FOUCAULDIAN ALA LAN oleh Indra Tjahyadi*)

Posted in bahasa, berita, budaya, buku, hobby, kehidupan, motivasi, pendidikan, penghargaan, psikologi, renungan, sastra, spiritualitas with tags , , , , , , , on May 9, 2011 by BonX

195093_1634433782088_1273995607_1352904_674168_o

Judul : LAN

Genre : Novel

Penulis : Stebby Julionatan

Penerbit : Bayumedia dan Pemkot Probolinggo

Cetakan : 1, 2011

Jumlah Halaman : vii + 201 halaman.

Kehidupan manusia adalah wacana. Sebagai wacana, ia senantiasa terikat dan terkait dengan wacana-wacana lain yang mengitarinya. Sebagai wacana, ia adalah penanda kosong yang menanti untuk diisi oleh penanda-penanda mengambang yang ada di sekitarnya.

Kompleksitas kehidupan manusia dibentuk oleh kompleksitas yang tercipta dalam jaring-jaring wacana ini. Sementara itu, ketegangan-ketegangan dalam kehidupan manusia timbulkan karena adanya titik-titik antagonisme dan perjuangan antara penanda-penanda mengambang yang mengisi penanda kosong.

Kiranya, inilah yang hendak ditawarkan oleh novel LAN karya Stebby Julionatan. Secara umum, novel LAN, berbicara mengenai cinta. Bagi LAN, cinta adalah wacana. Hasrat manusia untuk mencinta dan dicinta itu ada karena ada wacana-wacana percintaan yang lain, yang telah ada terlebih dulu.

Ini menyerupai teori wacana yang diajukan oleh seorang filsuf posmodern dari Perancis yang sangat terkenal, Michel Foucault. Menurut Foucault, setiap wacana terhubung dengan wacana-wacana lain. Hubungan ini membentuk kuasa wacana. Dan wacana adalah segala hal dalam kehidupan.

Read more »

TUAN BESAR #Januari50K

Posted in bahasa, buku, Januari50K, sastra with tags , , , on January 4, 2012 by BonX

MENANTI AHLI WARIS

 

Wajah tuanya masih saja ranggas. Seperti daun pohon mahoni di musim kemarau. Coklat, penuh kerut, mengelinting, tercabik-cabik tak berbentuk dan rapuh. Padahal musim kemarau sudah lama berlalu, sejak langkah kakinya meninggalkan Agustus dan memasuki bulan berakhiran ber-ber-ber. September, Oktober, November dan Desember. Hhmmm… tapi apa mau dikata, orang musim saja juga sudah tak menentu akhir-akhir ini. Bulan yang berakhiran ber-ber-ber juga bisa jadi masih kemarau. Apalagi wajah tuanya?! Wajah tua si Tuan Besar. Well, perayaan pergantian tahun yang juga menandai pertambahan usianya, juga tak nampak sedikitpun menyegarkan wajahnya yang semakin ranggas. Ada apakah gerangan?

Read more »

Sejarah Hari Ibu…

Posted in berita, budaya, cinta, penghargaan, renungan, sejarah with tags , , on December 22, 2011 by BonX

Tidak banyak orang mengetahui perihal cikal bakal lahirnya hari Ibu di Indonesia. Sejarah Hari Ibu diawali bertemunya para pejuang wanita dengan mengadakan Kongres Perempuan di tahun yang sama dengan Sumpah Pemuda. Organisasi perempuan sendiri sudah bermula sejak 1912, diilhami oleh perjuangan para pahlawan wanita abad ke-19 seperti M. Christina Tiahahu, Cut Nya Dien, Cut Mutiah, R.A. Kartini, Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Achmad Dahlan, Rangkayo Rasuna Said dan lain-lain.

Ide awal diselenggarakannya kongres ini sebenarnya berasal dari R.A. Soekonto yang prihatin atas nasib perempuan pada saat itu. Ketika pada suatu kali perempuan Indonesia tidak ada yang bisa mewakili menghadiri kongres pasifik di Honolulu, ia sangat kecewa. Pada saat itu Ia berpikir, kaum perempuan Indonesia masih kurang pintar dan ketinggalan dalam hal apapun. Ia merasa kaum perempuan Indonesia sangat tertinggal dibanding dengan kaum perempuan di negara dan bangsa lain. Beranjak dari situlah bersama Nji Adjar Dewantoro dan Soejatin ia selenggarakan kongres perempuan pertama.

Read more »

Menakar Kembali Fungsi dan Peran Museum Probolinggo

Posted in cinta, pendidikan, renungan, sejarah with tags , on December 15, 2011 by BonX

Oleh: Stebby Julionatan *)

Museum / muséum / (n) gedung yang digunakan sebagai tempat untuk pameran tetap benda-benda yang patut mendapat perhatian umum, seperti peninggalan sejarah, seni dan ilmu; tempat menyimpan barang kuno. (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Siapa yang tidak ngemani ketika melihat bangunan yang dulunya bermanfaat bagi orang banyak (baca: gedung serba guna), namun ketika berubah fungsi menjadi sebuah museum malah terkesan terbengkalai, dikelola dan diurus sekenanya dan tak jarang jadi ajang “bercinta” atau pesta miras bagi anak-anak muda yang tak punya cukup uang untuk pergi ke tempat hiburan malam.

Padahal kalau kita mengacu kembali pada pengertian museum, museum memang tempat yang layak untuk mendapat perhatian umum, namun bukanlah “perhatian” karena belasan remaja diciduk oleh Satpol PP pada Kamis malam (1/12) kemarin.

Mengapa museum menjadi tidak menarik? Mengapa museum hanya menjadi sekedar “rumah tua”, tempat pajangan benda-benda yang tak kalah tuanya dengan bangunan itu sendiri?

Read more »

RESENSI TAMAN API

Posted in budaya, buku, cinta, sejarah, seni with tags , , on December 14, 2011 by BonX

Resensi saya yang dimuat di majalah Link-Go Edisi Desember 2011…

hal 38

DIKNAS KEMBANGKAN INKLUSIF DI TINGKAT LANJUTAN

Posted in cinta, pemerintahan, pendidikan with tags , on December 14, 2011 by BonX

Testimonial yang disampaikan oleh Arizki Pradana Kusuma, penyandang tuna netra, Kamis pagi itu (30/10) di Aula Dinas Pendidikan Kota Probolinggo, pastinya menggugah hati siapa saja yang hadir. Pengalamannya sebagai ABK (Anak Berkebutuhan Khusus), yang kesulitan dalam mencari sekolah saat melanjutkan sekolah, dari sekolah dasar ke sekolah lanjutan pertama, tidaklah mudah. Tidak semua sekolah (baca: SMP) mau menerima keadaannya. Karena menurut pendapat jamak saat itu, ABK tidak akan mampu untuk mengikuti ritme pendidikan (termasuk juga pergaulan) yang ada di sekolah reguler, tentunya selain rasa malu dari pihak sekolah jika diketahui keberadaan murid-murid ABK di sekolahnya.

“Dengan DANEM 42 pastinya saya bisa diterima di SMP 1. Tapi tidak semua sekolah mau menerima keberadaan saya. Saya bilang ayah saya bahwa saya tetap mau sekolah. Dimanapun itu. Terserah, mau negri atau swasta. Kedua orang tua saya sempat merasa putus asa saat mencarikan saya sekolah. Bahkan saya mau dipondokkan saja. Read more »

beberapa endorsement untuk BARANG YANG SUDAH DIBELI TIDAK DAPAT DITUKAR KEMBALIB

Posted in bahasa, buku, cinta, hobby, motivasi, penghargaan, sastra, seni with tags , , , , , , on December 14, 2011 by BonX

Biarkan puisi dan cerpen yang ada dalam buku ini merasuki jiwamu dalam pembacaanmu. Akan kau temukan makna yang membekas dalam dirimu bahwa Stebby Julionatan punya kekuatan dalam karya tulis kreatifnya yang betul-betul kreatif. Ia tulis hal biasa yang mudah ditemui dalam keseharian hidup sehari-hari dengan cara yang tidak biasa, berbagai cara.

Yonathan Rahardjo, penulis Novel “Lanang”, “Taman Api” dan Kumcer “13 Perempuan”, pemenang Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2006.

Kumpulan cerpen ini berisi penggalan-penggalan cerita yang mungkin terjadi pada kita sehari-hari. Namun tiap cerita memiliki daya tarik dan kedalaman tersendiri. Paduan emosi yang skizofrenik di tiap cerita membuat kumpulan cerpen ini menjadi sebuah untaian harmoni yang menghanyutkan.

Calvin Michel Sidjaja, penulis novel Juktaposisi, Pemenang 3 Sayembara Novel DKJ 2006

Kiranya, beginilah cerpen yang berbalut tradisi dongeng dan wacana modernitas.

Indra Tjahyadi, penyair, dosen Filsafat dan Semiotika di Universitas Panca Marga Probolinggo.

Read more »

242 WISMAN KUNJUNGI MUSEUM PROBOLINGGO

Posted in berita, budaya, cinta, pariwisata with tags , , , , , , , on December 1, 2011 by BonX

Bulan November ini, rupanya Museum Probolinggo senantiasa menjadi bahan pembicaraan yang hangat. Kalau di awal bulan kemarin, menjadi topik pembicaraan terkait dengan lokasi pelaksanaan Jazz at the Museum dan Pameran Lukis Lintas Generasi, di pertengahan bulan, museum kembali menjadi topik pembicaraan dikarenakan hujan pertama yang mengguyur Kota Probolinggo sempat membuat rusak beberapa bagian museum hingga menarik perhatian dewan untuk melakukan sidak, kemarin (23/11), Musium Probolinggo kembali menjadi pusat perhatian.

Kemarin pagi, sekitar pukul 09.00 WIB, sekitar 242 wisatawan mancanegara yang kebanyakan berasal dari Inggris, yang merapat ke pelabuhan Tanjung Tembaga menggunakan kapal pesiar Spirit of The Adventure, berkunjung ke Musium Probolinggo. Kontan saja, gedung museum yang berukuran kecil tersebut mendadak sempit dengan kehadiran mereka. Tak hanya museum, rupanya rombongan yang dibagi ke dalam 18 grup ini, juga melakukan city tour ke beberapa titik yang ada di Kota Probolinggo, seperti: Gereja Merah dan SDK Mater Dei.

Read more »

PESAN DAN HARAPAN PRESIDEN RI DI HUT PGRI KE-40

Posted in berita, cinta tanah air, pemerintahan, penghargaan with tags , , , , on November 30, 2011 by BonX

Selasa kemarin (29/11), bertempat di Aloon-Aloon Kota Probolinggo, sekitar pukul 08.30 pagi, tengah berlangsung upacara bendera dalam rangka memperingati HUT Korpri Ke-40 dan HUT PGRI ke-66 serta Hari Guru Nasional ke-18 Pemerintah Kota Probolinggo Tahun 2011.

Dengan tema, “Dengan Semangat HUT ke-40 KORPRI Kita Tingkatkan Pembinaan Jiwa Korps Pegawai Republik Indonesia Dalam Ke-bhineka-an Guna Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan NKRI”, upacara yang dipimpin oleh dr. Nurul Hasanah Hidayati dari Puskesmas Jati ini diikuti oleh segenap anggota PNS, PGRI dan Dharma Wanita di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.

Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Wawali Bandyk Soetrisno. Upacara ini juga dihadiri oleh anggota FKPD, para kepala SKPD, Camat dan Lurah serta Kepala Sekolah se-Kota Probolinggo.

Yang unik, dalam pelaksanaan upacara peringatan HUT Korpri kali ini adalah pembacaan tanpa teks Pembukaan UUD 1945, Panca Prasetya Korpri dan Ikrar Guru Indonesia dari para pemenang dalam kegiatan lomba-lomba yang dilaksanakan dalam rangka HUT Korpri tahun ini. Dimana, pembaca teks Pembukaan UUD 45 adalah Rindra Hermawan, peraih Juara I Pengucap Pembukaan UUD 1945 dari Dinas PU; Panca Prasetya Korpri dibacakan oleh Ulik Fatma, Juara I Pengucap Panca Prasetya Korpri dari PDAM; sedang Ikrar Guru Indonesia dibacakan oleh Maria Rinawati, anggota PGRI, guru SDN Sukabumi 6 Kota Probolinggo.

Read more »

testimoni tentang KEINDAHAN dan CINTA

Posted in bahasa, berita, budaya, buku, cinta, hobby, pendidikan, penghargaan, renungan, sastra, seks with tags , , , , , on November 22, 2011 by BonX


(sebuah ceracau setelah membaca buku kumpulan sajak “menyelam Dalam” karya Beno Siang Pamungkas dan Timur Sinar Suprabana)

 

Judul Buku                  : menyelam Dalam
Penulis                          : Beno Sinar Pamungkas dan Timur Sinar Suprabana
Genre                            : kumpulan sajak
Jumlah Halaman      : x + 126 halaman
Cetakan                        : I (Pertama)
ISPN                              : 978-602-19169-0-2
Tahun Terbit              : Oktober 2011
Penerbit                       : Huruf Hidup

 

“SENI adalah dualisme yang terperangkap dalam keindahan.”

Seperti itulah jawaban saya ketika saya ditanya soal seni. Semisal ketika saya mengunggah sebuah status di FB “menurutku kau adalah Apel yang meruntuhkan Hawa pada setiap dosa pertamanya…” Dalam status tersebut kemudian memancing sebuah komentar yang berkata: “Aku hanya orang awam. Sulit mengartikan apa yang tertera. Hanya diam sambil mengira-ngira apa yang dimaksud.”

Ya, begitulah indahnya seni, seni sastra. Ia bukanlah sebuah kalimat mono-tafsir, tapi multi-tafsir. Ia membuka banyak ruang pada tiap individu. Mencengkram mereka tepat di lubuk, tepat di rasa, apa yang sedang mereka rasakan saat ini. Sebenarnya memang tidak sulit, tapi juga tak gampang –untuk bisa mengerti apa makna, atau pesan, yang ingin disampaikannya. Sebagai tips, bukalah membuka semua indra yang Anda miliki: Membuka mata, membuka telinga, mengecapnya dalam lidah, membauinya, dan merasakan sentuhannya. Kemudian, kelolalah dengan kedua senjata yang sudah diberikanNya, senjata yang sudah Anda miliki sejak lahir: pikir dan hati.

Sesuai judulnya, sebelum saya mulai membicarakan buku kumpulan sajak “menyelam Dalam” karya Beno Siang Pamungkas (BSP) dan Timur Sinar Suprabana (TSS), mungkin saya perlu mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada tante saya, Tante Sofie, yang pada awal bulan lalu (7/11) telah menghadiahi saya buku ini, menyelam Dalam.

Buku kumpulan sajak “menyelam Dalam” berisi 92 puisi. Empat puluh empat puisi milik Beno Siang Pamungkas, sedang empat puluh delapan sisanya adalah karya-karya dari Timur Sinar Suprabana.

Read more »

Menjadi NEWS PRESENTER (copas dari blog seorang kawan, BOY BAKAMARO)

Posted in motivasi, pendidikan with tags , , , , on November 20, 2011 by BonX

Boy Bakamaro

Pengertian News Presenter

News Reader : seorang yang hanya membaca berita yang diserahkan produser tanpa terlibat proses pencarian, pengumpulan data dan isi berita.

Newscaster : seorang presenter yang telah melakukan pekerjaan jurnalis dengan ikut menulis skrip dan mengolah informasi dalam sebuah berita. Dapat pula bertindak sebagai komentator dalam sebuah kejadian dan menyelipkan opini.

News Anchor ( Anchorperson/anchorman/ anchorwoman ) : Mirip dengan newscaster, hanya saja identik dengan pertelevisian. Memiliki kesempatan berimprovisasi terhadap tayangan berita.

Yang perlu diperhatikan/dimiliki seorang News Presenter :

1.TV Psychology

Untuk menjadi  news presenter yang baik, hal pertama yang perlu ditanamkan adalah mencari tahu bagaimana menjadi seorang jurnalis yang baik pula. Jadi, jangan pernah berpikir akan berprofesi sebagai news presenter saja. Menjadi jurnalis yang baik dapat ditempuh seorang calon news presenter dengan menjadi news reporter, karena menjadi reporter handal adalah cikal bakal news presenter handal pula.

Read more »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 219 other followers