ROAD SHOW BSP2S, MEMBANGUN BERSAMA RAKYAT


Pembangunan perumahan dan permukiman rakyat di Kota Probolinggo memang masih dihadapkan pada tiga permasalahan pokok, diantaranya: keterbatasan penyediaan rumah, meningkatnya jumlah rumah tangga yang menempati rumah tidak layak huni dan bertambahnya permukiman kumuh. Menyikapi permasalahan itulah, Pemerintah Kota Probolinggo selalu berupaya untuk konsisten dalam memperjuangkan nasib warga masyarakatnya, terutama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui beragam program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Perumahan Rakyat

Di tahun 2010 lalu, konsistensi ini pun ditunjukkan oleh Pemerintah Kota Probolinggo melalui 2 progam pembangunan perumahan dan pemukiman rakyat.

Selain telah berhasil menggandeng Kementrian Pekerjaan Umum dalam wujud pembangunan Rusunawa Bestari II, Pemerintah Kota Probolinggo juga telah bersinergi dengan Kementrian Perumahan Rakyat melalui program hibah Bantuan Stimulan Pembangunan Perumahan Swadana (BSP2S) berupa Pembangunan Baru (PB), Peningkatan Kualitas (PK) dan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU).
Khusus untuk program hibah BSP2S sendiri, program ini dilaksanakan memalui beberapa tahapan kegiatan, di antaranya: musyawarah, usulan kelompok masyarakat dan pendampingan berupa stimulan untuk mendorong sinergi dan kapasitas berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan perumahan swadaya di Kota Prbobolinggo.

Dan ketika pelaksanaan fisik pada program BSP2S ini telah rampung tepat waktu sesuai dengan agenda kegiatan progam per tanggal 31 Desember 2010, maka Rabu kemarin (9/2), bertempat di Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo, dilaksanakan Road Show Kegiatan Bantuan Stimulan Pembangunan Perumahan Swadana (BSP2S) Kota Probolinggo Tahun 2011 yang tujuannya untuk meninjau secara langsung apakah pelaksanaan program tersebut sudah berjalan dengan baik dan lancar atau tidak.

Hadir dalam kesempatan tersebut, antara lain: Walikota Probolinggo, HM. Buchori, SH., M.Si.; Ketua Komisi C Kota Probolinggo, Haris Nasution; Sekda Kota Probolinggo, Drs. H. Johny Haryanto, M.Si.; Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Drs. Matalil, para Kepala SKPD, Ketua Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) “Amanah”, Pokja BSP2S dan PKP Kota Probolinggo, Camat dan Lurah serta masyarakat penerima bantuan BSP2S.

Dalam Selayang Pandang Program BSP2S yang disampaikan oleh Kepala Bappeda Kota Probolinggo, Ir. Budi Krisyanto, M.Si. juga memaparkan Rekapitulasi Kegiatan BSP2S Kota Problinggo 2010 yang tersebar merata di 5 Kecamatan yang ada di Kota Probolinggo. Dimana untuk Pembangunan Baru (PB) sebanyak 50 unit dengan alokasi dana Rp. 500.000.000,-; Peningkatan Kualitas (PK) sebanyak 100 unit dengan alokasi dana Rp. 500.000.000,-; serta Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum di Kelurahan Sumber Taman senilai Rp. 80.000.000,-.

“Kecamatan Mayangan terdapat 8 unit PB dan 9 unit PK; Kecamatan Kanigaran 14 unit PB dan 21 unit PK; Kecamatan Kademangan 12 unit BB dan 17 unit PK; Kecamatan Wonoasih 16 unit PB dan 40 unit PK dan di Kecamatan Kedopok terdapat 13 unit PK serta pembangunan PSU berupa paving jalan lingkungan di Kelurahan Sumber Taman.” Jelas Budi Krisyanto

“Ke depan, Kota Probolinggo telah mengirimkan Proposal pengajuan BSP2S tahun 2011 dengan rincian 1000 rumah tidak layak huni yang tersebar di 5 Kecamatan serta 25 lokasi PSU yang tersebar di 3 Kecamatan (Mayangan, Kanigaran dan Wonoasih, red.).” Lanjut Budi Krisyanto dalam laporannya kepada Walikota Buchori.

Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB tersebut, kemudian dilanjutkan dengan Presentasi Hasil BSP2S oleh Ketua BKM “Amanah” dan ucapan terima kasih dari warga, Ketua Kelompok Swadana Masyarakat (KSM) dari Program BSP2S tersebut.

“Kami berterimakasih kepada pemerintah, Kepada Bapak Buchori juga Bapak Happy selaku Koordinator BKM “Amanah” yang selalu setia mendampingi KSM dalam kegiatan BSP2S, dan yang telah memberikan bantuan stimulan untuk pembangunan rumah kepada kami. Mudah-mudahan program bantuan stimulan ini dapat terus berlanjut karena banyak saudara kita yang hidupnya masih di bawah garis kemiskinan.” Ujar Bapak Alriman, warga Kelurahan Pilang yang mendapatkan bantuan PB dalam program BSP2S.
Memulai sambutannya, Walikota Buchori sedikit menjelaskan kembali kepada para undangan yang hadir tentang tujuan program BSP2S.

“Dalam rangka mengurangi jumlah masyarakat yang selama ini menempati rumah-rumah tak layak huni perumahan kumuh atau menggunakan aset-aset pemerintah, Pemerintah melakasanakan beragam program. Salah satunya adalah bekerjasama dengan Kementrian Perumahan Rakyat melalui program BSP2S.” Ungkap Walikota Buchori saat memulai sambutannya.

Lebih lanjut Walikota Buchori juga mengungkapkan kebanggaannya karena salah satu program pembangunan perumahan rakyat di Kota Probolinggo, khususnya pembangunan rusunawa merupakan salah satu pembangunan perumahan rakyat yang dinilai berhasil di Indonesia.

“Rusunawa di Kota Probolinggo memang benar-benar dipakai dan dimanfaatkan oleh masyarakat kecil. Tidak seperti yang ada di Surabaya, Menado atau bahkan Medan. Bangunannya ada tapi tidak berpenghuni.” Jelas Walikota Buchori mengenai perbedaan antara proyek Rusunawa Bestari yang ada di Kota Probolinggo dengan rusunawa lainnya yang ada di kota-kota besar seperti Surabaya, Menado dan Medan.

Walikota Buchori juga tak lupa berpesan kepada BKM “Amanah” selaku tim pelaksana dalam proyek BSP2S ini untuk selalu bekerja dengan iklas.

“Bila dilaksanakan dengan iklas, segala kegiatan itu mengandung ibadah. Apalagi ini (BSP2S, red.), kegiatan yang bener-bener buat rakyat kecil, pastinya mengandung nilai ibadah yang sangat mulia” Pesan Walikota Buchori.

Dalam kesempatan tersebut, sebagai wujud apresiasi terhadap masyarakat penerima bantuan program BSP2S, Walikota Buchori juga memberikan bantuan berupa fasilitas IMB gratis yang diterimakannya langsung kepada 5 orang perwakilan warga masyarakat yang hadir pada kegiatan Road Show BSP2S pagi itu.

Setelah acara seremonial, rombongan Road Show BSP2S yang dipimpin oleh Sekda Johny Hariyanto bergerak untuk meninjau lokasi di 12 titik realisasi program BSP2S. 2 unit rumah di kawasan Wonoasih, 2 PSU berupa pemavingan jalan desa di daerah Sumbertaman, 7 unit rumah di wilayah kelurahan Sukorjo dan berakhir pada 1 unit PK di jalan Ikan Tongkol-Mayangan. (stebby)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: