KEHADIRAN GUS IPUL DALAM ACARA PUNCAK PERINGATAN HARLAH IPPNU KE-56


“Perempuan jangan kalah dengan laki-laki. Perempuan harus memiliki andil dan peran dalam kemajuan globalisasi dengan berlandaskan iman, moral dan teknologi.” Kurang lebih begitulah yang dapat kita petik dari sambutan Gus Ipul, orang nomer 2 di Jawa Timur, yang sengaja hadir dan menyempatkan diri untuk datang ke Kota probolinggo dalam rangka menghadiri acara puncak peringatan Harlah IPPNU (baca: Hari Lahir Ikatan Pelajar Putri Nadlatul Ulama) Ke-56 dan Penobatan Duta Pelajar Putri Sehat Jawa Timur 2011.

Rangkaian kegiatan harlah yang dilaksanakan selama tiga hari (11-13 Maret 2011), diawali dengan beragam kegiatan, di antaranya: Green Camp (Kemah Pelajar) se-Jatim yang ditempatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo yang di dalamnya digelar pula Lomba Debat Bahasa Inggris dengan tema Aswaja (Alussunah wal jamaah), Lomba Mading dengan tema Lingkungan Hidup dan proses penyeleksian 10 finalis dari 42 perwakilan Duta Pelajar Putri Sehat 2011 se-Jawa Timur.

Puncak acara yang digelar di Puri Manggala Bakti, Kantor Walikota Probolinggo dengan tema “Memperkokoh Semangat IPPNU dalam Gerakan Finalisasi Pelajar” sekitar pukul 20.00 WIB tersebut juga mengundang Walikota Probolinggo, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Kepala SKPD, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur (Komisi E), perwakilan dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Provinsi Jawa Timur, Asisten Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Jawa Timur serta Ibu Wakil Gubernur, Fatma Syaifullah Yusuf dan juga sekitar 190 perwakilan IPPNU dari 38 Kota/Kabupaten yang ada di Jawa Timur.

Dalam laporannya, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) IPPNU Jawa Timur, Robiah al Adawiyah, S.Pd.I, menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakannya Pemilihan Pelajar Putri Sehat yang baru diadakan untuk pertama kalinya dalam peringatan harlah ke-56 tahun ini adalah agar para pelajar putri dapat menjadi duta, menjadi pelopor dan perwakilan bagi teman-teman sejawatnya serta dapat memberikan mereka pemahaman tentang Kesehatan Reproduksi Remaja (KKR).

“Adapun tujuan dari Pemilhan Pelajar Putri Sehat 2011 adalah agar para pelajar putri dapat menjadi duta, menjadi pelopor dan perwakilan bagi teman-teman sejawatnya serta dapat memberikan mereka pemahaman tentang Kesehatan Reproduksi Remaja (KKR). Dan nantinya, dalam keberlanjutan program tersebut, siapa saja yang terpilih dan menyandang gelar sebagai Pelajar Putri Sehat 2011 akan disertakan dalam kampanye kesehatan di 100 Ponpes yang tersebar di Jawa Timur.” Ujar Robiah di hadapan para undangan yang hadir dan 48 Perwakilan Duta Pelajar Putri Sehat 2011 se-Jawa Timur yang pernah mendapatkan pelatihan KKR di Pusdiklat Ma’arif, Surabaya.

Tentunya tujuan dan harapan dalam laporan yang disampaikan oleh perempuan asal Jember yang tengah menanti kelahiran putra pertamanya tersebut sangat bersinergi dengan visi dan misi BPPKB Provinsi Jawa Timur, sehingga lewat perwakilannya, Mimin Suparmi, BPPKB Jatim memberikan dukungan yang sepenuhnya terhadap kegiatan ini.

Saat diminta untuk memberikan sambutan oleh panitia, Walikokta Probolinggo, HM. Buchori, SH., M.Si., menekankan tentang pentingnya perubahan. “Perubahan itu  penting. Perubahan itu merupakan perintah yang ada di dalam kitab suci Al Qur’an” ujar Walikota Buchori sambil menyitir bacaan dari QS. Ar Rad: 11 bahwasannya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum tersebut sendirilah yang mengubah apa yang ada dalam diri mereka.

Adanya kegiatan Green Camp dan Penobatan Pelajar Putri Sehat yang baru pertama kalinya diadakan dalam tahun ini, dan juga memilih Kota Probolinggo sebagai tempat pelaksanaannya, merupakan bentuk jawaban PW IPPNU terhadap perubahan itu. Tentunya perubahan ke arah yang lebih baik.

“Kami memilih Kota Probolinggo sebagai tuan rumah karena kami melihat dari PC (Pimpinan Cabang, red.) IPPNU di Kota Probolinggo exist. Dan juga pemerintahannya. Pemerintah Kota Probolinggo sangat proaktif dan mendukung adanya kegiatan seperti ini (kegiatan kepemudaan, red.)” Jelas Robiah al Adawiyah di tengah-tengah kesibukannya untuk menyambut tamu-tamu yang hadri kepada Suara Kota.

Untuk harlah ke-56 kali ini, perwakilan pelajar putri Kota Probolinggo berhasil menggondol Juara I dalam Lomba Mading yang diberikan atas nama Hikmah, Yayuk dan Romlah atas karya mading 3 dimensinya yang berjudul Probolinggo Peduli Lingkungan. Selain itu, perwakilan pelajar putri Kota Probolinggo juga berhasil membawa pulang trophy Juara III dalam lomba Fashion Show dan hanya masuk dalam 10 besar Putri Pelajar Sehat Jawa Timur 2011 yang tahun ini diraih oleh Nurul Hidayati dari Kab. Pasuruan. (stebby)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: