NELAYAN TAK MELAUT DAPATKAN BANTUAN BERAS


Bertempat di Ruang Pertemuan Nelayan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Kota Probolinggo, kemarin (13/4), pukul 09.00 WIB, tengah berlangsung Penyaluran Beras Pemerintah Kepada Nelayan yang Tidak Melaut Karena Cuaca Buruk.

Acara yang digagas oleh Dinas Sosial Kota Probolinggo ini juga dihadiri langsung oleh Wawali, Drs. H. Bandyk Soetrisno, M.Si.; Ketua DPRD, HM. Sulaiman; Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Matalil dan Kepala Dinas Sosial, H. Maksum Subani, SH. M.MPd.
Dalam laporannya Maksum Subani menyampaikan bahwa penyaluran bantuan beras ini diberikan kepada 2354 KK nelayan di Kelurahan Mayangan, Kelurahan Sukabumi dan Kelurahan Ketapang yang dalam beberapa bulan ini tidak dapat melaut dikarenakan kondisi cuaya yang tidak menentu dengan jumlah total 65,912 ton beras, atau sekitar 28 kg/KK.

Sementara itu dalam sambutannya, Wawali Bandyk mengingatkan kepada nelayan agar selalu waspada saat sedang melakukan aktivitas melaut, dikarenakan akhir-akhir ini cuaca tidak menentu dan kurang bersahabat.

“Akhir-akhir ini memang banyak sekali bencana. Tak hanya jumlahnya, tapi modelnya pun banyak. Banjir, puting beliung, tsunami, bahkan yang terbaru adalah bencana ulat bulu. Untuk itu saya himbau kepada Bapak-Bapak, Sampeyan yang hadir di sini, agar lebih berhati-hati kalau melaut. Keluarga yang di rumah menunggu Sampean.” Pesan Wawali Bandyk dalam sambutannya.

Lebih lanjut Wawali juga berharap agar bantuan yang diberikan oleh pemerintah dapat bermanfaat bagi keberlangsungan hidup dan kesejahteraan para nelayan.

Dalam sambutan yang berlangsung komunikatif dan penuh kekeluargaan itu, Wawali juga bertanya kepada para nelayan yang hadir, apakah para nelayan telah memanfaatkan PPP untuk membongkar hasil tangkapannya. Rupanya dengan serentak, para nelayan tersebut berteriak “Belum!!!”

Mendengar hal tersebut Wawali menghimbau dan berharap agar para nelayan dapat mengikuti aturan yang ada karena ke depan harapannya tentu juga dapat meningkatkan taraf perekonomian para nelayan sendiri.

“Pemerintah telah menyiapkan tempat (PPP, red.) agar dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Tentu harapannya adalah semakin banyak nelayan Kota Probolinggo yang membongkar hasil tangkapannya di tempat ini. Ke depan tentunya ini akan meningkatkan taraf perekonomian masyarakat. Karena, sebut saja, paling tidak kota kita (Probolinggo, red.) menjadi jujugan dari tamu-tamu dari luar kota yang akan belajar mengenai pengelolaan pelabuhan yang baik. Jumlah tamu bertambah, maka perputaran uang, perputaran roda perekonomian akan terjadi, dan ini imbasnya kembali lagi kepada masyarakat di sekitar tempat itu.” Jelas Wawali panjang lebar.

Saat Suara Kota bertanya kepada Darmanto (36), salah seorang nelayan yang hadir dan mendapatkan bantuan pagi itu, mengenai harapannya kepada pemerintah, Darmanto yang sudah tak melaut selama 1 bulan ini berharap agar pemerintah dapat melakukan penertiban terhadap junggrang (kapal berukuran besar) yang menangkap ikan di bibir pantai dan memperbaiki kondisi ekosistem laut yang ada.

“Kondisi laut yang ada mulai rusak. Banyak karang-karang yang rusak dikarenakan junggrang-junggrang. Ini merugikan para nelayan tradisonal. Kami berharap pemerintah dapat menertibkan junggrang-junggrang ini” Harap Darmanto.
Menutup wawancara, Darmanto pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Probolinggo yang telah diterimakan kepada dirinya dan keluarga. (stebby)

Advertisements

One Response to “NELAYAN TAK MELAUT DAPATKAN BANTUAN BERAS”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: