11 recommended FOOD COURT in Probolinggo (versi Stebby Julionatan)

Posted in budaya, pariwisata, penghargaan with tags , , , , , , , , , , , on August 6, 2009 by BonX

1.     Marknauf Café.

Location: Jl. Dr. Soetomo No. 48 Probolinggo. Phone: 0335 – 4438811

Paling pas datang ke tempat ini selepas Magrib, dimana kehidupan malam Kota Probolinggo juga mulai beranjak. Live music, cozy place and delicious food could you found in this place. Lebih untung lagi kalau pas kamu ke sana pas lagi ada bintang tamu atau lagi ada special performance dari artis mana geetouu… kamu kan bisa langsung request lagu dan menikmati romantic moment with your lover. Hahaha….

Menu kesukaanQ: “Kan dah aku bilang kalo di sini semuanya enak. Mmmm… harus milih ya? Cumi Goreng dan Fruits Punch.”

2.     Depot Glory.

Kalo pengen menikmati Chinese Food yang ternikmat di Probolinggo, menurutku di sinilah tempatnya. Lokasi depotnya, sejak pertama kali aku makan disitu, selalu berpindah-pindah. Pernah bertempat di Gatot Subroto, trus pindah di daerah Jati Tengah, sekarang buka di Jalan Teuku Umar. Itulah sebabnya mengapa nggak aku cantumkan lokasinya. Nomer teleponnya aja ya: 0335 -  (woooiiii… ada yang tau nomer teleponnya ga?!). Soalnya bisa dipesan dan di antar ke rumah.

Menu kesukaanQ: “Nasi Cap Jay dan Es Jeruk Nipis.”

3.     Warung “Nikmat” Cak Agus.

Location: Jl. Gatot Subroto. Phone: 0335 – 6858893

Bukan karena punya kakak sendiri lantas aku mencantumkan nama warung kakakku di sini, tapi karena memang di sini enak dan terkenal murah. Menu andalannya adalah Gurami Bakar. Nggak kalah tuh sama di Mbok Te. Hehehe…. Sekedar yang pengen tau sejarah, dulu Mas Agus, PakDe-nya dan dr. Adi menjalin kerjasama (ato yang orang-orang bisnis bilang “merger”) untuk membuka Warung Mbok Te. Trus… sekarang dia pengen punya sendiri. Jadi ya wajar aja lah kalo kelezatan masakannya sama atau bahkan lebih dari Mbok Te. Orang dia sendiri yang masak,,,

Menu kesukaanQ: “Ya apa lagi kalo bukan Gurami Bakar!!!”

4.     Warung Nasi Rawon di sebelah timur Stasiun Bayuangga

Sebenernya ada banyak orang jualan Nasi Rawon yang enak di Kota Probolinggo. Mulai dari Gwan Ling (sekarang namanya Depot Gunawan); trus depot yang ada di dalam Pasar Mangunharjo; atau warung yang ada di Jalan Lumajang, yang bukanya dari malem sampe shubuh, yang aku setiap malem aku kunjungi kalo pas pulang nge-tour ato pas pulang dari ngenet di GS.com malem-malem dan situasi perut lagi laper. (Sssstttt… Ana akan sekali lagi bilang: “Awakmu. Steb… Steb, urip kok isine mangan tok.”) Tapi hidup kan pilihan. Sama seperti menentukan warung Nasi Rawon yang recommended. Huhuhu…. Dan aku milih, Warung Nasi Rawon inilah yang paling recommended. Dah terbukti. Wong-wong GRANAT yo gaweane mangan nang kono. Mas Budi, puas. Mas Poebo karo Mas Ihkwan, puas. Mbak Surya, puas. Bapakku, puas. Mbok’ku, puas. Om Epik n fams, juga puas. Kamu???? Hayo… hayo… kapan kita akan makan bersama di sana? Well, tapi lebih baik jangan mengajak rekan wanita untuk makan di tempat ini. Apalagi kalo rekan wanita kamu itu suka risih bin alergi untuk ditatap banyak mata lelaki. Soalnya yang makan di tempat ini mulai dari PNS, orang PELNI, orang-orang kapal, sampe nelayan, cowok semua. Well, selain menjual Nasi Rawon, warung ini juga menjual Nasi Pecel dan STMJ.

5.     Van de Goen Café.

Location: Jl. Suroyo No. 30A

Kelebihannya adalah karena letaknya ada di areal parker Toko Buku Toga Mas Probolinggo. Jadi… habis selesai belanja buku, mampir deh ke sana untuk baca-baca, dan bersantai.

Menu kesukaanQ: “Sego Mbledos dan Es Teh.”

6.     Soto Ayam Lamongan di depan garasi AKAS IV

Bingung aku menentukan antara Soto Kecapan“Pak Madjar” ama di sini. Sama-sama enak sih!!! Tapi karena aku lebih suka Soto Lamongan, ya akhirnya aku pilih sini aja. Lebih murah n pas buat kantong seorang penganguran. Hohoho. Cuma Rp. 8.000,- saja untuk Soto dan Es Jeruk-nya. Mmm… tapi kalo kamu lagi bawa tamu mending ke Pak Madjar aja.

7.     The Corner

Location: sebelah barat Alun-alun Kota.

Malem minggu paling pas tuh ke sini. Nongkrong ma temen-temen, ngajak gebetan ato mau menyendiri di sudut dengan sebuah notebook. Pengembangan usaha milik Bu Zahidin ini memang terbilang OK, lho. Setelah sukses dengan variant ice cream-nya, kini melalui The Corner, berliau mengembangkan variant nasi goreng. Menu terbaru di sana, setahuku sih “Putri Kuning”: Nasi goreng dengan campuran kencur yang menggoda.

Menu kesukaanQ: “MTB Crispy Cheese dan double Guava Float.”

8.     Bakso Eddy

Location: Jl. Soekarno-Hatta (depan pabrik Eratex). Phone: 0335 – 435669

Yang ini sih sudah tidak bisa dipungkiri. Sudah terkenal sejak jaman aku sekolah SMA, bahkan mungkin sebelumnya. Mulai dari orang nomer satu di Probolinggo (Pak Buchory), Adjie Masaid, Reiza Artamevia, Mata Band, Caffein, Samson, Gigi, Opik, dll… pokoknya dah jadi langganan artis-artis ibukota lah, sampe Kang Kota Probolinggo sendiri juga langganan di sini. Akakakakakakak.

9.     Nasi Jagung di samping KOPEGTEL

Ngambil-ngambil sendiri, pilihan ikan gorengnya banyak, lalapan dan suambelnya mantep plus murah… apa sih yang kurang??? Ga ada, kan?! Dan… kalo lo cewek, lo pasti tidak akan membuang-buang kesempatan untuk sarapan sambil mantengin brondong-brondong kepolisian yang juga menikmati makan pagi di sini. Maklum tempatnya deket asrama polisi. Hehehehe. Atau bagi kamu wanita-wanita dewasa yang mendambakan pria-pria mapan, tak ada salahnya kamu juga datang ke tempat ini. Soalnya bos-bos yang kerja di TELKOM kan juga makan siang di sini. *Mak Comblang MODE ON*

10.    Mie Ayam “Cak Gondes”

Location: Alun-alun Kota Probolinggo, samping Es Degan 77

Kunjungi pas jam istirahat siang…. Lokasinya yang berada di Ruang Terbuka Hijau memang paling cocok untuk merefresh our mind di tengah penatnya aktivitas kantor dan teriknya siang di Kota Probolinggo. Apalagi ditambah beli Es Degan di grobak sebelah timurnya, mmmm… nikmat!!!

11.    Kedai Cangkir

Location: sebelah utara Alun-alun Kota, sebelah barat Stasiun Bayuangga.

Buat kamu yang suka ngopi-ngopi dan begadang sampe malem, di sinilah tempatnya. Terserah kamu, lo mau pulang jam berapa aja yang punya kedai juga ga’ bakalan ngusir meski kamu belinya cuma kopi satu cangkir.

Menu kesukaanQ: “Pink Lady.”

LUMINTU

Posted in bahasa, bisnis, keseharian, pariwisata with tags , , on July 27, 2009 by BonX

ya Allah, maafkanlah diriku yang baru tahu istilah “LUMINTU” ini. Ternyata artinya selesai tugas yang satu, tugas yang lainya dateng. Atau juga bisa diartikan mendapatkan rejeki yang tak henti-henti. Kok bisa tau?? Tau dari mana??? Taunya ya dari Mama waktu aku cerita perihal tender aku yang di-ACC. Aku kali ini kerjasama sama ZHULIAN a.k.a Bu Sri untuk mengkoordinir NIGHT of HONOUR ZHULIAN di Jakarta tanggal 30 Agustus mendatang. Well, padahal dari dulu tuh aku sudah mau tanya lho apa itu arti “Lumintu” yang banyak tercecer di jalan-jalan dan biasanya digunakan sebagai nama warung atau rumah makan.

Bagi Ayahku, PNS adalah Segalanya (Part-3)

Posted in kehidupan, keseharian, pendidikan, psikologi, renungan with tags , on July 22, 2009 by BonX

Location   :  My Humz
Time        :  sekitar jam 6 pagi (sebelum Seba berangkat sekolah)

Sebuah percakapan antara Mama dan Seba terjadi pagi ini…

Seba: Ma, ternyata tentara itu ga’ ada yang sekolah tinggi-tinggi. Cuma lulusan SMP ato SMA doank.
Mama: Itu kan jaman dulu.
Seba: Aku pengen jadi angkatan. Tapi aku ga’ mau jadi Angkatan Darat. Aku maunya jadi Angkatan Laut ato nggak Angkatan Udara.
Mama: Ya berarti harus sekolah AKABRI.
Seba: Tapi aku ga’ mau kuliah, Ma. Aku takut kayak mMas, udah kuliah tinggi-tinggi tapi ga kerja-kerja.
Mama: [dibuat kaget dengan kata-kata Seba]  Oalah, itu kan kata Bapak nggak kerja. mMas keluar tiap hari itu kan kerja. Bukan berarti ga’ pake seragam itu nggak kerja lho, Ba. Kerja juga masak langsung enak. Kan semua dimulai dari bawah. Dari nggak enak dulu. Lagian, anak laki-laki sekarang itu harus kuliah. Minimal harus S1.

dari dalam kamar aku hanya tertawa dalam hati. UNIFORM VIRUS has been infected to my brother. :)

related features:
http://bonx.wordpress.com/2008/01/18/bagi-ayahku-pns-adalah-segalanya/
http://bonx.wordpress.com/2008/08/13/bagi-ayahku-pns-adalah-segalanya-part-2/

mogok di PATI = NASI GANDUL

Posted in keseharian, pariwisata with tags , on July 10, 2009 by BonX

kalo di Situbondo ada Nasi Kaldu, di Nganjuk ada Nasi Becek, di Pati ada Nasi Gandul

Kejadiannya sungguh kebetulan. Tadi pas Pak Bambang *ketua rombongan tour dari KPRI “Andayani” Mojokerto* minta untuk berhenti sholat Ashar di Alun-alun Pati, aku tidak meloloskan permintaan beliau karena takut macet dan terjadi keterlambatan perjalanan. Lalu kami di dalam bus bercerita-cerita tentang Nasi Gandul. “Panganan koyo opo maneh yo Sego Gandul iku?” kataku dalam hati. Ga enak kalo tanya ke beliaunya. Ntar dikira guide kok goblok.

“Pokok’e aku kudu ngicipi.”

Eh, nggak dinyana, tak seberapa lama dari kejadian itu, BUS 2 yang digawangi oleh Mbak Yuli ada masalah dengan mesinnya dan mengharuskan kami harus berhenti di Pati, di RM. “Sumber Urip”, depan pabrik Kacang Kelinci. Ho… ho… ho…. Keturutan deh yang namanya lidah. Makan Nasi Gandul, sementara orang-orang yang lain menunaikan ibadah Sholat Ashar.

Sekedar lo tau, ternyata yang namanya Nasi Gandul itu adalah penganan yang mirip Nasi Rawon. Cuma rada manis, kuahnya dikit dan pake kecap. Nasi Gandul disajikan di piring yang telah dialasi dengan daun pisang.

Cobain deh kalo kamu mampir di Pati. Pasti ketagihan. Hehehehehehehe….

REMEH TEMEH

Posted in kehidupan, keseharian, renungan with tags , , on July 5, 2009 by BonX

pernahkah kamu tersentuh dengan hal-hal yang remeh? semacam merapikan tempat tidur atau mencuci piring?

AKU PERNAH

hari ini aku merasakannya…

Kemarin aku rekreasi sama keluargaku ke Jatim Park. Pulangnya aku nginep di tempat Nanda. Tinggal di sana semalem. Selain mencoba memperbaiki kembali hubunganku dengannya yang sempat terputus karena ketololanku sendiri, di sana, aku jadi merasa malu dengan sosok Nanda yang masih sempat melakukan tugas-tugas kecil seperti merapikan tempat tidur, mencuci bajunya sendiri dan membantu ibunya mencuci piring sebelum dia berangkat melakukan aktivitasnya. Padahal aku tahu aktivitasnya banyak banget. Tidak sepertiku. Bocah pemalas yang semua-semuanya (mulai dari merapikan kamar, mencuci dan menyeterika baju, makan, cuci piring, dll.) dikerjakan oleh Mama.

Melihatnya… aku menitikkan air mata, aku tersentuh, aku merindukan hal itu. “Mana Stebby yang dulu rajin membantu Mama?”

“Ma, maafkan Stebby.”
“Stebby berjanji, pulang dari sini, Stebby akan membantu tugas-tugas Mama di rumah.”

Dan Nanda,
dia selalu menjadi matahariku… Aku kembali disadarkan olehnya.

AMBON (kulangkahkan kaki di TANAH LELUHURku)

Posted in cinta, kehidupan, keseharian, motivasi, pariwisata with tags , , , on June 30, 2009 by BonX

Sumpah, aku menjalani hidup tuh dari mimpi. N ga bakalan ngira, kalo mimpi dan keberuntungan itu bagaikan 2 benang yang saling bertaut antara  satu dengan yang lainnya. Seperti keberangkatanku ke Ambon kali ini. Ke TANAH LELUHURku.

Dulu sewaktu masih kecil sampai usia 25 tahun, hal itu hanyalah isapan jempol semata. Sebuah mimpi yang tak mudah tergapai oleh seorang anak kampungan, jelek, item, bodoh dan ingusan yang kedua orangtuanya hanya bekerja sebagai PNS biasa.

Bermimpi mengelilingi hamparan bumi Indonesia yang tak ternilai keragaman budayanya ini. Juga *wish I could* dunia.

Kini mimpi itu mewujud. Menampakkan wajahnya di hadapanku. Mengajakku. Menarikku dalam dekapannya. “Ayo, ikutlah denganku.” katanya.

Lewat rekomendasi seorang kawan (Bondan Aulia, thanks yo, Cuk!) aku diberangkatkan oleh Dispora Prop. Jatim ke Ambon untuk mengikuti kegiatan PKBN (Pendidikan Kesadaran Bela Negara). Meski jadi anggota “pupuk bawang”, n bagian tambal sulam ketika Jamil *orang KNPI Propinsi* dan kroni-kroninya ga jadi berangkat, gpp. Gw bakal jabanin. Yang penting aku tau Ambon dan pernah menginjakkan kakiku ke tanah leluhurku itu. Daripada ntar dikatain orang bahwa ada orang Ambon tapi ga pernah tau Ambon. Hehehe. :)

Keberuntungan pun tak hanya menyekapku sampai detik itu. Ia terus menyeretku ke dalam gelombang gairahnya.

Ana, seorang rekan pendampingan BPAP 2009, sampai ketawa ngakak. Ga percaya dengan apa yang aku perbuat. “Beib, ibukku sampe masuk kamar. Liat kenapa anaknya ketawa-ketawa kok ga berhenti-berhenti”, begitu bunyi balasan SMSnya ketika aku kirimi sebuah pesan siangkat yang mengatakan bahwa aku menjadi Komandan Upacara di Acara Pembukaan PKBN Angkatan VII Tahun 2009 ini. “Iso teges tah?” begitu bunyi komentarnya yang lain.

Jujur, aku sendiri juga heran… kok bisa aku yang dipilih sama tuh instruktur?! Tapi, kalo boleh sedikit mengklarifikasi pendapat Ana, “Dia aja yang belum tau kalo Stebby tuh punya TURN MODE ON.” Akakakakakakakakak. :D

Di lain kesempatan, aku diajak berkeliling ke Musium Siwa Lima, Amplas (Ambon Plaza) dan berkunjung ke Kantor Gubernur.

Fotoku juga masuk Radar Ambon. Padahal yang diberi kesempatan sebagai perwakilan dari Indonesia Barat untuk wawancara oleh pihak media tersebut adalah anak dari Jawa Tengah. Mas Zainal, namanya. Bayangkan… *andai kamu bisa turut berada di sana dan tau secara langsung* bagaimana bentuk lipatan wajahnya ketika membaca koran tersebut keesokan harinya. “Ngenes soro.” kata orang Inggris.

Aku juga masih sempat berkeliling kota Ambon. Berendam di Air Panas, melihat Murea (belut raksasa) di Wa’i, merasakan rujak manis dan es kelapa muda di Pantai Natsepa ala Pak Bondan dan berfoto bersama Christina Martha Tiahahu di Karang Panjang.

This is me. And completely a half of me: “Si Kucur Ambon”. Hehehe

Oia, yang tak terlupa lagi adalah kunjungan ke KODAM XVI/PATTIMURA, di mana dinding batasnya adalah Benteng Victoria!!! OMG… OMG…

Sungguh… ini sebuah keberuntungan yang tak terlupakan. Terimakasih TUHAN

kutemukan JAWABNYA (JPI dan BPAP 2009)

Posted in budaya, kehidupan, renungan with tags , , , , , , , , on June 20, 2009 by BonX

akhirnya purna sudah tugas mendampingi kawan-kawan BAKTI PEMUDA ANTAR PROPINSI (BPAP) 2009

terima kasih untuk kawan-kawan semua:
PinG2 kuabeh… untuk BONDAN AULIA yang nampak tua dibanding usia sebenarnya, ANA yang pencemas, ROSI yang seneng kerasukan, LULUK yang lemot, AYA yang ga jelas, HILAL yang “kutilang darat” dan si Judas Iskariot “AGUS”.
terima kasih untuk kawan-kawan JATIM, adik-adikku, juniorku di BPAP yang telah menharumkan kembali nama JATIM di propinsi kalian masing-masing.
untuk JakA, terima kasih hadiah kaos Baduy-nya.
untuk SOGI n friends yang telah menyisihkan uang sakunya dan memberi kami, kakak-kakak pendamping kalian, bingkisan berupa kaos dan gantungan kunci.
untuk adik-adik yang dikirim ke SUMBAR, aku tak henti-hentinya mengucap syukur ketika kalian pulang dalam keadaan selamat.

terkhusus, saya haturkan rasa terima kasih sekaligus permohonan maaf saya untuk kawan-kawan, adik-adik, junior-juniorku, rekan-rekan Bakti Pemuda yang berasal dari BANTEN, KALIMANTAN TENGAH dan SUMATRA BARAT. Selama kurang lebih 2 lingkar purnama kita telah meringkuk di bahtera yang sama… telah menegak getir air mata bersama, menghirup pekatnya keringat bersama dan menghisap sari pati arti kehidupan bersama. TERIMA KASIH… TERIMA KASIH…

Sayang foto-fotoku selama program JPI dan BPAP tahun ini hilang semua, tak terselamatkan, karena foto-foto yang telah kusimpan dan kupindahkan ke dalam flash disk harus hilang bersama flash disk-nya. Aku lupa menaruhnya. Seigatku sih terakhir kali ada di Bondan waktu buat Daftar Riwayat Hidup dan makalah untuk program Bela Negara. :( Padahal pengennya sih langsung dipamerin foto-fotonya itu lewat FS ato FB. Tapi ya… apa daya.
(sebenarnya foto itu, kalao aku mau minta, dan mudah-mudahan masih, masih ada di laptop Anes, anak SUMBAR)

Foto-foto waktu di bandara FATMAWATI, foto-foto pas kegiatan JPI, foto di Pantai Panjang, di Teluk Paderi, di rumah Bung Karno, foto pas manyun ma Rosi n Ana di pinggir jalan soale nunggu jemputan yang ga dateng-dateng, di Monument dr. Soetomo yang notabene tanggal lahirnya sama denganku (30 Juli), di pura, dan di sawah-sawah desa Ngepeh… OMG, I’ve lost it!!!!

sebel… sebel… sebel…
[[[ bikin ga sreg aja karena ceritanya ke kalian semua cuma pake tulisan aja tanpa gambar-gambar seru aku dan kawan-kawanku selama kegiatan :( ]]]

Well… anyway, by the way, bus way… banyak hal-hal baru yang aku alami ketika di BPAP. Hal-hal baru yang semula adalah hal-hal biasa namun menjadi luar biasa ketika BPAP.

1. pertama, naik KERETA KELINCI

2. kunjungan ke LUMPUR LAPINDO
(seumur-umur, sejak Lumpur Lapindo menjadi bencana nasional yang menghambat jalur transportasi Probolinggo-Surabaya, aku jadinya BeTe aja setiap lewat kawasan Porong. Nah, sama anak-anak BPAP aku kok jadi njiat untuk liburan kesana dan berfoto bersama-sama)

3. aku jadi suka sama wayang, utamanya KRISNA gara-gara aku dikasih Tri, anak JATENG, gantungan kunci yang bergambar Krisna (sekarang aja sampe aku browsing segala mengenai siapa sih KRISNA itu)
nih jawabannya:
Kresna (Politikus) Ketika muda, Kresna bernama Narayana. Ia kemudian menjadi raja di Dwarawati. Meskipun secara fisik pria ini berkulit hitam, berdarah hitam dan berdaging hitam, tetapi Kresna tidak ‘hitam’ ulahnya. Kresna adalah lambang pria yang ramah, mudah bergaul, supel, banyak kawan, dan suka bercanda (humor). Ketika memberi fatwa, ia menggunakan berbagai sindiran yang begitu lembut, sehingga yang dinasihati tidak merasa sakit hati. Kresna banyak didatangi sahabat tua-muda dan pria-wanita, untuk sharing atau konsultasi. Umumnya, sepulang dari konsultasi dari Dwarawati, para ‘relasi’ Kresna pulang dengan menggenggam semangat. Kresna memang terkenal sangat strategis dalam menghadapi keluhan para ‘klien’-nya. Kresna memiliki karier yang sulit ditandingi, terlebih di bidang politik. Di mata sesamanya, Kresna memiliki wibawa yang sangat tinggi dan pengaruh yang luar biasa. Dedikasi dan loyalitasnya sangat oke, karena itulah semua anak buah Kresna patuh kepadanya. Dalam rumah tangga, Kresna tidak mengecewakan. Walaupun beristeri tiga orang, Kresna sangat adil. Nasihat yang terkenal dari Kresna kepada para isterinya ialah, agar mereka mengedepankan rasa kemanusiaan dan mengesampingkan busana glamour.

untuk lebih lengkapnya silahkan baca tulisan mengenai TOKOH PEWAYANGAN AJARKAN KARAKTERISTIK WATAK PRIA di ( sumber: Kedaulatan Rakyat, 26/05/2008 dan http://www.untukku.com/artikel-untukku/tokoh-pewayangan-ajarkan-karakteristik-watak-pria-untukku.html )

Wah, kayaknya memang bener-bener cocok sama aku. Hitam, cerdas, mudah bergaul, selalu beruntung, dicintai banyak orang karena selalu bersedia menjadi “tempat sampah” bagi kawan-kawannya. Hehehehe…. NARSISSS!!

4. pengalaman SUPRANATURAL with ROSITA
Malah yang ini aku sempat foto bareng hantu segala di Air Terjun Sedudo. Sampai-sampai orang dari Disparta Kab. Nganjuk mendatangiku dan meminta ijin penggunaan foto hantu tersebut.

5. jembatan SURAMADU
akakakakakakakak…. aku wes mrawani jembatan Suramadu yang dibuka tanggal 10 Juni.

6. Nganjuk “Bumi Waranggono”
Jadi kalo selama ini, Angga ngata-ngatain aku “Waronggo”, “Dheloken iki, Lek, Aku saiki wes menguasai 12 tembang lan 12 tari, wes dibabtis nang Sedudo. Tenan iki. Aku ga’ mbujuk.”

7. Dr. Soetomo
Ternyata ada pahlawan Nasional yang dilahirkan di dusun Ngepeh ya?!!! (ssssstttt…. jangan ketawa.)

Dan di atas itu semua, selama BPAP juga aku menemukan jawaban. Jawaban tentang pertanyaanku tahun lalu. Ketika aku dikirim ke NTT dan bertanya kepada Tuhan “mengapa aku dikirim di tempat ini? dikirim ke Atambua?”

Ternyata jawabnya simple semata, Atambua adalah proses penggodokan mental. Di mana di tempat itu aku belajar untuk sabar dan bisa menerima keadaan. Di kelanjutan hari, khususnya di proses pendampingan selama di Nganjuk, mental baja seperti itu amat sangat diperlukan dalam mendampingi kawan-kawan yang berbeda karakter.

Akhirnya, aku sampai pada sebuah kesimpulan…
MENJADI PESERTA ADALAH BELAJAR BAGAIMANA BERPIKIR KRITIS, SEDANG MENJADI PENDAMPING ADALAH BELAJAR BAGAIMANA BERPIKIR DIPLOMATIS.

…… salamat jalan kawan
jangan bersedih
sapu tangan bukanlah tanda berakhirnya cinta kasih kita
kita HARUS bertemu lagi
aku harus ke Padang… aku harus ke Palangka… aku harus ke Tangerang.

SURAT UNTUK drg. Greg (drg. Gregorius Mau Bili F. DDPH)

Posted in budaya, cinta, kehidupan, kemanusiaan, keseharian, motivasi, pendidikan, penghargaan, renungan with tags , , , , , , , on June 17, 2009 by BonX

Salam. Dari Stebby Julionatan di Probolinggo, yang oleh kehendak Allah dipanggil menjadi wakil Jawa Timur kepada jemaat Allah di Atambua, yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus Yesus dan dipanggil menjadi orang-orang yang kudus, dengan semua orang di segala tempat, yang berseru kepada nama Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Tuhan mereka dan Tuhan kita. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kita semua.

Saya senantiasa mengucap syukur kepada Allah atas kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepada kita semua dalam Kristus Yesus. Sebab di dalam Dia, kita telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan.

Bagaimana kabar Atambua akhir-akhir ini, Dok? Semoga iklim politik yang memanas pasca Pilkada 11 Desember kemarin, tidak berpengaruh terhadap situasi keamanan di sana. Semoga tetap kondusif. Semoga tetap menjadi Belu yang bersahabat, yang ramah, dan yang selalu membentangkan tangannya untuk kami semua.

Sebelumnya saya minta maaf, Dok, kalau sekiranya tulisan yang saya buat ini mungkin amat sangat terlampau lambat datang ke meja kerja Anda. Tak tersirat maksud lain selain saya butuh waktu untuk kontemplasi, untuk merenung, agar emosi saya yang carut marut dalam program BPAP 2008 di Atambua tidak turut larut dalam tulisan ini. Saya juga butuh waktu untuk mengurus kegiatan organisasi (DPC PPMI Kota Probolinggo) di mana saya adalah cikal bakalnya, mengurus kuliah saya yang belum selesai, dan kembali bergelut dengan pekerjaan saya di tour and travel. Selain itu saya juga butuh jarak agar bisa memandang segala persoalan lebih objektif. Bukankah jarak membuat kita memandang segalanya dengan sudut prospektif yang lebih luas, Dok? Ya… membiarkan jarak dan waktu menguasai masalah.

Sungguh, Dok, saya tidak ada masalah apa-apa dengan sambutan masyarakat NTT, masyarakat Belu khususnya, namun dengan sistem birokrasinya. Wow, aneh benar sistem birokrasi disana. Saya tidak bisa bilang korup, karena saya tidak punya bukti. Yang saya rasakan adalah sitem birokrasi yang kanibal, ingin menang sendiri tanpa memperdulikan bagaimana kepentingan orang lain. Percuma dong dengan adanya rapat-rapat atau musyawarah kalau pada akhirnya keputusan tetap berada di tampuk kepemimpinan Yang Mulia Bapak Rony Fernandes, SH.?! Ini tidak hanya berlaku pada permasalahan baju kontingen tapi juga jadwal-jadwal kegiatan. Percuma juga meminta maaf kalau pada akhirnya mengulangi kesalahan yang telah diperbuat. Puncaknya adalah saat kami pulang. Tak ada satu pun orang dinas Provinsi NTT yang mengantar kami padahal kami adalah tamu negara, dan yang paling fatal adalah tiket pesawat kami  tidak disertai dengan boarding pass dan airport tax. Malangnya… sungguh malang. Sepertinya ada banyak hal yang perlu dibenahi, Dok.

Lihatlah, meski sudah 6 bulan berlalu, Dok, emosi-emosi yang berkecamuk di dada tetap saja menguap ke luar kalau berbicara tentang sistem pemerintahan di sana. Hingga saya punya sebutan khusus terhadap NTT. Negeri Dongeng. Bahwa tinggal di NTT sama seperti tinggal di sebuah negeri impian. Kami tidak tahu apakah kejadian ini mimpi atau kenyataan. Semuanya penuh janji-janji tapi tidak ada pengejawantahan akan janji-janji itu. Hehehehe… Maaf, Dok, kalau saya terlalu kasar berbicara. Tapi saya sadar kalau masyarakat NTT, khususnya Atambua, tidak seperti itu. Mereka pastinya tidak mengharapkan hal itu terjadi. Ini hanya kesalahan oknum semata, yang kebetulan si oknum tersebut memang memiliki jabatan di pemerintahan dan memegang kendali pada saat program ini dilaksanakan.

Dok, meski Anda bukanlah seorang Wakil Bupati Atambua lagi, saya mewakili masyarakat Jawa Timur, mewakili teman-teman BPAP 2008 (Sulawesi Barat dan Kepulauan Riau) dengan propinsi tujuan NTT, mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Anda dan seluruh masyarakat Atambua, khususnya orang tua homestay kami yang selama pelaksanaan BPAP 2008 telah mengurus kami dan menganggap kami sebagai anak-anak mereka sendiri. Jujur, secara pribadi saya terharu ketika Oma -Oma Lena, orang tua homestay saya- menangis saat mengantar kepergian kami, Shuaib dan saya. Mengalungkan tenun ikat kepada kami dan berkata bahwa ini adalah perlambang persaudaraan yang abadi.

Selain ucapan terima kasih, saya juga ingin mengungkapkan kekaguman saya kepada Anda. Anda sudah menerima kami, para pemuda, dalam suasana yang santai dan penuh kekeluargaan. Well, sangat jarang pembesar negeri ini yang bersikap seperti, Anda. Tak hanya itu, dari Oma, saya mengetahui bagaimana sepak terjang Anda selama menjadi pemuda. Track record Anda yang mengagumkan itu. Oma bercerita bahwa Anda berhenti dari menjadi pegawai negeri –dari dokter, bahkan Kepala Rumah Sakit di RSU Atambua, yang pastinya menurut pandangan masyarakat awam adalah pekerjaan yang prestisius-  hanya untuk LSM dan mengurusi masalah pendidikan anak-anak dan tindakan kekerasan pada wanita. Hal itulah yang membuat saya sangat mengagumi Anda.

“Seragam adalah baju luarnya saja. Tapi lihatlah potensi yang ada di balik baju itu.”

Saya harap saya juga bisa mengikuti jejak Anda.

Welcome in CONG WORLD…

Posted in Un-CUTegoRizeT on April 20, 2009 by BonX

Katanya, kalau yang baca (cowok) mengangguk lebih dari 10 kali saat membaca
indikator ini, maka…. selamat datang di *”CONG WORLD” The Largest
Community for The Queer…*

Ini dia indikator-indikator nya:

*You can sing “I Will Survive” out loud!
**Hip hop class is not started yet, lo udah ngantri paling depan. **
**Sambil ngantri, you try to dance remembering last week moves **
**Your shirt is always 1 size smaller **
**And you have more than 3 shirts in pink **
**Lo miss matching dari atas sampai bawah, but not black / white / blue /grey matching, but colorful matching

**Lo banci merek!
**You have complete collection of Man’s Health, but your body is not going more muscle by day

**You have thong **
**And G-string more than 3! **
**For you Babylon is not a city **
**And you know there are 2 Babylon, one in Bangkok, and in the QAF
**You know the meaning of “t/b”
**You go to gym 7 days a week, but not going leaner by day **
**[because] You spend 2 hours at sauna, but only 30 minutes on the treadmill

**Someone you want to meet at Friendster is “a person”, “the person”, or you just say “the ideal match”
**You cancel your date because you want to watch American Idol **
**And you watch American’s Next Top Model **
Lo nonton Miss World, dan lo sibuk ngomentarin night gown tiap-tiap
kontestan

**You buy Cosmopolitan Men edition **
**And of course the Cosmopolitan! **
**Lo paling malas baca FHM, beli Playboy juga edisi pertama doang karena penasaran, lalu gak pernah beli lagi **

**You talk about heaven, but you are not religious **
**Sunday nite is your clubbing nite **
By the time you get your position in busway, you start giving fashion score to everyone in the bus

**You have your special corner at OhLaLa **
**And all OhLaLa waiters know your name **
**Guess Sale! Dan lo bolos kerja! **
**Mango Sale! Lo sirik ngeliatin etalasenya! **
**For you, PS is not just the mall, but also underwear name **
You have complete CD of Britney Spears And Mariah Carey And Madonna

**Lo demen banget ama Rossa, KD, Titi DJ, Siti Nurhaliza, Melly **
**You love Karen Walker **
**But you are not really sure who Johnnie Walker is. Or what? **
You love Friends
**And also Sex and The City **
**Pretty Woman, When Harry Met Sally, Sleepless in Seattle, You’ve Got Mail are amongst your favorite movies

**Lo nonton Queer as Folks **
**Lo tau siapa aja artis yang lagi mau married bulan ini, siapa yang mau cerai, siapa yang ketahuan selingkuh
**Nontonnya infotainment melulu sih! **
Atau belinya Cek & Ricek!

**Lo jalan ke mall pake tanktop/singlet, padahal lo bukan baru kelar gym **
**Bangkok is your favorite holiday destination **
**Lo pernah kepikiran liposuction **
**Dan udah nyoba suntik lemak **
**Lo udah punya jadwal rutin pake masker di rumah
** Luluran juga rutin

**Dan lo hafal semua merek dan produk kecantikan **
**Weekend, lo pasti udah bikin jadwal ke salon **
**Lo juga gak tahan ngeliat kaca, pasti berhenti ngeliatin rambut, baju masih rapi, ngebenerin celana

**Your toiletries bag is as heavy as your shoe bag **
**You have one product for each body part **
You dance hotter than the girl next to you
**Lo histeris nonton konser Delon **
**Lo punya 2 HP, bawa dompet tebal, tapi gak pernah kepikiran pake tas
pinggang
**Lo suka nonton lomba renang **
**Dan gymnastic **
**Dan athletic, tapi sprint doang **
Dan figure skating

**Lo beli boneka buat ultah ponakan lo, tapi akhirnya lo simpan sendiri **
**Satu-satunya pemain sepak bola yang lo kenal cuma David Bekham **
**Dan lo benci sama Victoria Bekham **
**Foto-foto David Bekham lo save under folder “jurnal akuntansi dan pajak”

**Folder “jurnal akuntansi dan pajak” isinya jpg doang! **
Lo paling rajin ngebersihin “website history” di komputer kantor
**There is manicure set in your gym bag **
**Lo ngebrowse oscar.com, tapi lo paling lama di “carpet gallery” **
**Lo paling malas harus pergi ke kawinan **
**Atau reuni SMA **
**Lo gak berani pake kaos ada bendera pelangi **
Atau yang ada tulisan rainbow

**You don’t go to gym, but you are in the guests list Final Be Our Cover Men’s Health **
**You don’t buy any whey protein, but you sit in the very front sear of Malam Final L-Men
**Lo lagi di salon, di belakang lo dua banci salon lagi ngobrol, dan lo ngerti mereka ngomong apa!
**Lo lebih demen mall ketimbang jalan outdoor **
**Kalo jalan di luar panas, pasti yang sok nutupin muka pake tangan **
Women always addressing you as the most clean, decent man in the office
**All the girls comes to you for an advice*

HORE… LOLOS LAGI!!!

Posted in budaya, pariwisata, penghargaan with tags , on April 13, 2009 by BonX

Hasil Seleksi Pendamping JPI dan BPAP 2009 Propinsi Jawa Timur

Setelah diadakan beberapa penyeleksian yang diikuti oleh beberapa purna BPAP tahun 2008 ataupun tahun-tahun sebelumnya. Maka dengan melihat hasil-hasil rapat tim seleksi yang beranggotakan pengurus DPD PPMI Propinsi Jawa Timur maka telah di ambil kesepakatan melalui Surat Keputusan Ketua Dewan Pengurus Daerah Purna Prakarya Muda Indonesia Propinsi Jawa Timur. Adapun calon pendampingn JPI Dan BPAP Tahun 2009 yang dinyatakan lolos seleksi adalah sebagai berikut :

1. Stebby Julionatan utusan Kota Probolinggo.
2. M. Agus B. utusan Kabupaten Tuban.
3. M. Hilal utusan Kabupaten Malang.
4. Rochmalia Asokawati utusan Kabupaten Nganjuk
5. Luluk Widyawati utusan Kabupaten Bojonegoro
6. Rosita utusan Kabupaten Magetan
7. Septiana utusan Kabupaten Trenggalek
8. Bondan Arif Aulia utusan Kabupaten Bojonegoro.

Untuk selanjutnya agar nama-nama tersebut diatas dapatnya segara mempersiapkan diri dan berkoordinasi dengan Dewan Pengurus Daerah Purna Purna Prakarya Muda Indonesia Propinsi Jawa Timur.

Pengumuman ini sesuai dengan surat keputusan Ketua Dewan Pengurus Daerah Purna Prakarya Muda Indonesia Propinsi Jawa Timur. Dan dapat berubah apabila terjadi hal-hal yang dirasa di mungkinkan untuk penggantian pendamping.

Informasi Lebih lanjut dapat menghubungi Departemen Hubungan Masyarakat Dan Antar Lembaga DPD PPMI JATIM a.n Ibnu Dermawan 081-230 540 919

Di umumkan/di Publikasikan Oleh :
Departemen Hubungan Masyarakat Dan Antar Lembaga
Dewan Pengurus Daerah Purna Prakarya Muda Indonesia Propinsi Jawa Timur

untuk keterangan lebih lanjut, lihat di website resmi PPMI Jatim: http://ppmidpdjatim.weebly.com/pengumuman-dan-agenda-kita.html