mogok di PATI = NASI GANDUL


kalo di Situbondo ada Nasi Kaldu, di Nganjuk ada Nasi Becek, di Pati ada Nasi Gandul

Kejadiannya sungguh kebetulan. Tadi pas Pak Bambang *ketua rombongan tour dari KPRI “Andayani” Mojokerto* minta untuk berhenti sholat Ashar di Alun-alun Pati, aku tidak meloloskan permintaan beliau karena takut macet dan terjadi keterlambatan perjalanan. Lalu kami di dalam bus bercerita-cerita tentang Nasi Gandul. “Panganan koyo opo maneh yo Sego Gandul iku?” kataku dalam hati. Ga enak kalo tanya ke beliaunya. Ntar dikira guide kok goblok.

“Pokok’e aku kudu ngicipi.”

Eh, nggak dinyana, tak seberapa lama dari kejadian itu, BUS 2 yang digawangi oleh Mbak Yuli ada masalah dengan mesinnya dan mengharuskan kami harus berhenti di Pati, di RM. “Sumber Urip”, depan pabrik Kacang Kelinci. Ho… ho… ho…. Keturutan deh yang namanya lidah. Makan Nasi Gandul, sementara orang-orang yang lain menunaikan ibadah Sholat Ashar.

Sekedar lo tau, ternyata yang namanya Nasi Gandul itu adalah penganan yang mirip Nasi Rawon. Cuma rada manis, kuahnya dikit dan pake kecap. Nasi Gandul disajikan di piring yang telah dialasi dengan daun pisang.

Cobain deh kalo kamu mampir di Pati. Pasti ketagihan. Hehehehehehehe….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: