STAN BI DI MPS2 EPISODE 1 TAHUN 2011


Dalam setiap gelaran Morning on Panglima Sudirman Street (MPS2), Pemerintah Kota Probolinggo selalu menghadirkan beragam terobosan -sebagai bentuk inovasi dan sarana informasi teraktual bagi warganya. Kalau di dalam gelaran MPS2 sebelumnya, salah satu bentuk terobosan dan keunikannya terletak pada penggunaan busana tempo dulu, maka dalam gelaran MPS2 Episode 1 Tahun 2011 yang digelar Minggu kemarin (6/2), terobosan itu dihadirkan dalam bentuk stan Bank Indonesia (BI) yang berjajar bersama 121 stan lainya di sepanjang jalan Panglima Sudirman.

Teguh Dwi Prasetyo, Petugas Layanan Operasional Kas Bank Indonesia, menjelaskan tujuan yang dimiliki oleh BI sejalan dengan tujuan Pemerintah Kota Probolinggo dalam menggelar kegitan MPS2.

“Ini bagian dari program Customer Oriented BI. BI ingin lebih mendekatkan diri dengan masyarakat. Begitupun sebaliknya, Pemerintah Kota Probolinggo ingin agar warganya, tentunya di samping meningkatkan laju perekonomian, ingin agar warga mendapatkan tambahan informasi. Informasi yang baru. Dan salah satu informasi baru yang ingin diberikan pemerintah kepada warga masyarakat Kota Probolinggo adalah informasi tentang keberadaan Bank Indonesia.” Lanjut Teguh.

“Secara singkat Bank Indonesia adalah bank sentral. Dan tentunya sebagai bank sentral, BI mempunyai tugas yang berbeda dengan bank-bank konvensional yang selama ini dikenal oleh masyarakat Kota Probolinggo. BI mempunyai tugas menjaga dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Dimana, untuk mencapai tujuan tersebut, BI didukung oleh tiga pilar yang merupakan tiga bidang tugasnya, yakni menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, serta mengatur dan mengawasi perbankan di Indonesia. BI juga menjadi satu-satunya lembaga yang memiliki hak untuk mengedarkan uang di Indonesia.” Sedikit penjelasan Teguh kepada Suara Kota mengenai tugas dan fungsi pokok bank sentral.

Kali ini, melalui kegiatan rutin triwulanan yang sudah berlangsung sejak tahun 2009, BI membuka beberapa fasilitas yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh pengunjung MPS2. Di antaranya adalah: layanan penukaran uang kecil, konsultasi keuangan dan UKM dengan Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB) dan informasi seputar BI.

“Ada berberapa bentuk layanan yang kami sediakan pagi ini. Diantaranya, BI akan memberikan informasi kepada para pengunjung MPS2 mengenai ciri-ciri keaslian uang rupiah dan bagaimana cara membedakannya dengan uang palsu; melayani penukaran uang kecil dari pecahan Rp. 10.000,- sampai dengan pecahan Rp. 1.000,- baru, baik terhadap uang yang lusuh maupun rusak, termasuk juga bagaimana cara memperlakukan uang yang baik; dan yang terakhir adalah memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat terkait apa itu BI dan bedanya dengan bank-bank konvensional lain yang sebelumnya dikenal oleh masyarakat Kota Probolinggo. Baik itu melalui brosur, leaflet, maupun tayangan edukatif seperti ini.” Jelas Teguh kepada Suara Kota sambil menunjukkan tampilan film animasi yang tengah diputar di sebuah layar slide show.

“Untuk kegiatan penukaran uang kecil sendiri, pagi ini BI menyediakan modal sebanyak 500 juta rupiah.” Imbuhnya.

Dengan mengusung tema “Pemberdayaan Usaha Ekonomi Rakyat dalam rangka Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Kota Probolinggo”, acara MPS2 Episode 1 Tahun 2011 pagi itu dibuka oleh Walikota Probolinggo, H.M. Buchori S.H., M.Si., pada pukul 05.53 WIB. Acara yang dihadiri juga oleh Wawali Bandyk Soetrisno, Forum Koordinator Pimpinan Daerah, Sekda Johni Haryanto, Ketua MUI Kota Probolinggo, Para Asisten, para Pimpinan SKPD serta Ketua Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo, Hj. Rukmini Buchori, S.H. kali ini juga juga menjadi ajang dukungan Pemerintah Kota Probolinggo terhadap gerakan OBIT (One Billion Indonesian Trees) yang dicanangkan oleh Kementrian Kehutanan mulai Februari 2010 lalu. Dan karenanya, secara simbolis Walikota Buchory juga menyerahkan bibit pohon kepada para Camat di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.

Sama seperti gelaran sebelum-sebelumnya, MPS2 yang kali ini di-leading-sector-i oleh DPPKA dan Dinas Pertanian juga dimeriahkan oleh pemberian santuanan (sembako gratis) bagi masyarakat yang kurang mampu, penjualan sembako murah, pemeriksaan kesehatan dan donor darah.

Kedepan, menurut rencana yang dikemukakan oleh Walikota Buchori dalam sambutannya, pelaksanaan MPS2 Episode 2 Tahun 2011 akan dihelat pada tanggal 8 Mei 2011 dengan melibatkan Dinas Pendikan dan Dispobpar sebagai leading sector-nya. Even yang nantinya digelar dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ini juga akan dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Pakde Karwo, dan sekaligus launching Musium Probolinggo. (stebby)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: