ESCAPE FROM PROBOLINGGO (Days 03)


 

Semarang City Tour – Ambarawa – Probolinggo

Di hari ketiga ini, tentunya tujuan kami adalah Lawang Sewu. Dan… pastinya kembali lagi ke Grejo Mblenduk serta Museum Kereta Ambarawa, dua lokasi wisata yang kemarin tidak bisa kami kunjungi karena kendala waktu. Well, Karena memang tenggat waktu yang mepet, sangat mepet malah, maka segalanya di hari ini harus diatus sedemikian rupa sehingga harus pas, harus tepat waktu.

Kami bangun pagi, mandi-mandi dan segala persiapan lain untuk check out, sarapan dan akhirnya… memutuskan untuk bejalan kaki saja ke Lawang Sewunya, karena memang jaraknya yang dekat dari hotel tempat kami bermalam. Sementara kami berangkat ke Lawang Sewu, kami masih menaruh barang-barang kami di hotel, karena memang belum masuk waktu check out.

Dan beginilah perjalanan kami dimulai…

 

IMG_1663berpose dulu di Kantor Walikota Semarang (yaelahhhh….)

 

Lawang Sewu…

 

View albumView albumView albumView albumView albumView albumView albumView albumView albumView album

 

Dari Lawang Sewu, tanpa membuang waktu, kami naik bus kota ke arah Greja Mblenduk. Kami turun di Jembatan (ga tau itu nama lokasi atau jembatannya apa. sebab orang-orang di sana bilangnya ya cuma “Jembatan” gitu aja. pokoknya, lokasinya persis di depan pintu masuk Kota Tua Semarang)

IMGP8646suasana Kota Tua, Semarang…

Grejo Mlenduk…

 

 

Kami melihat jam… WOW, IT’S BEEN 12.15!! Sudah saatnya kami cabut dan meninggalkan Kota Semarang ini. Sempat mampir juga di Paragon Plaza untuk membeli beragam cemilan untuk perbekalan dan sempat juga terjadi “kecelakaan” kecil yang memalukan bagiku. #bersemumerah

Ceritanya begini, masuk di Paragon, kami mencari toilet untuk buang air kecil. Karena ga kebiasaan kencing di pisspot, aku memilih bilik-bilik tertutup dengan WC di dalamnya. Nah, selesai buang hajat, dengan segenap rasa ingin tahu dan keusilan yang ada, aku menekan segala tombol yang ada di WC tersebut. tersebutlah sebuah tombol bukannya meluncurkan air jatuh jauh ke dalam lubang WC melainkan meluncur deras ke atas dan membasahi seluruh celanaku. Hmmm… detik berikutnya, aku sudah seperti Mr. Bean. Dengan celana yang masih melekat di tubuh, aku bergerak maju mundur, mengeringkan celanaku yang basah di hand dryer. Smile

DEG… DEG… DEG…
Perjalanan ke arah Ambarawa rupanya harus kami lalui dengan jantung yang turut berpacu melawan laju jam. “Ayo… Pak, cepetan!Entar kami telat lagi.” Begitulah suara hatiku selama di dalam bus. Suara itu berteriak semakin keras saat bus yang kami tumpangi tersebut berhenti-berhenti di tengah jalan untuk mengambil penumpang.

Pukul 13.55, kami masih berada di dalam kendaraan.
Akhirnya… aku pun sampai pada situasi yang pasrah. Terserah deh… kalau misalkan hari ini aku terlambat lagi untuk jadwal kereta wisatanya, berarti aku belum jodoh. Tuhan belum mengijinkanku. Fuuhh… Pasrah. Benar-benar pasrah.

Smile Kepasrahan itu berbuah senyum. Pukul 14.15 kami sampai di pertigaan Palagan. Puji Tuhan! 15 menit tersisa. Waktu yang benar-benar harus kami manfaatkan dengan baik. Kami berjalan kaki, setengah berlari menuju Museum.

Tarraaaaa………… kami sampai tepat waktu.

Namun permasalahan untuk bisa menyusuri kebun kopi, menikmati selasar Rawa Pening dengan menggunakan kereta wisata kuno berbahan bakar air dan bertenaga uap, tak berhenti di situ saja. Tiket untuk kereta terakhir sudah terjual habis. Maklum, musim liburan. OMG! Aku dah hampir putus asa. Kuputar otak. Sekarang saatnya untuk menggunakan keahlian merayuku. Kurayu petugasnya demi mendapatkan tiket kereta tersebut. Kukatakan padanya bahwa kami dari jauh… kami turis dari luar kota yang harus kembali lagi ke tempat ini karena kemarin tak dapat tiket kereta. Dapat! Aku berhasil. Awalnya dapat satu, namun dengan berbagai pertimbangan rupanya petugas di sana kembali menambah jumlah penjualan tiketnya sore itu. Puji Tuhan lagi!!

 

Museum Kereta Ambarawa…

 

menintasi dan menyempatkan diri berfoto di Monumen Palagan Ambarawa…

IMGP8738

 

IMGP8741

Akhirnya setiap perjalanan pun harus berakhir… kami pun juga harus PULANG. Melupakan kenangan-kenangan indah dan menyenangkan masa-masa liburan, kembali pada realitas… bekerja dan melalui hari-hari sibuk kami. Sampai jumpa pada liburan kami berikutnya. Semoga!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: