisataan kota. Bukan berarti selesai masa tugas terus selesai, tetapi betul-betul harus terus berbuat.” Nani Kastib, EO Kang Yuk 2011, Penggiat Batik Probolinggo.

TAK HANYA JAGO CATWALK

“Kang Yuk kedepannya bukanlah orang-orang yang hanya jago catwalk dan penampilan saja, tapi juga memiliki kemandirian, penguasaan media dan publik speaking, serta memiliki pengetahuan yang luas tentang dunia pariwisata. Tak hanya Probolinggo, syukur-syukur kalau bisa skala nasional juga. Maka tak salah kan kalau saya pribadi berharap, mereka yang nantinya jadi Kang Yuk, bisa magang jadi tour guide di biro-biro travel. Biar lebih paham mengenai permasalahan kepariwisataan yang ada.” Jaka Mahendra, Ketua Paguyuban Kang Yuk Kota Probolinggo

PENINGKATAN KREATIVITAS

“Selama ini kesannya pedes-pedes sambel. Terutama tentang kekompakan dan kebersamaan di dalam Paguyuban. Nah, inilah yang perlu ditingkatkan antar sesama alumni Kang Yuk. Selain tentunya, peningkatkan kreatifitas dan peran serta dalam perencanaan pembangunan pariwisata.” Faiz Ibadillah, 5 besar Kang Kota Probolinggo 2006, Staff Bagian Pariwisata di Dispobpar.

PERAN LEBIH

“Berperan lebih. Dalam arti memajukan pariwisata Kota Probolinggo melalui aksi-aksi yang nyata serta usaha-usaha peningkatan kualitas diri individu. Agar sebagai, katakanlah sebuah produk, kualitas diri mereka lebih menjual.” Avicinna Dipayana, masyarakat, Sekretaris Dewan Kesenian Kota Probolinggo.

Advertisements

5 Responses to “FINALIS MISS INDONESIA JADI JURI KANG YUK”

  1. kaendra Says:

    nice article bonx . . .
    boleh minta versi cetaknya gak? 🙂

  2. Siph!
    Dimulai saat ini, Kang Yuk bukan lah simbol belaka.
    Pemuda Kota Probolinggo, kita kembangkan Pariwisata Kota Probolinggo (hingga menjadi nilai ekonomi daerah)…
    salam Pariwisata…!!!
    😉

  3. Siph!
    Salam Pariwisata juga, jeng Vinone Talenta…

  4. muchlis ansori Says:

    dengan adanya kang yuk semua berharap agar generasi muda indonesia umumnya dan kota probolinggo khususnya dapat menjaga , melestarikan, mengembangkan seni dan budaya bangsa ini sebagai kekayaan bangsa yang merupakan suatu identitas dari bangsi kita INDONESIA…ayo pemuda probolinggo kita ikut berpartisipasi dalam mengembangkan seni budaya bangsa indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: