Pesta Kaum Subal se-Jatim


Bener kata SahRu: Senin ini terasa beda. Sepi… Ga ada yang teriak-teriak main basket. Ga ada yang mencak-mencak main remi. Ga ada yang ketawa-ketawa main pingpong, Ga ada yang misuh-misuh main bilyar. I’m gonna miss it all.

Pesta Kaum Subal se-Jatim telah berakhir kemarin. Satu per satu dari kami telah kembali ke kampung halaman masing-masing. BonX pulang ke Probolinggo, VodKa pulang ke Lumajang. SahRu yang ditemani ma Yogi, Rinthow, Huda dan Agung pulang ke Surabaya. Dodik ma Pandu pulang ke Mediun. Angga dan Belinda ke Nganjuk. Rani ke Blitar. Elmo ke Mojokerto. Shasa, Jendra, Putu, Webe, Piere, Ivan dan Ananta pulang ke ……… Mereka pulang ke mana ya??? *bingung* (maaf ya, aku ga tau kalian balik ke mana?) Rone kembali menekuri industri musiknya di Jember. Mas Abdi, Hijrah, Febri, Ratna dan Raka Bima turun gunung. Mereka balik ke Malang. Mas Rian, Riris dan Danis tinggal balik kanan untuk sampe Malang. Yang enak malah P.D. dan Gunawan. Mereka ga usah kemana-mana. Tinggal melangkahkan kaki keluar dari Villa Dewi dan berdiri aja di depan sana. Itu sudah rumah mereka. Hehehehe. Tapi yang pasti keceriaan dan semangat dari acara reuni plus syukuran IRARI 2008 akan selalu terkenang di hati kami masing-masing.

Well, makasih buat Bu Retno, Pak Waskito, P.D. dan Gunawan yang sudah menerima dan menjamu kami semua dengan sangat baik. Sebuah adegan gupuh, suguh lan lungguh yang sempurna. (P.D., nasi pencelnya enak lho!! Kapan-kapan aku pasti nagih lagi kalo aku dateng ke Batu. OK?!)

dua hari sebelumnya…

Pukul 11 siang aku tiba di Terminal Bus Kota Batu. Tak satu orang pun anak Raka-Raki yang kulihat. Kulayangkan pandangan ke jalan raya. Ga ada bus khusus?! Padahal SMS dari Rinthow mengatakan bahwa antara jam 10 sampai 12 sudah harus tiba di terminal, sebab nanti akan ada angkutan yang akan mengangkut kami ke Villa Dewi, tempat syukuran IRARI 2008 berlangsung. Lalu, kulihat ada seseorang berambut panjang yang kukenal. Shasa. Kuhampiri dia dan menyapanya. Lumayanlah, aku ga sendirian lagi. Tambah lagi seorang anak IRARI di sini.

Tak seberapa lama aku melihat Agung turun dari arah barat. Lalu Belinda dari Selatan. (BonX, emang ini acara reunian ato Return of the Condor Heroes, sich??!!). Maka sekarang 4 anak IRARI. Kami tinggal menunggu Ranger Merah untuk menggenapi Megazord kami. Hehehehe. Agung memandu kami ke sebuah warung. Ternyata di sana sudah menunggu Bu Retno, orang dari Disparta Kota Batu, yang semula aku kira ibunya Agung, beserta Pak Waskito dan putriya. Kami diminta untuk mengisi perut kami sambil menunggu anggota IRARI yang lain. Olala… aku baru mudheng sekarang, ternyata aku tuh sampe pertama kali toh?! Dasar anak-anak IRARI, kalo ga terlambat bukan IRARI namanya. (Itulah…….)

Singkat cerita, setelah makan, aku langsung menuju villa. Bermain bilyar dan bercengkrama sambil menunggu anak-anak lain yang datang. Pukul 1 siang rombongan Mas Abdi datang. Selanjutnya Rombonganya Rani. Lalu yang kutunggu-tunggu, adekku nan lebai, Ratna si Mbakyu Kangen Band akhirnya datang juga tempat itu. Well, semakin malam suasana semakin seru dan ramai. Apalagi kami menghabiskan malam itu dengan bermain teplekan, menonton Suster N dan membakar jagung hingga pagi.

sehari sebelumnya…

Bunyi gedubak-gedubuk bola basket yang dimainkan Danis dan udara Kota Batu yang dinginya menusuk-nusuk kulit, membangunkan aku dan satu per satu kawan-kawanku di kamar nomer 7. Si Elmo yang paling akhir bangun. Entah siapa yang mengomando. Pagi itu, sebagian besar penghuni villa berjalan-jalan pagi untuk menikmati keindahan Kota Batu.

Sempat nyasar dan ga tau arah pulang. Untung ada Raka ter-ramah dari Bondowoso, yang sekali lagi maaf aku ga tau namanya, yang sibuk bertegur sapa, beramah-tamah dan bertanya dimana jalan untuk kembali lagi ke villa. Dialah yang akhirnya mengawal kami semua untuk menemukan jalan kebenaran. (BonX, please deh ah… emangnya ini tayangan religi??!!) Kalau aku, terus terang aku sangat menyukai saat-saat ketika kami tersesat dan tidak tau jalan pulang. Hehehehe.

Datang dari JJP (jalan-jalan pagi) kami disambut oleh aroma pecel dan nasi goreng sisa syukuran semalam yang dihangatkan oleh Yogi dan Putu. Mmmmm… mak nyuzzz. Tapi sementara menikmati sarapan, pikiranku agak sedikit melayang. Dengan was-was kucari apa yang menjadi penyebab kegundahanku pagi itu. Ga ada. Ya sudahlah…. Maybe it’s not a perfect time for me. *sambil ngerasa jadi the wrong man in the wrong place*

Setelah mandi, menyapa Rone yang baru datang pagi itu, schedule hari ini adalah kunjungan wisata ke Selecta. Foto-foto telah dan selalu menjadi agenda utama anak-anak IRARI. Ga narsizzz… ga ngexists, katanya. Dan… ketika mau berangkat ke Selecta itulah kegundahanku terjawab.

Mau tau apa isi kegundahanku??? (off the record ae yooo…)

PS1. Lo tau ga, apa yang dijadikan anak2 taruhan main bilyard? *Memandikan Ananta* 😛

PS2. Kok mukanya Jendra ma Danis tuh mirip ya?? Jangan2 mereka jodoh lagi.

PS3. Lewat milis IRARI, Heiji tuh nanya apa artinya ngondek.

PS4. Teteeep…. Artine SUBAL iku opo seh?? Udah 2 tahun aku mencarinya di KBBI.

Advertisements

7 Responses to “Pesta Kaum Subal se-Jatim”

  1. Oia, ada yang tanya, apa sih artine SUBAL? *ada yang bisa jawab ga?*

  2. hewhewhew…
    kalo baca tulisannya bonx, kayanya acara di batu kemarin cukup berkesan ya…
    hehehe, pede!
    gimana nih buat yang ga ikutan???
    nyesel ga???

    soal nasi pecel,,,
    emang iya to enak???
    alhamdulillah kalo gitu,,,
    itu kan pecel khas kota batu!!!
    hag3, sejak kapan ya…

    ntar kalo maen ke batu lagi,
    boleh deh ditagih pecel…
    wong cuma pecel aja lo…

    oya,,,,
    kmarin2 ada yang lupa!!!
    aku maw minta maap buwat temen2 yang maen ke batu,,,,
    kalo misal ada yang kurang berkenan,,,
    mohon dimaklumi aja ya….
    hari2 sebelumnya kan saya agak sibuk!!!
    hihihi….

    trus3,,,,
    gimana nih crita temen2 yang kemarin main lagi ke batu???
    katanya ada yang jalan2 ke jatim park rame2 ya???

    mau donk critanya…
    __._,_.___

  3. bisa dirasakan suasana yg terjadi pada saat itu pa lg ngebayangin suasana dingin hembusan pgi hari yg mengemeretak seluruh tulang.
    cuma yg diherankan
    mengapa kegundahan menaungi hati mu disaat kebersamaan itu hadir??

  4. well, mari kita tarik benang merahnya… sreeeettttt… siapa yang ga ada di sana?

  5. ceweknya cantik2 bagi dong atu :mrgreen:

  6. kniapril Says:

    Wah..senangnya ngumpul sama teman”, walo jauh tetap dibela”in datang ya..

  7. ya jelas lah cantik-cantik, IRARI…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: