RSUD MOH. SALEH GELAR PERINGATAN INTERNATIONAL NURSE DAY


 

florence_nightingale

Dalam dunia medis modern, perawat memiliki peranan yang sangat penting sebagaimana tenaga medis lainnya (baca: dokter). Bersama-sama mereka memegang peranan penting bagi kesembuhan pasien secara keseluruhan. Menyadari arti penting peranan itulah, maka Kamis kemarin (12/5), pukul 07.30 WIB, dalam rangka memperingati Hari Keperawatan Dunia / International Nurse Day, RSUD dr. Moh. Saleh menggelar apel khusus yang dipimpin oleh dr. Bambang Agus Suwigyo, M.MKes dan diikuti oleh setiap satuan keperawatan yang ada.

“Melalui kebijakan visi pembangunan yang telah dicanangkan pemerintah dengan MDGs (Milenium Development Goals) pada tahun 2011 ini, salah satu poin penting adalah adanya pelayanan publik yang paripurna. Salah satu bentuk pelayanan publik yaitu pelayanan publik di bidang kesehatan, khususnya dalam hal ini adalah pelayanan kesehatan di rumah sakit dr. Moh. Saleh Probolinggo. Tentunya suatu sistem pelayanan di rumah sakit ini tidak dapat berdiri sendiri. Penting untuk diketahui bahwa suatu system dapat berjalan dengan baik jika seluruh komponen yang berada di dalamnya berjalan dengan baik pula.” Ujar dr. Bambang, Direktur RSUD dr. Moh. Saleh Probolinggo, mengawali arahannya di kegiatan Apel International Nurse Day yang digelar pagi itu.

 

Sejarah mengenai hari keperawatan dunia sendiri tak lepas dari peran Florence Nightingale. Florence Nightingale adalah pelopor perawat modern. Ia lahir di Firenze, Italia dan dikenal dengan nama The Lady with The Lamp atau Perempuan dengan Lampu di Tangan. Florence Nightingale adalah seorang perempuan yang dilahirkan dalam keluarga berada dan tumbuh menjadi perempuan menawan serta memiliki masa depan yang cerah. Namun bagaimanapun juga, penderitaan yang dilihatnya semasa peperangan di semenanjung Krim, Rusia telah menyebabkan hatinya tersentuh melihat penderitaan tentara yang luka dan dibiarkan tergeletak begitu saja dalam rumah sakit yang kotor. Florence Nightingale menghidupkan kembali konsep penjagaan kebersihan rumah sakit dan kiat-kiat sebagai juru rawat. Florence Nightingale memberikan penekanan kepada perhatian yang teliti terhadap keperluan sang pasien.

REnighte

“Perawat dalam system pelayanan di rumah sakit merupakan salah satu ujung tombak berjalannya suatu pelayanan kesehatan. Saat ini perawat menempati hampir 50% dari total seluruh tenaga kerja yang ada di rumah sakit ini. Maka dari itu, tidak berlebihan jika pada peringatan International Nurse Day hari ini kita mengambil tema PERAWAT KOTA PROBOLINGGO SIAP MEMBERIKAN PELAYANAN KEPERAWATAN YANG BERMUTU KEPADA MASYARAKAT.” Lanjut dr. Bambang Agus.

Disadari dr. Bambang bahwa tema diatas merupakan suatu tantangan bagi seluruh tenaga keperawatan yang ada. Seluruh perawat di Kota Probolinggo dituntut untuk memberikan pelayanan yang optimal, dan lebih bermutu dari sebelumnya kepada warga masyarakat.

“Perawat merupakan pelaksana bidang kesehatan yang utama karena kita mengetahui, bahwa perawat adalah salah satu pelayanan yang memberikan pelayanannya selama 24 jam. Oleh sebab itu, kita sebagai perawat harus selalu meningkatkan performa baik dari segi pengetahuan, keilmuan, ketrampilan dan etika untuk lebih baik dan lebih baik lagi ke depannya.” Imbuhnya.

“Saat ini, masyarakat kita lebih kritis lagi terhadap pelayanan di bidang kesehatan. Dan sebagai jawaban dari tuntutan tersebut, kita sebagai perawat harus memberikan pelayanan yang terbaik mulai dari pelayanan di IRD sampai dengan pelayanan di ruangan rawat inap tanpa membedakan status dari pasien yang kita rawat. Baik pasien umum maupun pasien dengan Jamkesmas.” Pesan dr. Bambang Agus terhadap puluhan perawat yang mengikuti apel pagi itu.

“Memang, untuk mewujudkan hal tersebut membutuhkan banyak pengorbanan waktu, tenaga, bahkan sampai dengan materiil. Pengorbanan yang terus menerus kita lakukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Saya berharap, dengan adanya banyak pelatihan yang diadakan oleh pihak managemen rumah sakit, performa perawat, khususnya performa perawat di RSUD dr. Moh. Saleh dapat meningkat, sehingga mutu pelayanan yang kita berikan sejalan dengan tujuan pemerintah yang telah dicanangkan dalam MDGs.” Pungkasnya.

Agenda pagi itu kemudian dilanjutkan dengan membagikan balon kepada para pasien anak-anak yang berada di ruang Mawar sebagai sebuah simbol harapan bahwa tenaga keperawatan nantinya lebih humanis dalam mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya. (tby)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: